← Beranda
Bawa EVF dan Stabilisasi 5-Axis, Kamera Klasik Pertama dengan Weather-Sealing Hadir di Indonesia
Banu Adikara• Jumat, 16 Oktober 2026 | 17.21 WIB
Kamera mirrorless OM SYSTEM PEN resmi hadir di Indonesia. (Istimewa)

 

JawaPos.com — OM Digital Solutions Corporation melalui PT Niaga Sukses Digital menghadirkan kamera mirrorless OM SYSTEM PEN untuk pasar Indonesia pada Oktober 2026.

Kamera ini menggabungkan desain klasik lini PEN dengan sejumlah fitur fotografi digital, termasuk pembidik elektronik terintegrasi, stabilisasi gambar lima poros, dan pengaturan profil warna.

Founder dan CEO PT Niaga Sukses Digital, Tahir Matulatan dalam keterangan tertulisnya mengatakan, salah satu fitur yang dibawa adalah electronic viewfinder (EVF) terintegrasi untuk membantu pengguna menyusun komposisi, terutama ketika layar sulit dilihat di bawah sinar matahari.

Baca Juga: Kacamata Pintar Tiongkok Bikin Meta Kewalahan, Alibaba Unggulkan Kamera dan Baterai Lebih Tahan Lama

"Kamera ini juga memiliki perlindungan cuaca berstandar IPX1 terhadap tetesan air vertikal dalam kondisi pengujian tertentu. Sertifikasi tersebut tidak berarti kamera sepenuhnya tahan air atau tahan debu," ujarnya.

Dari sisi pencitraan, kamera ini menggunakan sensor Live MOS beresolusi 20,37 megapiksel dan prosesor TruePic IX. Sistem stabilisasi gambar dalam bodi atau 5-axis In-Body Image Stabilization (IBIS) diklaim mampu memberikan kompensasi hingga 5,5 stop di bagian tengah gambar untuk membantu mengurangi efek guncangan saat memotret tanpa tripod.

Sistem fokusnya mencakup 121 titik All Cross-type On-chip Phase Detection AF dan fitur AI Subject Detection untuk mendeteksi manusia, kucing, serta anjing. Tersedia pula Starry Sky AF untuk pemotretan langit malam dan 24 mode Scene (SCN) untuk menyesuaikan pengaturan dengan kondisi pemotretan.

Baca Juga: Tren Street Photography Marak, Kamera Ringkas dengan Fitur Tahan Cuaca jadi Buruan

Untuk perekaman video, lanjut tahir, kamera ini mendukung format OM-Cinema, video vertikal, mode Slow & Quick Motion (S&Q), serta lampu indikator perekaman atau tally light. Fitur-fitur tersebut menyediakan pilihan pengambilan gambar bagi pengguna yang membuat konten foto dan video dalam satu perangkat.

"Pengaturan karakter warna menjadi salah satu bagian utama kamera ini. Profile Control Switch di bagian depan bodi memberikan akses langsung ke pengaturan profil visual. Melalui Colour Profile Control, pengguna dapat menyesuaikan saturasi 12 warna individual dalam 11 tingkat, dengan pilihan preset Film Rich Colour, Film Vivid, dan Film Soft Tone," katanya.

Sementara itu, Monochrome Profile Control menyediakan pengaturan efek filter warna, sorotan dan bayangan (highlight and shadow), shading, serta film grain. Pilihan presetnya meliputi Film B&W, Film IR, dan Film Low Contrast.

Kamera ini juga dilengkapi tombol CP untuk mengakses fitur fotografi komputasional. Fitur yang tersedia mencakup Handheld High Res Shot, Tripod High Res Shot, Live ND dengan rentang ND2–16, Focus Stacking, HDR, dan Multiple Exposure. Fitur-fitur tersebut membantu menghasilkan efek atau karakter gambar tertentu langsung dari kamera, meski hasilnya tetap bergantung pada kondisi pemotretan dan pengaturan yang digunakan.

Untuk lensa, materi produk menyebut M.Zuiko Digital 14–42 mm F3.5–5.6 II sebagai pendamping. Lensa dengan desain retractable ini dapat dipanjangkan melalui putaran cincin zoom, memiliki jarak fokus terdekat 0,13 meter, dan pembesaran maksimal 0,53x dalam ekuivalen format 35 mm. Lensa tersebut juga disebut memiliki perlindungan IPX1 terhadap tetesan air vertikal.

"Konektivitas kamera terhubung dengan aplikasi OM Image Share (OI.Share) versi 1.5. Melalui fitur Profile Library, pengguna dapat membaca pengaturan profil warna dari foto di ponsel, lalu menyimpannya ke slot preset kamera untuk digunakan kembali," tutupnya.

EDITOR: Banu Adikara