JawaPos.com - Persoalan tes kesehatan menjadi salah satu titik panas dalam konflik antara Ruben Onsu dengan Sarwendah terkait akses bertemu anak.
Sarwendah mengakui dirinya memang sempat meminta hasil pemeriksaan kesehatan yang valid dari sang mantan, Ruben Onsu. Dia menegaskan juga telah menjalani pemeriksaan kesehatan sesuai dengan permintaan pihak Ruben.
Polemik mengenai tes kesehatan sebelumnya mencuat dalam proses mediasi terkait perkara gugatan hak asuh anak yang berlangsung di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.
Kuasa hukum Ruben, Minola Sebayang, menyebut pemeriksaan kesehatan menjadi salah satu persoalan yang tidak disejutui karena tidak ada dalam kesepakatan yang tertuang dalam Akta 39.
Baca Juga: Profil Betrand Peto, Penyanyi yang Dikaitkan dengan Dugaan Kekerasan Seksual
Sarwendah memberikan versi berbeda. Ia menilai, dirinya justru telah memenuhi permintaan pemeriksaan kesehatan yang sebelumnya sempat disampaikan oleh Minola.
"Ketika persoalan mengenai tes kesehatan dipertanyakan publik, apakah Anda menunjukkan bukti yang valid? Tidak," kata Sarwendah dalam video diunggah di Instagram.
Menurut Sarwendah, persoalan tersebut justru berkembang menjadi narasi lain ketika dirinya disebut marah-marah di dalam ruang mediasi. Ia membantah gambaran tersebut dan mengatakan dirinya pada saat itu sedang berusaha menunjukkan hasil pemeriksaan kesehatan yang sebelumnya sempat diminta pihak Ruben.
"Justru Anda mengeluarkan narasi yang baru. Anda bilang saya marah-marah kepada Anda di ruang mediasi, padahal saya hanya ingin menunjukkan hasil tes kesehatan saya yang Anda sendiri yang minta," kata Sarwendah ditujukan kepada pengacara Ruben Onsu.
Sebelumnya, pihak Ruben melalui Minola Sebayang sempat menyampaikan bahwa pemeriksaan kesehatan menjadi salah satu syarat yang dipersoalkan dalam sidang mediasi terkait pertemuan Ruben dengan anak.
Minola menyatakan, Akta 39 pascaperceraian tidak mencantumkan syarat kesehatan untuk pertemuan Ruben Onsu dengan anak-anak.
Di sisi lain, pihak Sarwendah menjelaskan bahwa persoalan pemeriksaan tersebut berkaitan dengan kekhawatiran terhadap kesehatan dan keselamatan anak-anak. Polemik ini kemudian menjadi salah satu bagian dari perbedaan pandangan kedua belah pihak dalam sidang mediasi.
Sarwendah menilai, apabila masing-masing pihak memiliki keyakinan terhadap posisi hukumnya masing-masing, pembuktian seharusnya dilakukan melalui pengadilan. Ia pun meminta pihak Ruben Onsu berhenti menjelek-jelekkan dirinya di ruang publik.
"Kalau Anda seyakin itu menang di pengadilan, tidak perlu Anda memframing saya dengan narasi yang tidak benar. Cukup kasih bukti di pengadilan," kata Sarwendah.
Menurut Sarwendah, konflik tersebut tidak hanya berdampak kepada dirinya dan Ruben Onsu. Perseteruan yang terus terjadi di ruang publik juga berpengaruh terhadap anak-anaknya.
"Karena apa yang Anda lakukan sekarang bukan hanya berdampak kepada saya, tapi juga kepada anak-anak saya," katanya mengungkapkan kekecewaan terhadap Minola.
Sarwendah kembali menegaskan permintaannya agar pemeriksaan kesehatan dapat dilakukan oleh Ruben Onsu agar dirinya mendapatkan bukti yang jelas.
Baca Juga: Korban Ceritakan Detik-detik Alami Kekerasan Seksual dari Betrand Peto
"Saya cuma minta satu hal, berikan hasil tes kesehatan yang valid dan saya pun sudah melakukan hasil tes kesehatan sesuai dengan permintaan Pak Minola," tuturnya.
"Sebagai seorang ibu, saya memiliki kewajiban untuk memastikan kesehatan dan keamanan anak-anak saya. Kalau memang itu bukan persoalan, kenapa permintaan itu terus dihindari?," imbuh Sarwendah.