← Beranda
775 Jemaah Haji Meninggal, Kemenko PMK Minta Ada Pemeriksaan Kesehatan Jemaah Pada Haji 2024
Sabik Aji Taufan• Jumat, 18 Agustus 2023 | 15.33 WIB
Jenazah jemaah haji Indonesia, Niron bin Sunar. (Istimewa)
 
JawaPos.com - Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) menilai pelaksanaan haji 2023 telah berjalan dengan baik. Namun masih banyak permasalahan yang harus dievaluasi.
 
Baca Juga: Viral di Media Sosial Gus Miftah Tertawa Terpingkal-pingkal Akibat Ulah Anak Ini
 
Seperti peningkatan sarana dan prasarana khususnya saat pelaksanaan di Arafah, Mudzdalifah dan Mina, penambahan tenaga kesehatan, peningkatan kapasitas petugas dalam memberikan pelayanan kepada lansia dan penentuan jadwal penerbangan agar memastikan penyelenggaraan ibadah haji sesuai waktu yang sudah ditetapkan. 
 
“Walaupun berjalan dengan baik pelaksanaan haji tahun ini perlu adanya evaluasi guna meningkatkan pelaksanaan haji tahun depan," kata Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Pendidikan dan Moderasi Beragama Warsito, Jumat (18/8).
 
Baca Juga: Daihatsu Ayla Sport Berpeluang Masuk Produksi Massal
 
Warsito menambahkan, pada 2023 jemaah haji Indonesia sebanyak 229.000 orang, termasuk kuota tambahan 8.000 orang. Tahun ini adalah kuota terbanyak kedua setelah 2019 sebanyak 231.000 orang
 
Adapun jamaah haji yang wafat tahun ini sebanyak 775 orang. Dengan rincian usia di atas 65 tahun/lansia sebanyak 577 orang dan usia dibawah 65 tahun sebanyak 198 orang. Angka tersebut berpotensi bertambah karena masih ada jemaah yang sedang dirawat di rumah sakit Arab Saudi sebanyak 75 orang dan 1 orang dinyatakan hilang.
 
Baca Juga: Strays: Petualangan Para Anjing Liar yang Nakal dan Brutal
 
Warsito berharap tahun depan perlu ditetapkan kebijakan pemeriksaan kesehatan bagi calon jamaah haji sebagai tahapan utama sebelum dilakukan tahapan berikutnya tertutama bagi jemaah haji lansia. Selain itu para jemaah haji diwajibkan untuk menjadi peserta aktif BPJS Kesehatan
 
“Pelayanan akomodasi, konsumsi dan transportasi agar lebih mengakomodir jemaah haji lansia,” imbuhnya.
 
Baca Juga: Polrestabes Surabaya Beri Penghargaan kepada Polisi Berprestasi
 
Warsito menyebut, perlu dilakukan evaluasi secara detail kesiapan bandar udara yang menjadi Embarkasi dan Debarkasi Haji terkait dengan kapasitas, sarana dan prasarana bandar udara serta wildlife hazard untuk meminimalisir permasalahan teknis dan operasi penerbangan.
EDITOR: Banu Adikara