← Beranda
3 Fitur yang Membuat Samsung Galaxy S26 FE Menarik di Kelasnya
Rian Alfianto• Minggu, 18 Oktober 2026 | 03.12 WIB
Perangkat Samsung Galaxy S26 FE. (Rian Alfianto/JawaPos.com)

JawaPos.com - Harga smartphone yang terus meningkat membuat konsumen perlu lebih cermat memilih perangkat. Bukan hanya soal chipset atau kamera, fitur yang benar-benar berguna dalam aktivitas sehari-hari juga layak menjadi pertimbangan. 

Samsung Galaxy S26 FE menjadi salah satu smartphone baru yang punya sejumlah fitur, termasuk My FanCam, AI Photo Assist, dan Horizontal Lock.

Galaxy S26 FE merupakan smartphone keluaran 2026 yang membawa sejumlah kemampuan khas lini flagship Galaxy S. Perangkat ini dibekali layar Dynamic AMOLED 2X 6,7 inci dengan refresh rate 120Hz, kamera telefoto dengan 3x optical zoom, serta baterai 4.900 mAh yang mendukung pengisian daya 45W.

Namun, ada tiga fitur yang menarik untuk dibahas lebih jauh karena manfaatnya berkaitan langsung dengan kebiasaan pengguna membuat foto dan video.

1. My FanCam, Memilih Fokus Setelah Merekam

Merekam banyak orang dalam satu video terkadang merepotkan. Ketika beberapa orang bergerak bersamaan, kamera bisa saja tidak mengikuti orang yang sebenarnya ingin ditonjolkan.

My FanCam hadir untuk membantu kebutuhan tersebut. Fitur ini dirancang untuk mengikuti subjek dalam rekaman sehingga pengguna dapat lebih leluasa menangkap momen yang melibatkan beberapa orang.

Kemampuan yang menarik adalah opsi untuk menentukan fokus setelah proses perekaman selesai. Dalam skenario yang didukung fitur, pengguna bisa memilih subjek yang ingin lebih ditonjolkan tanpa harus mengulang pengambilan video dari awal.

Fitur ini berpotensi berguna ketika merekam teman yang sedang menari, aktivitas kelompok, atau momen spontan saat bepergian.

Bagi pembuat konten, fleksibilitas semacam ini dapat mengurangi risiko kehilangan momen hanya karena perhatian kamera tidak tertuju pada orang yang tepat.

Meski demikian, hasil akhirnya tetap bergantung pada kondisi rekaman, pergerakan subjek, dan kemampuan sistem mengenali orang di dalam video.

2. AI Photo Assist, Mengedit Foto dengan Perintah Teks

Fitur kedua adalah AI Photo Assist yang membantu pengguna mengubah foto melalui perangkat berbasis kecerdasan buatan.

Salah satu penggunaannya adalah menghapus objek yang mengganggu komposisi. Misalnya, ada benda yang tidak sengaja masuk ke dalam foto ketika sedang mengambil gambar di tempat wisata.

Alih-alih membiarkan objek tersebut merusak hasil foto, pengguna dapat memanfaatkan fitur penyuntingan AI untuk membantu menghilangkannya.

AI Photo Assist juga mendukung penyuntingan yang lebih kreatif, termasuk mengubah latar melalui perintah teks pada fitur yang tersedia. Pengguna dapat mencoba mengarahkan perubahan sesuai hasil yang diinginkan, lalu memeriksa apakah hasilnya terlihat alami.

Keuntungan pendekatan ini adalah proses penyuntingan menjadi lebih mudah diakses oleh pengguna yang tidak terbiasa memakai aplikasi edit foto profesional.

Namun, hasil AI tidak selalu sempurna. Detail pada objek, pencahayaan, dan batas antara subjek dengan latar tetap perlu diperiksa sebelum foto dibagikan.

3. Horizontal Lock, Video Tetap Lurus Saat HP Dimiringkan

Fitur ketiga menyasar persoalan yang sering muncul ketika merekam sambil bergerak.

Saat mengikuti subjek, berpindah posisi, atau mencari sudut pengambilan gambar, pengguna tidak selalu bisa mempertahankan posisi smartphone agar tetap sejajar. Akibatnya, garis horizon dalam video dapat terlihat miring.

Super Steady Video with Horizontal Lock pada Galaxy S26 FE dirancang untuk menjaga orientasi video tetap horizontal meskipun perangkat ikut bergerak atau berputar selama perekaman.

Fitur ini relevan untuk merekam aktivitas seperti olahraga, dance performance, perjalanan, hingga kegiatan bersama teman.

Pengguna bisa lebih leluasa mengikuti pergerakan subjek tanpa harus terus-menerus mengoreksi posisi smartphone. Meski begitu, Horizontal Lock bukan berarti seluruh jenis guncangan otomatis hilang. Gerakan yang terlalu ekstrem tetap dapat memengaruhi hasil rekaman.

Bukan Hanya Mengandalkan AI

Di luar ketiga fitur tersebut, Galaxy S26 FE membawa layar Dynamic AMOLED 2X 120Hz, kamera utama 50 MP dengan OIS, ultrawide 12 MP, dan telefoto 8 MP dengan 3x optical zoom.

Baterainya berkapasitas 4.900 mAh dengan dukungan pengisian daya 45W. Kombinasi ini memberi perangkat sejumlah bekal untuk penggunaan sehari-hari, mulai dari menikmati konten, mengambil foto, hingga merekam video.

Samsung juga menyebut Galaxy S26 FE membawa 47 fitur AI flagship yang mencakup pemrosesan on-device, cloud, dan hybrid AI. Dukungan perangkat lunaknya mencakup tujuh generasi pembaruan sistem operasi dan tujuh tahun pembaruan keamanan.

Dukungan jangka panjang tersebut menjadi salah satu faktor yang layak dipertimbangkan ketika menghitung nilai sebuah smartphone, terutama bagi pengguna yang tidak berencana mengganti perangkat setiap tahun.

Galaxy S26 FE diposisikan sebagai alternatif bagi konsumen yang menginginkan sejumlah pengalaman flagship tanpa harus membeli model Galaxy S dengan harga tertinggi.

Pada akhirnya, daya tarik Galaxy S26 FE bukan hanya terletak pada label flagship, melainkan pada kombinasi fitur yang dapat digunakan dalam aktivitas nyata. 

My FanCam membantu kebutuhan video, AI Photo Assist mempermudah penyuntingan foto, sementara Horizontal Lock menawarkan fleksibilitas saat merekam sambil bergerak.

Ketiganya menjadi alasan untuk menilai perangkat ini berdasarkan manfaat sehari-hari, bukan semata-mata angka spesifikasi.

EDITOR: Edy Pramana