← Beranda
Billy Syahputra Persoalkan Beredarnya Rekaman CCTV yang Memperlihatkan Anaknya
Abdul Rahman• Senin, 12 Oktober 2026 | 20.22 WIB
Billy Syahputra. (Instagram: bilsky16)

 

JawaPos.com - Billy Syahputra berencana mengambil langkah hukum menyusul beredarnya rekaman kamera CCTV yang memperlihatkan anaknya di media sosial. Presenter sekaligus komedian itu mempersoalkan penyebaran video tersebut karena melibatkan anak yang masih kecil dan tidak berkaitan langsung dengan persoalan orang dewasa.

Menurut kuasa hukumnya, Fahmi Bachmid, Billy telah menandatangani surat kuasa untuk menindaklanjuti dugaan penyebaran rekaman CCTV tersebut. Langkah hukum yang disiapkan berkaitan dengan Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi (UU PDP).

Persoalan ini bermula dari perseteruan Billy dengan pengelola fasilitas di pantai Dreamland, Bali. Peristiwa tersebut sempat menjadi perbincangan publik, yang dipicu oleh biaya penggunaan toilet sebesar Rp10 ribu. 

Billy mengaku didorong oleh penjaga toilet saat sedang memegangi anaknya. Beredarnya rekaman CCTV diduga sebagai bantahan atau untuk menunjukkan bukti tidak ada aksi dorong sebagaimana sempat disampaikan adik mendiang Olga Syahputra.

Baca Juga: Nopek Novian Ngaku Dibayar 5 Persen Usai Dikaitkan dengan Kasus Penipuan Emas Rp25 Miliar

Billy kini memilih mengalihkan perhatian dari perdebatan mengenai biaya toilet dan aksi dorong. Ia lebih mempersoalkan beredarnya rekaman yang menampilkan anaknya di media sosial.

Kuasa hukum Billy, Fahmi Bachmid, mengatakan kliennya telah memberikan sejumlah bukti berupa foto dan video yang memperlihatkan anaknya dipublikasikan melalui media sosial.

"Saya mendapatkan data, foto, video dari Billy bahwa anaknya di-publish di media sosial. Persoalannya di situ," ujar Fahmi Bachmid.

Menurut Fahmi, keberadaan anak kecil dalam rekaman tersebut menjadi persoalan yang perlu mendapat perhatian tersendiri. Ia menilai, anak yang tidak memahami persoalan orang dewasa seharusnya tidak ikut terseret dalam polemik yang sedang berlangsung.

"Ada seorang anak kecil yang tidak tahu-menahu dengan persoalan orang dewasa, tiba-tiba di-publish," katanya.

Fahmi menegaskan, dirinya tidak ingin terlalu jauh masuk ke dalam perdebatan mengenai kronologi perselisihan antara Billy Syahputra dengan pengelola fasilitas di Dreamland, Bali. Baginya, persoalan tersebut perlu dipisahkan dari kasus baru penyebaran rekaman yang menampilkan anak dari kliennya tanpa disensor.

"Saat dia bercerita, saya tidak terlalu mau masuk, bertanya terlalu jauh atas persoalan kejadian yang sebenarnya. Karena bagi saya itu adalah persoalan manajemen," ujar Fahmi.

Ia menjelaskan, fokus pembahasan dirinya bersama Billy justru mengarah pada konsekuensi atas beredarnya video tersebut, terutama ketika anak yang masih kecil ikut menjadi sorotan di media sosial.

"Ada hal yang paling membuat saya berdiskusi panjang dengan Billy pada saat saya diberikan video," paparnya.

Baca Juga: Nopek Novian Kesal Dikaitkan dengan Kasus Penipuan Investasi Emas Rp25 Miliar

Fahmi Bachmid menekankan bahwa persoalan yang hendak ditindaklanjuti bukan insiden di toilet. "Persoalannya bukan ada di toilet, tapi efek dari akibat (beredarnya rekaman) itu yang saya kaji," kata Fahmi.

EDITOR: Abdul Rahman