JawaPos.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan menguat pada perdagangan Jumat (31/7), setelah ditutup menguat sebesar 1,56 persen ke level 6,186 pada perdagangan Kamis (30/7).
MNC Sekuritas dalam risetnya memperkirakan posisi IHSG sedang berada pada bagian dari wave iv dari wave (c) dari wave [iv], cermati area 5,970-6,029 sebagai area koreksinya. Adapun kami perkirakan, area penguatan terdekatnya berada di 6,172-6,219.
Adapun level support IHSG berada di 6,007, 5,839. Sementara itu, level resistance berada di 6,266 dan 6,377.
MNC Sekuritas memberikan sejumlah rekomendasi saham yang dinilai menarik untuk dicermati pada perdagangan hari ini, yakni PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI), PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI), PT Darma Henwa Tbk (DEWA), dan PT Timah Tbk (TINS).
Baca Juga: Prediksi Kurs Rupiah Jumat 31 Juli 2026: Fluktuatif Cenderung Melemah hingga Rp 18.160
MNC Sekuritas merekomendasikan strategi Buy on Weakness untuk saham AADI. Pada perdagangan terakhir, saham AADI menguat 4,80 persen ke level 9.275 dan disertai peningkatan volume pembelian. Pergerakannya diperkirakan sedang berada pada bagian awal dari wave [v] dari wave C.
Investor dapat melakukan Buy on Weakness pada kisaran 9.025-9.200 dengan target harga 9.400 hingga 9.650 dan stop loss di bawah 8.900.
Sementara itu, saham BBRI juga direkomendasikan Buy on Weakness. Saham BBRI menguat 2,40 persen ke level 2.990 dan disertai munculnya volume pembelian. Penguatannya juga mampu bertahan di atas MA60. MNC Sekuritas memperkirakan posisi BBRI saat ini sedang berada pada bagian dari wave (v) dari wave [c].
Investor dapat melakukan Buy on Weakness pada kisaran 2.950-2.980 dengan target harga 3.080 hingga 3.190 dan stop loss di bawah 2.940.
Untuk saham DEWA, MNC Sekuritas juga merekomendasikan strategi Buy on Weakness. Saham DEWA menguat 2,27 persen ke level 450. Namun, pergerakannya masih didominasi tekanan jual sehingga cenderung bergerak sideways dalam jangka pendek. MNC Sekuritas memperkirakan posisi DEWA saat ini sedang berada pada bagian dari wave [iv] dari wave C.
Investor dapat melakukan Buy on Weakness pada kisaran 392-414 dengan target harga 486 hingga 550 dan stop loss di bawah 358.
Baca Juga: Harga Emas Antam 31 Juli 2026: Naik Rp 15 Ribu, Tembus Rp 2,72 Juta per Gram
Selain itu, saham TINS juga direkomendasikan dengan strategi Buy on Weakness. Saham TINS menguat 4,09 persen ke level 3.560 dan disertai munculnya volume pembelian. Pergerakannya juga mampu bertahan di atas cluster MA. MNC Sekuritas memperkirakan posisi TINS saat ini sedang berada pada awal wave 5 dari wave (C).
Investor dapat melakukan Buy on Weakness pada kisaran 3.470-3.520 dengan target harga 3.650 hingga 3.790 dan stop loss di bawah 3.420.