← Beranda
Survei Ipsos Indonesia 2026 Catat Keamanan dan Kepercayaan Jadi Penentu Pilihan Bank Digital 
Mohamad Nur AsikinSelasa, 14 Juli 2026 | 04.22 WIB
Ilustrasi online banking. (Pixabay)

JawaPos.com – Di tengah semakin meningkatnya adopsi layanan perbankan digital di Indonesia, keamanan menjadi faktor yang semakin menentukan dalam keputusan konsumen memilih bank digital. Temuan terbaru dari survei Ipsos Indonesia tahun 2026 menunjukkan bahwa masyarakat tidak hanya mencari kemudahan dan keuntungan finansial, tetapi juga mengutamakan rasa aman dalam menyimpan dan mengelola dana mereka secara digital.

Hasil survei ini juga menununjukan bahwa sistem keamanan dan perlindungan privasi data yang terjamin menjadi alasan utama masyarakat dalam memilih bank digital, dengan 65% responden menyebut faktor tersebut sebagai pertimbangan utama. Faktor ini bahkan berada di atas berbagai manfaat lainnya, termasuk penawaran promo, diskon, dan cashback yang dipilih oleh 54% responden.

Menurut Hansal Savla, Managing Director Ipsos Indonesia, meningkatnya perhatian masyarakat terhadap aspek keamanan mencerminkan kematangan perilaku konsumen dalam menggunakan layanan keuangan digital.

"Seiring berkembangnya ekosistem perbankan digital di Indonesia, konsumen semakin memahami bahwa keamanan bukan hanya soal perlindungan data. Kepercayaan terhadap produk, stabilitas layanan, kemudahan akses dana, dan keandalan transaksi menjadi faktor utama yang membentuk keyakinan mereka dalam memilih bank digital," ujar Hansal Savla, Managing Director Ipsos Indonesia.

Baca Juga: OJK Catat Kinerja Industri Asuransi dan Dana Pensiun Positif hingga Mei 2026

Di surveinya kali ini, Ipsos menunjukkan bahwa dalam memilih bank digital yang terdaftar di di OJK serta dijamin oleh LPS, konsumen tidak hanya mempertimbangkan fitur keamanan yang tersedia pada sebuah bank digital, tetapi juga tingkat kepercayaan terhadap produk simpanan yang ditawarkan.

Pada aspek produk tabungan dan deposito yang terasa aman dan terpercaya, SeaBank memperoleh skor tertinggi sebesar 69%. Dan pada posisi berikutnya ditempati oleh Bank Jago (56%), SuperBank (53%), NeoBank (47%), dan AlloBank (45%).

Hal ini menunjukkan bahwa kepercayaan terhadap produk simpanan menjadi salah satu indikator penting dalam membangun persepsi keamanan di kategori bank digital. Konsumen cenderung menilai keamanan berdasarkan keyakinan mereka bahwa dana yang disimpan dapat dikelola dengan baik dan memberikan rasa tenang.

Selain aspek keamanan pada produk, pengalaman penggunaan aplikasi juga memainkan peran penting dalam membentuk persepsi keamanan. Aplikasi yang stabil dan minim gangguan memberikan keyakinan lebih bagi nasabah saat melakukan aktivitas perbankan sehari-hari.

Dalam survei ini, 66% responden menganggap bahwa SeaBank memiliki aplikasi yang stabil dengan minim error atau gangguan, diikuti oleh Bank Jago (51%), SuperBank (47%), NeoBank (43%), dan AlloBank (26%).

Kemudahan dalam mengelola dan mengakses dana juga menjadi faktor yang memperkuat keyakinan masyarakat dalam menggunakan layanan perbankan digital. Konsumen menilai bahwa proses pencairan deposito yang mudah serta tersedianya pilihan tenor yang beragam dapat memberikan fleksibilitas sekaligus rasa nyaman dalam mengelola simpanan mereka. Pada aspek ini, SeaBank memperoleh skor tertinggi sebesar 71%, disusul oleh Bank Jago (57%), Neobank (53%), SuperBank (51%), dan AlloBank (34%).

Survei ini dilakukan oleh Ipsos Indonesia pada April 2026 melalui metode online menggunakan panel digital Ipsos. Studi ini melibatkan 300 responden di seluruh Indonesia, mencakup wilayah Jabodetabek, Jawa non-Jabodetabek, dan luar Jawa.

Responden terdiri dari pria dan wanita berusia 18–55 tahun dari berbagai latar belakang sosial ekonomi, yang merupakan pengguna aktif bank digital, dengan frekuensi penggunaan minimal satu kali dalam satu bulan.
 

 

EDITOR: Mohamad Nur Asikin