← Beranda
IHSG Diprediksi Lanjutkan Koreksi Pada 25 Juni
Djati WaluyoKamis, 25 Juni 2026 | 15.17 WIB
Karyawan berada di depan layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (4/6/2026). (Salman Toyibi/Jawa Pos)

 

JawaPos.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi melanjutkan pelemahanya pada perdagangan Kamis (25/6), setelah ditutup melemah signifikan sebesar 3,56 persen ke level 5,883 pada perdagangan Rabu (24/6).

Dalam analisisnya, MNC Sekuritas memperkirakan IHSG masih berada pada bagian dari wave (b) dari wave [iv]. IHSG diperkirakan rawan melanjutkan koreksinya untuk menguji rentang area 5,723-5,847, selanjutnya masih terdapat peluang IHSG menguat ke rentang 6,548-6,782 dengan support di level 5,784, 5,594 dan resistance di level 6,286, 6,459.

MNC Sekuritas merekomendasikan strategi, Buy on Weakness untuk beberapa saham pilihan. Adapun rekomendasi saham PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN), PT Vale Indonesia Tbk (INCO), PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA).

MNC sekuritas memperkirakan BREN terkoreksi pada level 1,08 persen ke level 3,650 disertai dengan munculnya tekanan jual, pergerakannya sudah berada di bawah MA20. Saat ini, posisi BREN saat ini sedang berada pada bagian dari wave (B) dari wave [A].

Investor disarankan melakukan Buy on Weakness di rentang 2,760 -3,380 dengan target harga 4,100 dan 4,920, serta stoploss di bawah 2,640.

Kemudian untuk INCO, diperkirakan akan terkoreksi 7,46 persen ke level 4,590 masih didominasi oleh tekanan jual, pergerakan INCO juga menembus ke bawah MA20. Saat ini, posisi INCO diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave [b] dari wave B.

Investor disarankan melakukan Buy on Weakness di rentang 4,300-4,540 dengan target harga 5,500 hingga 5,925, serta stoploss di bawah 4,240.

MNC Sekuritas memperkirakan MBMA akan terkoreksi sebesar 8,04 persen ke level 492 disertai dengan munculnya tekanan jual. Posisi MBMA saat ini diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave 2 dari wave (1) dari wave [C].

Investor disarankan melakukan Buy on Weakness di rentang 462-382 dengan target harga 565 hingga 606, serta stoploss di bawah 440.

MNC Sekuritas juga merekomendasikan saham untuk diperdagangan dengan strategi Sell on Stregth. Adapun saham tersebut adalah PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR).

Baca Juga: IHSG Diprediksi Lanjutkan Pelemahan pada 24 Juni

MNC Sekuritas memperkirakan BNBR akan terkoreksi 8,26 persen ke level 100 disertai dengan tekanan jual yang relatif tinggi, koreksi dari BNBR pun menembus MA20 dan MA200.

Saat ini posisi BNBR diperkirakan sedang berada di awal wave 5 dari wave (C) sehingga BNBR diperkirakan akan melanjutkan koreksinya ke rentang 70-84. Investor disarankan melakukan Sell on Strength di rentang 103-108

 

EDITOR: Kuswandi