← Beranda
Asus ExpertBook P5 G2 Bidik Profesional Hybrid, Andalkan AI hingga Keamanan Kelas Enterprise
Nanda PrayogaJumat, 24 Juli 2026 | 06.00 WIB
Asus ExpertBook P5 G2. (Nanda Prayoga/JawaPos.com)

 

JawaPos.com - Asus Indonesia menghadirkan ExpertBook P5 G2 sebagai laptop bisnis yang ditujukan bagi profesional hybrid serta pelaku usaha kecil dan menengah (SMB). Perangkat ini tersedia dalam dua pilihan layar 14 inci, yakni IPS dan OLED, dengan mengusung dukungan pemrosesan berbasis kecerdasan buatan (AI), fitur keamanan kelas enterprise, serta ketahanan berstandar militer.

Adapun harganya yakni Rp21.599.000 untuk PM5406CGA dan Rp19.799.000 untuk PM5406CKA.

Commercial Director Asus Indonesia Eric Khoven mengatakan kebutuhan perangkat kerja yang mendukung produktivitas semakin meningkat seiring pemanfaatan AI yang semakin luas di lingkungan bisnis.

"Segmen bisnis di Indonesia semakin mengandalkan teknologi AI untuk mempercepat produktivitas, baik di kantor maupun saat bekerja dari mana saja. Melalui ASUS ExpertBook P5 G2, kami menghadirkan solusi yang tidak hanya bertenaga, tetapi juga dirancang dengan standar keamanan dan ketahanan kelas dunia," sebut Eric Khoven, Commercial Director, Asus Indonesia di Jakarta, Kamis (23/7).

Baca Juga: Di Tengah Kekhawatiran AS, Jensen Huang Minta AI Open Source Tiongkok Dirangkul, Bukan Dilarang

Dari sisi performa, ExpertBook P5 G2 ditenagai prosesor AMD Ryzen AI. Varian yang dipasarkan melalui skema proyek menggunakan AMD Ryzen AI 9 HX 470, sedangkan versi ritel di Indonesia dibekali AMD Ryzen AI 7 445. Keduanya telah dilengkapi neural processing unit (NPU) untuk mendukung berbagai pemrosesan AI secara lokal.

Asus juga menyediakan ruang peningkatan spesifikasi melalui dua slot SO-DIMM yang mendukung RAM DDR5 hingga 64 GB, serta dua slot SSD PCIe 4.0 dengan kapasitas penyimpanan total hingga 3 TB. Opsi tersebut memungkinkan perangkat digunakan lebih lama tanpa harus diganti ketika kebutuhan komputasi meningkat.

Untuk menjaga performa tetap stabil saat menjalankan beban kerja tinggi, laptop ini dibekali sistem pendingin ExpertCool yang dirancang membuang panas secara efisien sekaligus menjaga tingkat kebisingan kipas tetap rendah.

Pada sisi produktivitas, Asus menyematkan platform AI MyExpert yang menghadirkan sejumlah fitur seperti bantuan penulisan, pengelolaan email, hingga peringkasan hasil rapat secara otomatis. Laptop ini juga mendukung Windows Copilot+ PC untuk membantu pencarian dokumen, otomatisasi pekerjaan, serta penerjemahan bahasa secara real time.

Kemampuan konferensi video juga menjadi salah satu fokus. Perangkat ini dilengkapi teknologi AI noise-cancelling untuk meredam suara latar saat rapat daring, serta kamera hingga 5 MP yang mampu menyesuaikan pencahayaan dan pembingkaian gambar secara otomatis.

Dari sisi visual, ExpertBook P5 G2 hadir dengan layar berukuran 14 inci berasio 16:10 dalam dua pilihan panel. Varian IPS menawarkan resolusi hingga 2,5K dengan refresh rate 144 Hz, sedangkan versi OLED mengusung cakupan warna DCI-P3 100 persen untuk kebutuhan yang membutuhkan akurasi warna lebih tinggi.

Untuk menunjang mobilitas, laptop ini memiliki bobot mulai 1,27 kilogram dan telah mengantongi sertifikasi ketahanan MIL-STD-810H. Perangkat tersebut juga dibekali baterai hingga 70 Wh, dukungan Wi-Fi 7, serta port konektivitas seperti USB4 Type-C, HDMI 2.1, dan RJ45 LAN.

Baca Juga: Tesla Tertekan, Ambisi AI dan Robotika Elon Musk Diuji di Tengah Perlambatan Bisnis Mobil Listrik

Di sektor keamanan, Asus membekali ExpertBook P5 G2 dengan sistem ExpertGuardian yang mencakup Windows 11 Secured-core PC, BIOS sesuai standar NIST SP 800-155, TPM 2.0, sensor sidik jari, hingga penutup fisik webcam. Perusahaan juga menjanjikan pembaruan firmware selama lima tahun untuk menjaga keamanan perangkat dalam jangka panjang.

Eric menegaskan ExpertBook P5 G2 dikembangkan bukan hanya untuk menawarkan spesifikasi tinggi, tetapi juga agar memberikan manfaat nyata dalam aktivitas kerja sehari-hari.

"Kami ingin ExpertBook P5 G2 tidak hanya unggul di atas kertas, tapi benar-benar terasa dampaknya dalam skenario kerja sehari-hari para profesional dan pemimpin bisnis di Indonesia," tutup Eric.

Selain menghadirkan perangkat, Asus turut menyediakan layanan purna jual untuk lini ExpertBook P Series di Indonesia. Layanan tersebut meliputi komitmen perbaikan dalam lima hari kerja, on-site service, garansi komponen termasuk baterai dan adaptor selama masa garansi, serta garansi hingga tiga tahun yang disertai layanan storage retention untuk membantu menjaga keamanan data pengguna.

 

EDITOR: Sabik Aji Taufan