JawaPos.com - Samsung Galaxy S26 FE hadir sebagai salah satu jalur bagi pengguna Galaxy A yang ingin merasakan pengalaman khas Galaxy S. Di Indonesia, perangkat ini dibanderol mulai Rp 10.999.000 untuk varian 8 GB/128 GB, tetapi selama periode promo harga efektifnya bisa berada di kisaran Rp 9 jutaan.
JawaPos.com sudah mencoba Galaxy S26 FE secara langsung. Dalam penggunaan singkat, beberapa karakter flagship cukup terasa, terutama dari layar 120Hz, kamera telefoto, performa Exynos 2500, hingga integrasi Galaxy AI.
Posisi ini menarik karena lini Fan Edition memang tidak sekadar menjadi versi yang lebih murah. Samsung menempatkan FE sebagai jembatan bagi pengguna yang ingin berpindah dari Galaxy A menuju Galaxy S.
Lebih dari 40 Persen Pengguna Sebelumnya dari Galaxy A
Samsung menyebut lebih dari 40 persen pengguna Galaxy S25 FE sebelumnya merupakan pengguna Galaxy A Series.
Data tersebut memperlihatkan peran FE sebagai perangkat transisi di dalam ekosistem Galaxy.
Pengguna yang sebelumnya menggunakan Galaxy A dapat berpindah ke pengalaman Galaxy S tanpa harus langsung memilih model flagship dengan harga tertinggi.
Galaxy S26 FE melanjutkan pendekatan tersebut dengan membawa sejumlah fitur yang biasanya menjadi perhatian di kelas flagship.
Ada kamera utama 50 MP dengan OIS, kamera telefoto 3x optical zoom, layar Dynamic AMOLED 2X 120Hz, chipset Exynos 2500, serta fitur Galaxy AI.
RAM 8 GB Tetap di Semua Pilihan
Di tengah meningkatnya biaya komponen memori secara industri, Samsung mempertahankan RAM 8 GB pada seluruh varian Galaxy S26 FE.
Perbedaan utamanya terdapat pada penyimpanan internal.
Model 128 GB lebih relevan bagi pengguna Galaxy A yang ingin naik kelas tetapi tidak memiliki kebutuhan penyimpanan terlalu besar. Sementara kapasitas 256 GB memberikan ruang lebih lega untuk foto, video, aplikasi, dan hasil editing.
Samsung juga menyediakan Google AI Pro gratis selama enam bulan dan cloud storage 5 TB senilai Rp1,8 juta sesuai ketentuan program. Benefit ini bisa menjadi pelengkap terutama bagi pengguna yang memilih kapasitas penyimpanan 128 GB.
Sekilas Mencoba Galaxy S26 FE
Saat pertama kali digenggam, bodi Galaxy S26 FE yang memiliki ketebalan 7,4 mm menjadi salah satu hal yang cukup terasa.
Layar 6,7 inci Dynamic AMOLED 2X dengan refresh rate hingga 120Hz juga langsung memberikan pengalaman scrolling yang mulus. Tingkat kecerahannya mencapai 1.900 nits.
Sektor performa mengandalkan Exynos 2500 dengan proses fabrikasi 3nm. Samsung mengklaim peningkatan CPU multi-core hingga 15 persen dan kemampuan NPU hingga 39 persen dibandingkan generasi sebelumnya.
Dalam sesi hands on singkat, respons antarmuka terasa cepat. Namun, pengujian lebih panjang tetap diperlukan untuk menilai performanya ketika digunakan bermain game atau menjalankan aplikasi berat dalam waktu lama.
Kamera Jadi Salah Satu Pembeda
Galaxy S26 FE membawa tiga kamera belakang, terdiri dari kamera utama 50 MP dengan OIS, ultrawide 12 MP, dan telefoto 8 MP dengan 3x optical zoom.
Kamera telefoto menjadi salah satu fitur yang cukup menarik karena memberikan fleksibilitas lebih saat mengambil gambar dari jarak berbeda.
Samsung juga menyertakan My FanCam untuk membantu pelacakan subjek serta Horizontal Lock untuk membantu menjaga orientasi video ketika pengguna bergerak saat merekam.
Fitur tersebut membuat kemampuan kamera Galaxy S26 FE tidak hanya ditujukan untuk fotografi, tetapi juga pembuatan konten.
Galaxy AI dan Dukungan Software Jangka Panjang
Pengalaman Galaxy S26 FE juga semakin erat dengan Galaxy AI. Samsung membawa sejumlah fitur AI yang terintegrasi dengan aktivitas sehari-hari, sementara Exynos 2500 memiliki peningkatan kemampuan NPU untuk menangani pemrosesan AI.
Galaxy S26 FE juga menjadi seri Galaxy S pertama yang hadir dengan Android 17 dan One UI 9 sejak hari pertama.
Samsung menjanjikan tujuh generasi pembaruan sistem operasi dan tujuh tahun pembaruan keamanan.
Dukungan tersebut menjadi salah satu bagian penting ketika menilai perangkat dalam jangka panjang, karena pengguna tidak hanya mendapatkan spesifikasi saat membeli, tetapi juga periode dukungan software yang panjang.
Bukan Sekadar Galaxy A dengan Spesifikasi Lebih Tinggi
Dari pengalaman singkat JawaPos.com, Galaxy S26 FE terasa berada di posisi yang cukup jelas.
Perangkat ini bukan sekadar Galaxy A dengan spesifikasi yang dinaikkan. Kamera telefoto, layar Dynamic AMOLED 2X, Exynos 2500, Galaxy AI, dan dukungan software panjang membuatnya membawa lebih banyak karakter Galaxy S.
Bagi pengguna Galaxy A, keberadaan FE menawarkan jalur lain untuk masuk ke pengalaman tersebut. Sementara harga efektif mulai Rp 9 jutaan selama promo membuat jarak harganya dengan kelas flagship utama menjadi lebih mudah dijangkau.
Namun, pengalaman penuh Galaxy S26 FE baru bisa dinilai setelah pengujian lebih panjang, terutama untuk baterai, gaming, kamera malam, suhu perangkat, dan performa sehari-hari.