← Beranda
125 Ribu Jamaah Haji Indonesia Pakai Layanan Fast Track, Tak Perlu Capek Antre di Imigrasi
Bayu PutraMinggu, 26 April 2026 | 23.13 WIB
Jamaah haji asal Malang, embarkasi Surabaya tiba di bandara internasional Prince Mohammad bin Abdul Aziz Madinah, Sabtu. Tahun ini layanan fast track menjangkau lebih dari 125 ribu jamaah haji. (Media Center Haji 2026)

JawaPos.com – Jamaah haji Indonesia secara bertahap mulai mendapatkan layanan fast track, yang mempercepat proses keimigrasian.

Berdaarkan data Kementerian Haji dan Umrah, tahun ini lebih dari 125 ribu jamaah haji Indonesia akan menikmati layanan fast track.

Artinya, lebih dari 60 persen jamaah haji reguler Indonesia telah mendapatkan layanan ini.

Melalui layanan ini, proses keimigrasian Arab Saudi diselesaikan di Indonesia, sehingga jamaah tidak perlu antre saat tiba di Jeddah atau Madinah.

Baca Juga: Jamaah Haji Indonesia Lupa Arah Pulang ke Hotel? Cukup Sebutkan Nomor Hotel ke Petugas

“Layanan fast track ini secara nyata mempercepat proses kedatangan jamaah di Tanah Suci. Jamaah bisa langsung menuju hotel tanpa harus melalui antrean panjang imigrasi, sehingga lebih nyaman, terutama bagi lansia dan kelompok rentan,” terang Juru Bicara Kemenhaj Maria Assegaff, Minggu (26/4).

Tahun ini, layanan fast track sudah tersedia di empat bandara. Yakni Bandara Soekarno-Hatta, Adisoemarmo Solo, Juanda Surabaya, dan Sultan Hasanuddin Makassar.

Penambahan bandara Makassar menjadi langkah strategis untuk memperluas cakupan layanan fast track.

“Sejak di embarkasi, kami pastikan jamaah mendapatkan layanan yang lengkap, mulai dari pemeriksaan kesehatan, pembagian dokumen, hingga akomodasi dan konsumsi yang memadai agar jamaah siap berangkat dalam kondisi prima,” lanjut Maria.

Sementara itu, Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf mengapresiasi pemerintah Arab Saudi atas kelanjutan layanan fast track tahun ini.

Baca Juga: Cuaca Makkah-Madinah Makin Menyengat, Suhu Bisa di atas 45 Derajat saat Puncak Haji

Sebab, layanan fast track amat membantu kelancaran keberangkatan jamaah haji Indonesia, khususnya dalam hal pergerakan di Imigrasi.

“Ke depan, saat fase kepulangan, Kementerian Imigrasi juga akan menyiapkan teknologi face recognition di Bandara Soekarno-Hatta dan Juanda untuk semakin mempercepat layanan bagi jamaah,” ujar Menhaj di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Sabtu (25/4).

Layanan fast track membuat seluruh proses pemeriksaan imigrasi Arab Saudi bisa diselesaikan di Indonesia.

Dengan demikian, setibanya di Bandara Jeddah atau Madinah, jamaah tidak perlu lagi mengantre panjang. Mereka dapat langsung menuju bus yang akan membawa mereka ke hotel.

Sementara itu, Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia Faisal Abdullah H. Amodi menegaskan bahwa program fast track merupakan arahan langsung dari Raja Saudi. Itu menjadi bentuk pelayanan terbaik dari Kerajaan bagi para tamu Allah.

Baca Juga: Begini Fasilitas Hotel Jamaah Haji Indonesia di Makkah, dari Sekamar Berempat hingga Punya Ruang Cuci

“Program fast track ini adalah instruksi langsung dari Raja Arab Saudi agar seluruh layanan kepada tamu Allah dapat dipermudah, terlebih Indonesia merupakan negara dengan jumlah jamaah haji terbesar,” ungkapnya.

Berikut jumlah jamaah haji yang mendapat layanan fast track di tiap bandara:

1. Bandara Soekarno-Hatta Tangerang

Di Bandara Soetta, fast track melayani 13.751 jamaah dan petugas asal embarkasi Jakarta Pondok Gede (JKG), 12.295 jamaah dan petugas asal Jakarta Bekasi (JKS), serta 9.218 jamaah dan petugas asal Banten (JKB). Total 35.264 jamaah + petugas.

2. Bandara Adisoemarmo Solo

Bandara Adisoemarmo Solo melayani 29.133 jamaah dan petugas asal embarkasi Solo (SOC).

3. Bandara Juanda Surabaya

Di Bandara Juanda Surabaya, sebanyak 44.080 jamaah dan petugas asal embarkasi Surabaya dilayani fast track.

Baca Juga: Begini Urutan Masuk Hotel saat Jamaah Haji Tiba di Makkah, Tinggal Bawa Badan

4. Bandara Hasanuddin Makassar

di Bandara Sultan Hasanuddin Makassar,  sebanyak 16.757 jamaah dan petugas dilayani menggunakan fast track.

Secara keseluruhan, sebanyak 125.234 jamaah haji Indonesia akan menikmati layanan fast track tahun ini, termasuk di Bandara Sultan Hasanuddin Makassar.

 

 

EDITOR: Bayu Putra