← Beranda
5 Fakta Menarik tentang Ariel NOAH yang Kini Genap Berusia 45 Tahun
Abdul Rahman• Rabu, 23 September 2026 | 20.37 WIB
Ariel NOAH. (ANTARA)

 

JawaPos.com - Ariel NOAH genap berusia 45 tahun pada September 2026. Sang musisi telah melewati lebih dari dua dekade perjalanan di industri musik Indonesia, sejak namanya dikenal luas bersama Peterpan hingga menjadi vokalis NOAH.

Lahir di Pangkalan Brandan, Sumatera Utara, pada 16 September 1981, Ariel dikenal bukan hanya karena karakter vokalnya dan menjadi salah satu figur penting dalam perjalanan musik pop-rock Indonesia.

Perayaan ulang tahunnya pada tahun ini menjadi perhatian. Ariel mendapat kejutan dari sejumlah sahabat dengan suasana pesta yang mengambil tema Manchester United. Hadir pula sejumlah teman selebriti di momen ultahnya, termasuk Wulan Guritno, Asri Welas, Desta, Gading Marten, Raffi Ahmad, dan lain-lain.

Di balik popularitasnya, ada sejumlah fakta menarik tentang Ariel NOAH yang mungkin belum diketahui oleh semua orang.

Baca Juga: Sara Wijayanto Gugat Cerai Demian Aditya, Ini Profil dan Perjalanan Kariernya

1. Nama lengkapnya Nazril Irham

Ariel dikenal publik melalui nama panggung yang singkat. Namun, nama lengkapnya adalah Nazril Irham.

Ia lahir pada 16 September 1981 dan merupakan anak bungsu dari tiga bersaudara. Latar keluarganya juga memiliki hubungan dengan Sumatera Barat, sementara Ariel sendiri lahir di Pangkalan Brandan.

Nama Ariel kemudian melekat kuat dengan perjalanan musiknya sejak awal 2000-an.

2. Ariel Bukan Hanya Vokalis, Tapi juga Penulis Lagu

Popularitas Ariel tidak semata-mata dibangun dari penampilan di atas panggung. Ia juga dikenal sebagai penulis lagu.

Kemampuan tersebut membuat Ariel memiliki peran lebih besar dalam proses kreatif musik yang dibawakannya. Lagu-lagu yang dinyanyikan bersama Peterpan maupun NOAH turut memperkuat identitasnya sebagai salah satu vokalis yang bertahan panjang di industri musik Indonesia.

Kariernya pun berkembang ke sejumlah bidang lain. Ariel pernah terlibat dalam dunia akting dan menjadi pengisi suara atau dubber, selain tetap aktif sebagai musisi.

3. Kariernya Bermula dari Peterpan

Sebelum menjadi vokalis NOAH, Ariel lebih dulu dikenal sebagai vokalis Peterpan.

Peterpan dibentuk di Bandung pada 2000. Ariel menjadi salah satu figur utama grup tersebut bersama sejumlah musisi seperti Andika, Indra, Uki, Reza dan Loekman.

Bersama Peterpan, Ariel meraih popularitas besar melalui sejumlah album, di antaranya Taman Langit, Bintang di Surga, Alexandria dan Hari yang Cerah. Album-album tersebut kemudian menjadi bagian penting dari perjalanan musik Ariel sebelum grup itu berkembang menjadi NOAH.

Perubahan nama menjadi NOAH kemudian menandai babak baru dalam perjalanan karier Ariel.

4. Dapat Kejutan Ultah

Di usia 45 tahun, hadiah ulang tahunnya berkaitan dengan hobi masa muda. Salah satu momen menarik dari ulang tahun Ariel ke-45 adalah hadiah berupa Suzuki RGR 150, motor yang merupakan impiannya sejak remaja.

Hadiah tersebut menjadi salah satu kejutan dalam perayaan ulang tahunnya tahun ini diberikan Gading Marten. Momen itu sekaligus memperlihatkan sisi lain Ariel yang masih memiliki ketertarikan pada dunia otomotif.

Perayaan ulang tahun Ariel juga berlangsung bersama orang-orang terdekatnya. Kehadiran sejumlah sahabat dari kalangan selebritas membuat momen tersebut kembali menjadi sorotan publik.

Salah satunya adalah Wulan Guritno yang hadir memberikan kejutan. Momen kebersamaan keduanya kemudian ramai diperbincangkan di media sosial. 

5. Dua Dekade Lebih di Industri Musik

Memasuki usia 45 tahun, Ariel masih menjadi salah satu nama yang lekat dengan perjalanan musik populer Indonesia.

Baca Juga: Sara Wijayanto Gugat Cerai Demian Aditya ke PA Jaksel

Dari Peterpan hingga NOAH, kariernya telah berlangsung sejak sekitar 2000 dan melewati berbagai perubahan di industri musik, mulai dari era penjualan album fisik hingga dominasi platform digital.

Perjalanan panjang tersebut membuat Ariel tidak hanya dikenal sebagai vokalis sebuah band, tetapi juga sebagai salah satu figur yang ikut mewarnai perkembangan musik Indonesia selama lebih dari dua dekade.

EDITOR: Abdul Rahman