JawaPos.com - Pertumbuhan ekonomi Jawa Timur yang tetap terjaga ikut membuka ruang bagi industri pembiayaan kendaraan.
Peluang tersebut turut dibidik Astra Credit Companies (ACC) dan Toyota Astra Financial (TAF) dalam ajang GIIAS Surabaya 2026.
GIIAS Surabaya 2026 berlangsung di Grand City Convex Surabaya pada 26–30 Agustus 2026.
Kehadiran ACC dan TAF menjadi bagian dari rangkaian GIIAS The Series 2026 sekaligus upaya memperluas akses pembiayaan bagi masyarakat.
Project Director ACC-TAF GIIAS 2026 sekaligus Chief Marketing and Sales Officer ACC, Tan Chian Hok, mengatakan, kondisi ekonomi dan perkembangan pasar otomotif Jawa Timur menjadi faktor yang diperhatikan dalam melihat potensi pembiayaan kendaraan.
Berdasarkan data Gaikindo, penjualan mobil secara wholesale nasional sepanjang Januari–Juli 2026 mencapai 517.742 unit. Angka tersebut meningkat 18,3 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Di sisi lain, Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur mencatat perekonomian provinsi tersebut tumbuh 5,72 persen secara tahunan pada triwulan II 2026.
“Pertumbuhan ekonomi Jawa Timur dan tren positif penjualan kendaraan membuka peluang bagi industri pembiayaan untuk mendukung mobilitas masyarakat dan aktivitas dunia usaha,” ujar Tan, Rabu (26/8).
Menurut dia, peningkatan aktivitas ekonomi dapat berpengaruh terhadap kebutuhan kendaraan, baik untuk mobilitas pribadi maupun menunjang kegiatan usaha. Namun, pertumbuhan pembiayaan tetap harus diikuti dengan pengelolaan yang sehat.
Karena itu, ACC dan TAF tidak hanya mengejar pertumbuhan penyaluran pembiayaan. Prinsip kehati-hatian juga menjadi bagian dari strategi dalam memberikan pembiayaan kepada konsumen.
“Industri pembiayaan memiliki peran untuk menjaga agar pertumbuhan sektor otomotif dapat berjalan seiring dengan kebutuhan masyarakat dan aktivitas usaha. Karena itu, akses pembiayaan perlu diberikan secara bertanggung jawab dengan mempertimbangkan kemampuan dan kebutuhan konsumen,” katanya.
Dalam GIIAS Surabaya 2026, ACC dan TAF menghadirkan layanan pembiayaan kendaraan yang terintegrasi dengan sejumlah ekosistem Astra. Layanan tersebut didukung FIFGROUP, Asuransi Astra, Astra Life, AstraPay, dan Bank Saqu.
Keduanya juga menggandeng OLXmobbi untuk layanan tukar tambah kendaraan. Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas pilihan layanan bagi pengunjung pameran yang ingin membeli maupun mengganti kendaraan.
Bagi ACC dan TAF, GIIAS Surabaya 2026 juga menjadi kesempatan untuk melihat secara langsung perkembangan minat masyarakat terhadap kendaraan sekaligus membaca arah permintaan pembiayaan di Jawa Timur.
Sementara itu, Wakil Menteri Perindustrian, Faisol Riza mengatakan, industri otomotif Indonesia menunjukkan perkembangan positif sepanjang 2026, ditandai dengan peningkatan penjualan kendaraan, ekspor, serta pertumbuhan kendaraan elektrik.
"Penjualan kendaraan secara grosir pada Januari hingga Juli 2026 mencapai 517 ribu unit, meningkat 18,3 persen. Sementara itu, penjualan retail mencapai 511 ribu unit atau tumbuh 12,3 persen," katanya saat membuka GIIAS di Surabaya.
Melihat tren tersebut, Faisol optimistis target penjualan kendaraan domestik 850 ribu unit pada 2026 tercapai, bahkan melampaui satu juta unit, seperti yang pernah dicapai pada masa kejayaan industri otomotif.
"Saya optimistis, hampir bisa kami pastikan penjualan dalam negeri kami akan kembali menduduki peringkat pertama di kawasan setelah tahun lalu sedikit disalip Malaysia," tandas Faisol.