← Beranda
iPhone 18 Pro Siap Pakai Kamera Canggih, Biaya Produksi Meroket!
Nanda PrayogaMinggu, 7 Juni 2026 | 23.43 WIB
Bocoran konsep iPhone 18 Pro. (vietnam.vn)

JawaPos.com - Apple disebut tengah menyiapkan peningkatan besar pada sektor kamera untuk iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max.

Salah satu pembaruan yang paling disorot adalah penggunaan teknologi aperture variabel pada kamera utama, fitur yang diyakini akan memberikan kontrol fotografi yang lebih fleksibel dibandingkan generasi sebelumnya.

Seperti dilansir dari Macrumors, analis rantai pasokan Ming-Chi Kuo mengungkapkan bahwa komponen kamera baru tersebut akan membuat biaya yang harus dikeluarkan Apple meningkat sekitar 50 persen dibandingkan sistem kamera utama yang digunakan pada lini iPhone Pro saat ini.

Rumor mengenai kehadiran aperture variabel sebenarnya sudah beredar sejak akhir 2024. Saat itu, Kuo menjadi salah satu pihak pertama yang mengungkap rencana Apple tersebut.

Sejak saat itu, sejumlah laporan lain turut menguatkan informasi tersebut, bahkan teknologi tersebut disebut telah memasuki tahap produksi awal pada tahun ini.

Berbeda dengan kamera iPhone Pro saat ini yang menggunakan bukaan tetap f/1.78, aperture variabel memungkinkan ukuran bukaan lensa berubah secara fisik sesuai kebutuhan.

Teknologi ini memungkinkan kamera mengatur jumlah cahaya yang masuk ke sensor secara lebih presisi, sehingga memberikan kontrol eksposur yang lebih baik sekaligus menghasilkan efek kedalaman bidang (depth of field) yang lebih fleksibel.

Menurut Kuo, harga rata-rata komponen aperture variabel tersebut sekitar 50 persen lebih mahal dibandingkan lensa plastik tujuh elemen yang saat ini digunakan pada kamera utama iPhone 17 Pro.

Untuk memenuhi kebutuhan produksi Apple, perusahaan asal Tiongkok, Sunny Optical, diperkirakan akan memasok sekitar 40 hingga 50 persen dari total pesanan komponen tersebut.

Tak hanya terlibat dalam pengembangan kamera iPhone, Sunny Optical juga disebut mulai memperluas kerja samanya dengan Apple melalui penyediaan Compact Camera Module (CCM) generasi baru. Modul kamera ini awalnya digunakan untuk perangkat MacBook Neo, yang menurut Kuo mencatat performa penjualan jauh lebih baik dari perkiraan.

Melihat tingginya permintaan, Kuo bahkan menaikkan proyeksi pengiriman MacBook Neo pada 2026 dari semula 5 juta unit menjadi 10 juta unit. Revisi tersebut menunjukkan bahwa produk laptop kelas terjangkau Apple itu memperoleh respons pasar yang lebih kuat dibandingkan prediksi awal.

Untuk jangka panjang, Kuo juga memperkirakan Apple akan melakukan perubahan besar pada kamera ultra wide iPhone generasi 2028.

Modul kamera tersebut disebut akan beralih dari teknologi pengemasan flip-chip ke desain COB (chip-on-board), yang dinilai lebih efisien.

Penggunaan teknologi COB berpotensi menghasilkan modul kamera yang lebih tipis dan ringkas, sehingga memberi ruang lebih besar bagi komponen lain di dalam perangkat.

Selain itu, desain baru tersebut juga berpeluang meningkatkan kualitas gambar tanpa harus memperbesar ukuran fisik modul kamera.

Di luar Apple, Sunny Optical juga dikabarkan berhasil mendapatkan kontrak pasokan komponen untuk dua perangkat yang tengah dikembangkan OpenAI, yakni sebuah smartphone dan perangkat genggam berbasis AI.

Sementara itu, iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max diperkirakan akan diperkenalkan Apple pada musim gugur 2027. Peluncuran tersebut disebut-sebut akan berbarengan dengan debut iPhone lipat pertama yang selama ini ramai dirumorkan.

EDITOR: Dony Lesmana Eko Putra