← Beranda
Cara Cerdas Menggunakan Pay Later agar Terhindar dari Risiko Gagal Bayar dan Pengenaan Bunga yang Tinggi
Shania Vivi Armylia PutriJumat, 14 November 2025 | 19.28 WIB
Ilustrasi pay later/freepik

JawaPos.com - Metode pembayaran kini sudah tersedia dalam berbagai pilihan. Termasuk salah satunya adalah pay later.

Layanan pay later memungkinkan anda untuk berbelanja, tanpa harus membayarnya di awal. Banyak orang juga menyebutnya dengan istilah beli sekarang, bayar nanti.

Tidak hanya berbelanja barang, pay later juga bisa digunakan untuk kebutuhan lain seperti membeli tiket liburan, membayar tagihan listrik dan air, berlangganan aplikasi, membeli pulsa, sampai mencicil biaya kuliah dan perlengkapan sekolah. 

Pay later juga bisa menjadi penyelamat saat anda berada di dalam situasi mendesak dan belum memiliki dana untuk memenuhi kebutuhan penting. Salah satu contohnya adalah saat anda harus menebus obat atau membayar tagihan penting seperti listrik yang tidak bisa ditunda.

Baca Juga: 3 Tempat Makan Pinggir Jalan di Jakarta yang Enaknya Bikin Ketagihan!

Namun, penggunaan pay later perlu diimbangi dengan cara yang bijak dengan menerapkan strategi yang tepat supaya kondisi keuangan anda tidak terbebani.

Mengutip dari laman shopeepay.co.id dan www.cimbniaga.co.id berikut strategi menggunakan pay later bagi pemula tanpa memberatkan beban pada kondisi keuangan anda.    

  1. Gunakan untuk kebutuhan penting

Langkah bijak pertama menggunakan pay later adalah dengan menggunakannya untuk kebutuhan yang benar-benar bersifat prioritas dan mendesak.

Baca Juga: Masyarakat Harus Melek Dampak Serius Bullying, Pengamat Sarankan Upaya Pencegahan Kolektif

Contohnya kebutuhan kerja dan kuliah seperti membeli laptop, peralatan rumah tangga, atau keperluan sekolah anak-anak.

Pertimbangkan kebutuhan bukan hanya sekedar keinginan semata. Paylater dapat memicu perilaku konsumtif, sehingga penting bagi anda untuk menghindari barang yang sebenarnya tidak dibutuhkan. 

  1. Buat rencana anggaran

Sebelum anda memutuskan untuk memakai pay later, pastikan anda mempertimbangkan pendapatan dan pengeluaran yang anda miliki, agar bisa melunasinya. 

Baca Juga: Ramalan Zodiak Besok Sabtu 15 November 2025 Leo, Virgo, Libra, Scorpio: Karier, Keuangan, Cinta, hingga Kesehatan

Persiapkan kemampuan membayar ini dengan menyusun anggaran dana yang tepat untuk dialokasikan untuk membayar tagihan pada setiap tenor yang anda pilih. 

  1. Kontrol limit transaksi

Bagi anda yang memiliki limit besar pada pay later, bukan berarti anda harus memakainya semua. Gunakan sekitar 30-40 persen dari total limit pay later untuk batas aman.

Cara ini dapat membantu anda mencegah pengeluaran berlebih dan menghindari anda dari tekanan finansial.

Batas tersebut juga akan membantu anda agar tetap bisa mengontrol kebutuhan dan menekan kebiasaan belanja konsumtif. 

Baca Juga: Ramalan Shio Besok Sabtu 15 November 2025 untuk Naga, Ular, Kuda, Kambing

  1. Manfaatkan promo

Pay later menawarkan berbagai promo menarik, pelajari cara menggunakan promo secara efektif agar anda semakin untung saat bertransaksi.

Beberapa platform tertentu bahkan ada yang menawarkan cicilan sejumlah 0% sehingga anda tidak perlu membayar bunga tambahan selama masa mencicil tagihan pay later.

  1. Bayar tepat waktu

Membayar tagihan secara tepat waktu dapat menjadi cara aman dalam menggunakan pay later.

Risiko gagal bayar karena keterlambatan hanya akan menambah denda dan bunga sehingga membuat kondisi keuangan anda semakin berat.

Tandai tanggal jatuh tempo dan aturlah pengingat agar anda tidak terlambat membayar.

  1. Hindari banyak platform

Ingat bahwa pay later merupakan solusi bukan pembenaran untuk gaya hidup konsumtif.

Mengurangi kepemilikan akun pay later dapat menahan godaan belanja yang berlebih serta menghindari diri dari risiko lupa untuk membayar tagihan pay later.  

  1. Nonaktifkan paylater

Matikan layanan pay later saat anda sudah tidak membutuhkannya lagi. Langkah ini dapat membantu anda mencegah kegiatan berbelanja yang konsumtif.

Anda bisa mengaktifkannya kembali suatu saat diperlukan untuk kebutuhan yang sifatnya penting dan mendesak.

EDITOR: Hanny Suwindari