← Beranda
Wamenhaj Dahnil Bahas Antisipasi Kenaikan Biaya Penerbangan dan Logistik Haji 2026 dengan Arab Saudi
Muhammad RidwanSelasa, 31 Maret 2026 | 00.36 WIB
Wamenhaj Dahnil Anzar Simanjuntak melakukan pertemuan bilateral dengan Wakil Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi, Abdulfattah bin Sulaiman Mashat, di Madinah, Arab Saudi, Minggu (29/3). (Kemenhaj)
 

JawaPos.com - Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Dahnil Anzar Simanjuntak menegaskan, keselamatan jamaah menjadi prioritas utama dalam penyelenggaraan ibadah haji 2026. Terutama terkait keamanan penerbangan dan ketersediaan logistik pangan.

Pernyataan itu disampaikan Dahnil saat memulai pertemuan bilateral dengan Wakil Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi, Abdulfattah bin Sulaiman Mashat, di Madinah, Arab Saudi, Minggu (29/3).

"Keselamatan jamaah menjadi prioritas utama, terutama terkait keamanan penerbangan dan ketersediaan logistik pangan,” kata Dahnil.

Pertemuan itu berlangsung dalam suasana hangat dilakukan usai ziarah dan salat Maghrib bersama di Raudah, sembari membahas berbagai persiapan penyelenggaraan ibadah Haji 2026.

Baca Juga: Wamenhaj Dahnil Tinjau Kesiapan Layanan Haji di Makkah, Fokus jaga Kesehatan Jamaah Lansia

Salah satu isu yang menjadi perhatian bersama adalah potensi kenaikan harga bahan bakar yang dapat berdampak pada biaya penerbangan jamaah haji.

Abdulfattah menyampaikan bahwa secara umum seluruh persiapan haji oleh pemerintah Arab Saudi telah dilakukan dengan matang.

Namun demikian, ia menekankan pentingnya antisipasi terhadap dinamika global, khususnya terkait energi.

“Kenaikan harga bahan bakar perlu menjadi perhatian bersama, sehingga kedua negara dapat mengantisipasi agar layanan penerbangan tetap optimal,” tegasnya.

Dahnil menegaskan, pemerintah Indonesia akan mengambil langkah mitigasi untuk menjaga kualitas layanan, baik dari sisi transportasi maupun konsumsi jamaah haji selama di Tanah Suci.

Baca Juga: Meski Konflik di Timur Tengah Masih Memanas, Menhaj Sebut Pemberangkatan Jamaah Calon Haji Masih Sesuai Jadwal

Ia juga menyampaikan bahwa perhatian Presiden Prabowo Subianto tetap berfokus pada keselamatan jamaah haji dengan dua aspek utama, yakni keamanan penerbangan dan kesiapan logistik pangan.

Selain itu, usai meninjau sejumlah dapur katering di Arab Saudi, Dahnil memastikan pentingnya menjaga ketersediaan bahan pangan.

Ia mendorong agar dapur-dapur penyedia makanan memiliki cadangan bahan baku hingga tiga bulan, termasuk makanan siap saji untuk berbagai kondisi darurat.

Langkah ini diharapkan mampu menjamin kenyamanan dan kebutuhan konsumsi jemaah haji Indonesia selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.

EDITOR: Bayu Putra