← Beranda
Alasan Aisyah Aqilah Mau Hentikan Fitur Langganan Eksklusif
Abdul Rahman• Senin, 19 Oktober 2026 | 06.14 WIB
Aktris Aisyah Aqilah. (Instagram: aisyahaqilahh)

 

JawaPos.com - Aktris Aisyah Aqilah berencana menonaktifkan fitur langganan eksklusif di akun media sosial miliknya. Keputusan tersebut muncul karena ia merasa sudah jarang membagikan konten khusus kepada para penggemar yang telah membayar biaya berlangganan.

Aisyah mengaku masih menggunakan fitur berbayar tersebut sampai sekarang. Namun, belakangan ini ia tidak lagi rutin mengunggah konten di kanal eksklusif sehingga mulai mempertimbangkan untuk menghentikan layanan tersebut.

"Fitur langganan eksklusif? Aku pakai, tapi aku sudah jarang (bikin konten). Aku pengen stop kayaknya," kata Aisyah Aqilah di bilangan Thamrin, Jakarta Pusat.

Aisyah Aqilah merasa tidak enak hati kepada para penggemar yang telah mengeluarkan uang untuk mendapatkan akses ke konten eksklusif, sementara dirinya tidak terlalu aktif memberikan pembaruan.

Baca Juga: Profil Alda Callista, Putri Papua Pertama yang Jadi Juara Miss Indonesia

"Aku sudah jarang nge-post. Kasihan yang sudah bayar," ungkap aktris 23 tahun itu.

Aisyah Aqilah Tak Ingin Mengecewakan Penggemar

Bagi kreator konten dan publik figur, layanan berlangganan eksklusif menjadi salah satu cara untuk membangun hubungan lebih dekat dengan penggemar. Melalui fitur ini, kreator biasanya dapat membagikan unggahan khusus yang tidak tersedia bagi pengguna umum.

Namun, layanan berbayar juga menghadirkan tanggung jawab untuk memberikan konten secara konsisten. Ketika aktivitas unggahan berkurang, pelanggan bisa merasa tidak mendapatkan manfaat sesuai dengan harapan mereka.

Hal ini yang menjadi pertimbangan Aisyah. Alih-alih mempertahankan fitur tersebut, ia justru mempertimbangkan penghentian layanan agar penggemar tidak terus membayar untuk akses yang minim pembaruan.

Fitur Berbayar Jadi Cara Kreator Dekat dengan Penggemar

Fitur langganan eksklusif di media sosial semakin menjadi pilihan bagi publik figur dan kreator untuk membangun komunitas sekaligus memperoleh pendapatan langsung dari pengikut mereka.

Melalui sistem ini, pelanggan biasanya membayar biaya berlangganan untuk mengakses konten tertentu. Bentuk kontennya bergantung pada platform dan kebijakan masing-masing kreator, mulai dari unggahan khusus hingga interaksi yang lebih personal.

Di sisi lain, keberlanjutan layanan tersebut sangat bergantung pada konsistensi kreator dalam menghadirkan konten yang dianggap bernilai oleh pelanggan.

Baca Juga: Alda Callista Cetak Sejarah, Wakil Papua Pertama Juara Miss Indonesia

Karena itu, keputusan Aisyah untuk mempertimbangkan penghentian fitur berbayar menjadi perhatian tersendiri. Ia tidak hanya melihat langganan eksklusif sebagai fasilitas untuk memperoleh dukungan penggemar, tetapi juga mempertimbangkan tanggung jawab kepada mereka yang telah mengeluarkan uang.

EDITOR: Abdul Rahman