← Beranda
Unboxing Samsung Galaxy S26 FE: Isi Kotak Minimalis, Bodi Makin Tipis, Performa Naik Kelas
Rian AlfiantoSenin, 14 September 2026 | 14.51 WIB
Perangkat Samsung Galaxy S26 FE. (Rian Alfianto/JawaPos.com)

JawaPos.com - Samsung Galaxy S26 FE resmi meluncur di Indonesia pada September 2026. Dari pengalaman unboxing JawaPos.com, ponsel ini langsung menunjukkan karakter yang cukup jelas: Samsung mempertahankan konsep kemasan minimalis khas lini flagship, tetapi memberikan sejumlah peningkatan pada desain, performa, kamera, hingga fitur kecerdasan buatan.

Galaxy S26 FE menyasar pengguna yang menginginkan pengalaman khas seri Galaxy S tanpa harus masuk ke kelas harga flagship tertinggi. Namun, ada beberapa hal yang perlu diketahui sebelum memutuskan membeli, terutama karena isi kotaknya cukup sederhana dan tidak lagi menyertakan adaptor maupun casing.

Lantas, apa saja yang didapat saat membuka kotak Galaxy S26 FE dan seperti apa impresi awalnya?

Isi Kemasan

Kotak penjualan Galaxy S26 FE masih mengusung pendekatan minimalis yang sudah menjadi ciri Samsung. Kemasan dibuat tipis dan menggunakan 100 persen bahan kertas daur ulang.

Begitu kotak dibuka, isinya cukup sederhana. Selain unit Galaxy S26 FE, Samsung menyertakan kabel data USB Type-C ke Type-C, SIM ejector tool, serta dokumen panduan singkat dan kartu garansi resmi.

Artinya, calon pembeli perlu menyiapkan adaptor charger secara terpisah jika belum memilikinya. Casing juga tidak tersedia di dalam paket penjualan.

Pendekatan ini memang membuat kotak terasa ringkas, tetapi sekaligus menjadi hal yang perlu diperhitungkan dalam anggaran pembelian. Tapi sejatinya hal tersebut bukanlah sesuatu yang baru mengingat beberapa merek ponsel lainnya sudah beberapa tahun ini menanggalkan adaptor charger. 

Desain Galaxy S26 FE Terlihat Lebih Tipis

Dari sisi fisik, Galaxy S26 FE membawa desain yang terasa modern dengan pendekatan yang relatif sederhana. Salah satu perubahan yang langsung terasa adalah bodinya yang kini memiliki ketebalan 7,4 mm.

Samsung juga membekali perangkat ini dengan Corning Gorilla Glass Victus+ pada bagian depan dan belakang, dipadukan dengan bingkai aluminium. Untuk perlindungan tambahan, Galaxy S26 FE mengantongi sertifikasi IP68 yang membuatnya tahan terhadap debu serta air hingga kedalaman 1,5 meter selama 30 menit.

Pilihan warnanya pun dibuat lebih berani dibanding kesan konservatif yang biasanya melekat pada ponsel flagship. Galaxy S26 FE di Indonesia hadir dalam tiga pilihan, yakni Pistachio, Blueberry, dan Graphite.

Pistachio memberikan nuansa hijau pastel yang segar, sementara Blueberry tampil dengan warna biru lembut. Bagi pengguna yang lebih menyukai tampilan aman dan minimalis, Graphite menjadi pilihan yang paling netral.

Perangkat Samsung Galaxy S26 FE. (Rian Alfianto/JawaPos.com)
Perangkat Samsung Galaxy S26 FE. (Rian Alfianto/JawaPos.com)

Layar 6,7 Inci Tetap Jadi Andalan

Galaxy S26 FE menggunakan layar Dynamic AMOLED 2X berukuran 6,7 inci dengan resolusi Full HD+ 1080 x 2340 piksel. Panel tersebut mendukung refresh rate hingga 120Hz sehingga pergerakan antarmuka terasa lebih mulus.

Samsung juga meningkatkan kemampuan layar untuk penggunaan di luar ruangan dengan tingkat kecerahan puncak hingga 1.900 nits.

Di atas kertas, kombinasi layar besar, refresh rate tinggi, dan tingkat kecerahan tersebut membuat Galaxy S26 FE cukup menarik untuk kebutuhan multimedia. Menonton video, menggulir media sosial, hingga bermain game menjadi skenario yang memang cocok dengan karakter layarnya.

Exynos 2500 Jadi Salah Satu Peningkatan Besar

Sektor performa menjadi bagian yang cukup menarik dari Galaxy S26 FE. Samsung membekali perangkat ini dengan chipset Exynos 2500 yang dibuat menggunakan proses fabrikasi 3nm.

Dibandingkan generasi sebelumnya, Samsung mengklaim performa CPU multi-core meningkat hingga 15 persen. Sementara kemampuan NPU untuk pemrosesan tugas-tugas berbasis AI disebut meningkat hingga 39 persen.

Galaxy S26 FE dibekali RAM 8 GB LPDDR5X. Pilihan penyimpanannya tersedia dalam kapasitas 128 GB, 256 GB, dan 512 GB. Namun, kapasitas penyimpanan tersebut tidak bisa diperluas menggunakan kartu microSD karena Samsung tidak menyediakan slot memori eksternal.

Peningkatan NPU juga menjadi semakin relevan karena Galaxy S26 FE hadir dengan fitur Galaxy AI yang lebih terintegrasi. Jadi, peningkatan performanya bukan sekadar mengejar angka benchmark, tetapi juga diarahkan untuk menangani berbagai proses berbasis kecerdasan buatan di perangkat.

Kamera Membawa Tiga Lensa Belakang

Untuk fotografi, Galaxy S26 FE membawa konfigurasi tiga kamera belakang.
Kamera utamanya menggunakan sensor 50 MP dengan aperture f/1.8 dan optical image stabilization (OIS). Kamera tersebut ditemani ultrawide 12 MP f/2.2 serta kamera telefoto 8 MP f/2.4 yang mendukung 3x optical zoom dan hingga 30x digital zoom.

Samsung juga memperkenalkan sejumlah fitur yang lebih berorientasi pada pembuatan konten.

Salah satunya My FanCam yang dirancang untuk membantu melakukan pelacakan subjek secara otomatis. Ada pula Horizontal Lock yang ditujukan untuk menjaga kestabilan orientasi video ketika pengguna merekam sambil bergerak.

Untuk kebutuhan selfie dan video call, tersedia kamera depan 12 MP dengan aperture f/2.2. Sudut pandangnya dibuat lebih lebar sehingga dapat memberikan ruang lebih luas saat mengambil foto bersama atau membuat konten dari jarak dekat.

Perangkat Samsung Galaxy S26 FE. (Rian Alfianto/JawaPos.com)
Perangkat Samsung Galaxy S26 FE. (Rian Alfianto/JawaPos.com)

Langsung Menggunakan One UI 9

Galaxy S26 FE juga datang dengan perangkat lunak yang cukup baru. Ponsel ini menjadi seri Galaxy S pertama yang langsung menggunakan One UI 9 berbasis Android terbaru.

Samsung turut memberikan jaminan pembaruan software hingga tujuh tahun. Bagi pengguna yang berencana memakai ponsel dalam waktu panjang, dukungan software semacam ini menjadi salah satu nilai tambah yang cukup penting.

Artinya, daya tarik Galaxy S26 FE tidak hanya terletak pada spesifikasi ketika pertama keluar dari kotak. Masa dukungan software yang panjang juga membuat perangkat ini dirancang untuk tetap relevan selama beberapa tahun ke depan.

Baterai 4.900 mAh, Pengisian 45W

Untuk menunjang penggunaan harian, Galaxy S26 FE memiliki baterai berkapasitas 4.900 mAh.

Kapasitas tersebut dipadukan dengan dukungan pengisian cepat 45W. Meski demikian, seperti disebutkan sebelumnya, adaptor charger tidak tersedia di dalam kotak sehingga pengguna perlu menggunakan adaptor yang sudah dimiliki atau membelinya secara terpisah.

Impresi Awal: Galaxy S26 FE Makin Mendekati Kelas Flagship

Dari pengalaman unboxing awal, Galaxy S26 FE menunjukkan formula Fan Edition yang cukup mudah dipahami. Samsung mengambil sejumlah elemen penting dari lini flagship, kemudian menghadirkannya dalam perangkat yang lebih sederhana.

Bodi 7,4 mm, layar Dynamic AMOLED 2X 120Hz, Exynos 2500, kamera telefoto, Galaxy AI, hingga dukungan software tujuh tahun membuat Galaxy S26 FE terlihat serius mengisi celah antara smartphone kelas menengah premium dan flagship.

Namun, paket penjualan yang minimalis juga perlu diperhatikan. Tidak adanya adaptor dan casing berarti calon pembeli harus memperhitungkan aksesori tambahan sejak awal.

Dengan kombinasi tersebut, Galaxy S26 FE bukan sekadar ponsel baru dengan label Fan Edition. Samsung tampaknya ingin menjadikannya sebagai pilihan bagi pengguna yang mengincar pengalaman Galaxy kelas atas, tetapi masih ingin menjaga pengeluaran agar tidak sejauh membeli flagship utama.

EDITOR: Edy Pramana