← Beranda
IPOT Sinergikan Esports dan Literasi Keuangan Dukung Anak Muda Cerdas Financial
Mohamad Nur AsikinKamis, 13 Agustus 2026 | 17.37 WIB
Salah satu peserta gelaran Esports Kapolri Cup 2026. Penetrasi internet dan dunia digital telah membawa perubahan pada landscape kehidupan sosial masyarakat, terutama bagi generasi muda. (Istimewa)

Bekerjasama dengan dengan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dan Asosiasi Esports Indonesia (IESPA), IPOT sukses menjadi mitra strategis dalam gelaran Esports Kapolri Cup 2026 di Indonesia Arena GBK Senayan, Sabtu-Minggu, 8-9 Agustus 2026.

Presiden Direktur & CEO PT Indo Premier Sekuritas, Moleonoto The menegaskan bahwa keterlibatan IPOT dalam Esports Kapolri Cup 2026 merupakan manifestasi visi perusahaan untuk menciptakan generasi muda yang cerdas secara finansial sejak dini.

"Generasi Z dan Gen Alpha adalah penggerak utama ekonomi digital Indonesia masa depan. IPOT melihat bahwa ruang digital dan dunia esports tidak hanya membutuhkan pengasahan kecakapan kompetitif, tetapi juga fondasi ketahanan finansial yang kokoh dengan mengintegrasikan literasi keuangan langsung ke dalam gaya hidup digital mereka,” tegasnya.

Kejuaraan yang digelar bukan sekadar turnamen komersial atau kampanye sesaat (one-off campaign), melainkan sebuah gerakan nasional berkelanjutan untuk membentengi talenta digital Indonesia dengan literasi keuangan yang kuat. 

Baca Juga: Bersama Kemendes PDT, Latih Literasi Keuangan dan Beri Modal Usaha 1.700 Rumah Tangga Papua

Langkah IPOT ini seiring dengan semakin kuatnya kesadaran finansial di kalangan Gen Z dan Milenial mengalami lonjakan signifikan. Salah satu faktor utamanya adalah kemudahan investasi berbasis aplikasi yang kini makin canggih berkat integrasi teknologi AI  (Artificial Intelligence) di dalamnya.

IPOT sebagai The First Full Scale AI Powered Trading Decision Engine telah mengimplementasikan fitur-fitur berteknologi AI untuk membantu pengguna muda menganalisis pasar, memberikan rekomendasi portofolio yang relevan, hingga membantu mengambil keputusan investasi secara lebih presisi, cepat, dan terukur.

"Dulu investasi terkesan ribet dan butuh modal besar. Sekarang, cukup lewat aplikasi di smartphone yang dibekali asisten dan fitur mumpuni berbasis AI seperti AI Analytics dan Trade Flow di IPOT, siapa saja bisa mulai berinvestasi dengan modal terjangkau dan arahan yang akurat."

Secara khusus, AI Analytics menyederhanakan laporan keuangan, tren teknikal, dan berita pasar menjadi kesimpulan yang mudah dipahami (seperti status Bullish, Neutral, atau Bearish), sementara Trade Flow berfungsi membongkar aktivitas pelaku pasar utama dengan menganalisis pergerakan dana Smart Money, transaksi investor asing, serta tingkat agresivitas pasar guna memberikan gambaran jelas mengenai arah dan potensi pergerakan harga saham berikutnya.

Dengan aksesibilitas yang serba cepat, intuitif, dan tech-savvy, mirip dengan antarmuka game yang biasa dimainkan, anak muda kini makin melek investasi. IPOT sebagai The King of AI Real-Time Trading Saham dengan riset institusi dan anti phishing memanfaatkan momentum ini untuk memastikan bahwa kemudahan teknologi berbasis AI tersebut diiringi dengan pemahaman risiko serta strategi investasi yang benar dan bertanggung jawab.

“Kami ingin memastikan setiap anak muda yang berprestasi di arena digital juga terampil mengelola, melindungi, dan mengembangkan aset finansial dengan teknologi AI. Nantikan kejutan inovasi fitur AI trading komprehensif dari IPOT berikutnya yang akan segera kami luncurkan dalam waktu dekat ini," tandas Moleonoto The.

Sementara itu, Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo dalam sambutannya yang dibacakan oleh Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo menegaskan bahwa penetrasi internet dan dunia digital telah membawa perubahan pada landscape kehidupan sosial masyarakat, terutama bagi generasi muda. 

Ruang digital kini bukan lagi dipandang sebagai sarana komunikasi dan hiburan, melainkan telah berkembang menjadi wadah untuk menyalurkan kreativitas, mengasah kompetensi, hingga mengukir prestasi.

"Saya berharap kompetisi Esports Kapolri Cup 2026 dengan tagline ‘Dream to Become’ akan melahirkan banyak talenta digital Indonesia yang kreatif, berintegritas, dan berdaya saing global. Semangat inilah yang ingin kita bangun, yaitu mengubah mimpi menjadi kemampuan, kemampuan menjadi prestasi dan prestasi menjadi masa depan," pungkasnya.

 

EDITOR: Mohamad Nur Asikin