JawaPos.com – Ekspansi bisnis Indonesia ke pasar regional membuat kebutuhan terhadap sistem pembayaran lintas negara semakin penting.
Merchant tidak lagi hanya membutuhkan fasilitas untuk menerima pembayaran domestik, tetapi juga akses ke berbagai metode pembayaran, mata uang, dan jaringan bisnis di negara tujuan.
Kondisi tersebut menjadi salah satu fokus pengembangan DOKU setelah perusahaan memperkuat kemitraan strategis dengan Antom, layanan pembayaran dan digitalisasi merchant dari Ant International, serta memperluas kolaborasi dengan 2C2P di Asia Tenggara.
Baca Juga: Kembangkan Kerja Sama Merchant di Bandung Lewat Program Serbu Ekosistem
Kolaborasi tersebut diarahkan untuk menghubungkan jaringan merchant Indonesia dengan ekosistem pembayaran global, termasuk mendukung perusahaan Indonesia yang berekspansi ke Asia Tenggara maupun bisnis internasional yang masuk ke pasar Indonesia.
Co-founder DOKU yang kini ditunjuk sebagai CEO DOKU sekaligus Head of Antom Indonesia, Himelda Renuat dalam keterangan tertulisnya mengatakan, perluasan jangkauan menjadi bagian dari fase berikutnya perusahaan.
“Dengan dukungan Antom dan 2C2P, kami dapat melayani merchant yang telah mempercayai kami dengan lebih baik, menjangkau lebih jauh industri-industri yang paling membutuhkan kami, serta membantu lebih banyak bisnis Indonesia mengambil langkah pertama untuk berekspansi ke pasar internasional,” ujar Himelda.
Baca Juga: Pagelaran Sabang Merauke 2026 Meriah, Kolaborasi UMKM Lewat Digitalisasi Merchant Jadi Daya Tarik
Kerja sama tersebut mencakup integrasi dengan jaringan merchant global Antom, perluasan kolaborasi dengan 2C2P, serta pengembangan layanan pembayaran lintas negara dan multi-mata uang. DOKU dan mitranya juga menjajaki solusi pembiayaan dan pengelolaan treasury bagi kebutuhan merchant.
CEO Antom dan Senior Vice President Ant International Gary Liu mengatakan kemitraan tersebut merupakan kelanjutan dari kerja sama yang telah diumumkan pada awal 2026.
“Keahlian DOKU di pasar lokal, dipadukan dengan platform global Antom dan jangkauan regional 2C2P, menempatkan kami pada posisi yang semakin kuat untuk menghadirkan manfaat nyata bagi bisnis di Indonesia dan Asia Tenggara,” kata Gary.
Sejalan dengan penguatan kemitraan, DOKU melakukan rebranding menjadi DOKU by Antom. DOKU tetap beroperasi dengan nama dan lisensi yang dimilikinya, sementara Antom berperan sebagai investor strategis.
Dalam struktur baru tersebut, Himelda menggantikan Chris Yeo yang memimpin DOKU sejak 2022. Chris sebelumnya berperan dalam penguatan struktur organisasi dan operasional perusahaan serta membangun kemitraan dengan Ant International.
CEO 2C2P Worachat Luxkanalode mengatakan kolaborasi dengan DOKU diharapkan dapat membantu merchant mengembangkan bisnis di Asia Tenggara melalui kombinasi kemampuan payment gateway regional dan pemahaman pasar Indonesia.
Perubahan tersebut menempatkan pengembangan pembayaran lintas negara sebagai salah satu agenda DOKU menuju 2027, di tengah kebutuhan merchant untuk memperluas kanal dan pasar bisnisnya.