JawaPos.com - Android menawarkan banyak pengaturan personal yang bisa disesuaikan sesuai kebutuhan penggunanya.
Sayangnya, banyak orang menggunakan ponsel dengan pengaturan bawaan tanpa pernah mengecek apakah ada opsi yang bisa meningkatkan performa perangkat.
Padahal, hanya dengan mengubah beberapa pengaturan sederhana, ponsel Android bisa terasa lebih cepat, baterai lebih hemat, dan pengalaman penggunaan sehari-hari menjadi lebih nyaman.
Berikut 8 pengaturan Android yang sebaiknya langsung kamu ubah:
1. Aktifkan Adaptive Battery
Fitur Adaptive Battery membantu Android mempelajari kebiasaan penggunaan aplikasi.
Sistem akan membatasi aplikasi yang jarang dibuka agar tidak terus berjalan di latar belakang dan menguras daya.
Dengan mengaktifkan fitur ini, konsumsi baterai bisa menjadi lebih efisien tanpa harus menutup aplikasi secara manual. Kamu bisa menemukannya di menu Pengaturan > Baterai > Adaptive Battery.
2. Kurangi Refresh Rate Jika Ingin Baterai Lebih Awet
Banyak HP Android terbaru menawarkan refresh rate 90 Hz hingga 120 Hz yang membuat animasi terasa lebih mulus. Namun, fitur ini juga membuat konsumsi daya meningkat.
Jika sedang bepergian atau tidak terlalu membutuhkan tampilan super halus, ubah refresh rate ke 60Hz atau gunakan mode otomatis agar baterai bisa bertahan lebih lama.
3. Matikan Aplikasi yang Berjalan di Latar Belakang
Beberapa aplikasi tetap aktif meski sudah tidak digunakan. Akibatnya, RAM dan baterai terus terkuras tanpa disadari.
Coba cek aplikasi yang berjalan di latar belakang, lalu batasi aktivitasnya untuk aplikasi yang jarang dipakai. Cara ini dapat membantu meningkatkan performa HP sekaligus menghemat daya.
4. Gunakan Mode Gelap
Mode gelap bukan hanya membuat tampilan lebih nyaman di mata saat malam hari, tetapi juga dapat menghemat baterai, terutama pada HP yang menggunakan layar AMOLED.
Selain itu, tampilan gelap juga membuat mata tidak cepat lelah ketika menggunakan ponsel dalam waktu lama.
5. Nonaktifkan Lokasi untuk Aplikasi yang Tidak Perlu
Banyak aplikasi meminta izin mengakses lokasi meski sebenarnya tidak membutuhkannya setiap saat. Jika dibiarkan, GPS akan lebih sering aktif dan membuat baterai lebih cepat habis.
Baca Juga: Polisi Ringkus Penjambret Ponsel Turis Asal Prancis di Kota Tua
Periksa izin lokasi setiap aplikasi, lalu ubah menjadi Hanya saat aplikasi digunakan atau Jangan izinkan untuk aplikasi yang memang tidak memerlukan akses lokasi.
6. Bersihkan Notifikasi dan Sinkronisasi yang Tidak Penting
Setiap aplikasi yang terus melakukan sinkronisasi otomatis akan menggunakan internet, prosesor, dan baterai di belakang layar.
Matikan sinkronisasi atau notifikasi dari aplikasi yang jarang digunakan agar HP bekerja lebih ringan dan baterai tidak cepat terkuras.
7. Aktifkan Penghemat Baterai Secara Otomatis
Sebagian besar HP Android memiliki fitur Battery Saver yang bisa aktif secara otomatis ketika kapasitas baterai mencapai persentase tertentu.
Dengan begitu, sistem akan membatasi aktivitas yang tidak penting sehingga sisa baterai dapat bertahan lebih lama saat kamu belum sempat mengisi daya.
Baca Juga: 7 Ciri Orang yang Sering Memeriksa Ponsel di Tengah Malam, Nomor 3 Sering DIlakukan
8. Hapus Widget dan Animasi yang Tidak Diperlukan
Widget memang memudahkan akses informasi, tetapi terlalu banyak widget di layar utama dapat membuat sistem terus memperbarui data secara otomatis.
Begitu juga dengan efek animasi yang berlebihan. Mengurangi widget dan animasi akan membuat navigasi terasa lebih ringan sekaligus membantu menghemat baterai, terutama pada HP dengan spesifikasi menengah.