← Beranda
Sehari Sebelum Pulang ke RI, Jamaah Haji Harus Laksanakan Tawaf Wada
Sabik Aji Taufan• Senin, 24 Juni 2024 | 13.28 WIB
TAWAF: Masjidilharam kembali dipadati jamaah haji dari berbagai negara. Mereka baru saja menyelesaikan nafar awal atau melempar jumrah pada 10-12 Zulhijah.
JawaPos.com - Jamaah haji Indonesia secara bertahap telah tiba di Tanah Air. Mereka mendapat sejumlah layanan di asrama haji sebelum kembali ke keluarga masing-masing. 
 
Ketibaan pertama jamaah di asrama haji disambut sejumlah pejabat tinggi negara, pimpinan daerah, dan keluarga jemaah. Di Asrama Haji Pondok Gede Jakarta, kloter pertama tiba disambut Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) RI.
 
Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) mengingatkan jamaah yang akan kembali ke Tanah Air telah melakukan Tawaf Wada.
 
Baca Juga: Panggung Konser Lentera Festival Dibakar Penonton yang Kecewa, Panitia Belum Selesaikan Kewajiban Administrasi?
 
“Tawaf Wada adalah tawaf perpisahan yang dilakukan sebelum jamaah haji meninggalkan Kota Makkah,” kata Anggota Media Center Kementerian Agama Widi Dwinanda, Senin (24/6).
 
“Bagi jamaah haji lansia dan risiko tinggi (risti) dianjurkan melakukan Tawaf Wada dengan menggunakan kursi roda atau skuter matik jika kondisi di sekitar Kakbah penuh sesak,” sambungnya.
 
Widi menjelaskan, jamaah haji lemah dan sakit yang benar-benar tidak mampu melakukan Tawaf Wada dapat mengambil pendapat Imam Malik yang mengatakan hukum Tawaf Wada adalah sunah dan bagi orang sakit atau uzur yang meninggalkan Tawaf Wada tidak dikenakan dam.
 
Baca Juga: Konser Lentera Festival di Tangerang Rusuh, Penonton Bakar Panggung Utama
 
Ia berpesan, sebelum pulang ke Tanah Air, jamaah agar mempersiapkan diri sebaik mungkin dengan menjaga kesehatan tubuh. “Jamaah haji lemah, lansia dan risti sebaiknya tidak memburu ibadah-ibadah sunah yang membutuhkan tenaga ekstra paska mabit di Mina, seperti dengan selalu datang untuk salat berjamaah di masjidil haram, melakukan umrah sunah, atau melakukan tawaf sunah berulang-ulang,” ucapnya.
EDITOR: Bintang Pradewo