← Beranda
Hasil Uji Ekstrem iPhone Duo: Engsel Kemasukan Pasir dan Layar Rusak Permanen
Nanda Prayoga• Senin, 26 Oktober 2026 | 12.45 WIB
Apple resmi perkenalkan iPhone Duo (Variety)

JawaPos.com - Perangkat lipat pertama Apple, iPhone Duo, menjalani serangkaian uji ketahanan ekstrem oleh Zack Nelson dari kanal YouTube JerryRigEverything. 

Hasilnya, ponsel tersebut menunjukkan sejumlah kelemahan, mulai dari engsel yang rentan kemasukan kotoran hingga layar bagian dalam yang rusak saat mendapat tekanan berlawanan dengan arah lipatannya.

Dilansir dari Gizmochina, dalam pengujian tersebut, Nelson mencoba melihat sejauh mana perangkat mampu bertahan menghadapi goresan, paparan debu dan kotoran, serta tekanan fisik.

Meski rangkanya terbilang kokoh, hasil pengujian menunjukkan bahwa desain ponsel lipat tetap memiliki sejumlah keterbatasan yang perlu diperhatikan pengguna.

Baca Juga: Samsung W27 Tantang iPhone Duo, HP Lipat Mewah dengan Layar 8 Inci

Salah satu masalah terlihat ketika Nelson mengubur iPhone Duo ke dalam pasir, kotoran, dan tanah.

Meski memiliki sertifikasi ketahanan air dan debu IP68, partikel kotoran ternyata bisa masuk melalui sejumlah celah pada engsel berbahan titanium.

Kotoran yang masuk bahkan membuat kedua bagian ponsel tidak bisa menutup dengan sempurna. Magnet yang berfungsi membantu layar menutup rapat tidak mampu mengatasi hambatan dari butiran pasir dan tanah yang terselip di engsel.

Kondisi tersebut memang tergolong ekstrem dan belum tentu terjadi dalam penggunaan sehari-hari.

Namun, pengujian ini memperlihatkan potensi masalah ketika iPhone Duo digunakan di pantai atau lingkungan berdebu, terutama jika kotoran masuk ke bagian engsel.

Baca Juga: Baru Saja Rilis, Layar iPhone Duo Dilaporkan Retak di Bagian Lipatan

Masalah lainnya ditemukan pada layar fleksibel di bagian dalam. Layar tersebut memiliki lapisan bertekstur nano yang dapat menyamarkan goresan lebih baik dibandingkan sejumlah layar lipat dengan permukaan mengilap.

Meski demikian, lapisan tersebut bukan berarti membuat layar iPhone Duo kebal terhadap kerusakan.

Ketika Nelson mencoba menekuk iPhone Duo ke arah berlawanan dari lipatan normalnya, rangka ponsel tetap bertahan dan tidak patah. Namun, panel AMOLED di bagian dalam justru mengalami kerusakan permanen.

Kerusakan bermula dari munculnya garis hijau pada layar. Garis tersebut kemudian bertambah hingga panel tidak lagi merespons sentuhan maupun input lainnya.

Biaya penggantian layar bagian dalam perangkat ini juga disebut cukup mahal, mencapai sekitar USD 1.000.

Baca Juga: iPhone Duo Kini Bisa Dipesan di Indonesia, Harga mulai Rp 40 Jutaan

Nelson mengatakan, dirinya telah menguji berbagai perangkat lipat sejak generasi pertama, hampir tujuh tahun lalu.

Menurut pengalamannya, sebagian besar perangkat yang pernah diuji mampu bertahan menghadapi rangkaian tes tersebut. Namun, iPhone Duo tidak berhasil melewati seluruh pengujian.

Berbeda dengan layar bagian dalam, layar luar yang dilindungi Ceramic Shield 2 menunjukkan ketahanan yang relatif serupa dengan layar iPhone pada umumnya.

Goresan baru terlihat ketika permukaannya diuji menggunakan material dengan tingkat kekerasan Mohs yang lebih tinggi.

Hasil pengujian ini bukan berarti iPhone Duo akan mudah rusak dalam pemakaian normal.

Baca Juga: Apple Uji Face ID untuk iPhone Duo Generasi Kedua, Dipersiapkan Hadir Tahun Depan

Namun, temuan tersebut menunjukkan bahwa pengguna tetap perlu berhati-hati, terutama saat membuka perangkat di lingkungan berpasir atau berdebu dan menghindari tekanan berlebihan pada layar fleksibelnya.

EDITOR: Bayu Putra