JawaPos.com – Kabar kurang menyenangkan dari Hoshi SEVENTEEN yang tengah menjalani wajib militer. Hoshi mengalami cedera lutut serius saat mengikuti latihan bersama tim pertunjukan Angkatan Darat Korea Selatan. Pemeriksaan medis kemudian menunjukkan bahwa Hoshi mengalami robekan total pada anterior cruciate ligament (ACL).
Hoshi secara langsung menyampaikan kondisi tersebut kepada penggemar melalui Weverse pada 12 September 2026. Ia menjelaskan bahwa cedera terjadi ketika dirinya berlatih bersama Ground Forces performance team.
Setelah menjalani pemeriksaan, dokter mendiagnosis adanya robekan ACL dan Hoshi akan menjalani operasi sebelum memusatkan perhatian pada proses pemulihan.
Hoshi untuk sementara tidak dapat mengikuti sejumlah agenda yang sebelumnya telah dipersiapkan. Ia harus melewatkan penampilan Taekwondo Demonstration Team serta Ground Forces Festival.
Hoshi mengaku kecewa karena sudah berlatih keras dan menantikan kesempatan tampil bersama tim, sekaligus meminta maaf kepada CARAT yang telah menunggu penampilan tersebut.
Menurut laporan Soompi, Hoshi telah menjalani wajib militer sejak September 2025 dan saat ini bertugas sebagai anggota Army Taekwondo Demonstration Team.
Ia dijadwalkan menyelesaikan masa wajib militernya pada 15 Maret 2027. Meski harus beristirahat akibat cedera, Hoshi tetap meminta penggemar memberikan dukungan kepada tim demonstrasi yang tetap menjalankan agenda, termasuk tim yang juga diikuti oleh Woozi.
Dalam pesannya, Hoshi berusaha menenangkan penggemar agar tidak terlalu khawatir. Ia mengatakan akan mendapatkan perawatan yang diperlukan dan fokus memulihkan kondisinya agar dapat kembali dalam keadaan sehat.
Cedera tersebut tentu menjadi tantangan tersendiri bagi Hoshi, terlebih ia sebelumnya aktif menjalani berbagai latihan fisik selama bertugas di militer.
Kabar cedera Hoshi pun membuat penggemar SEVENTEEN memberikan perhatian dan dukungan untuk proses pemulihannya.
Untuk sementara, sang idol harus mengesampingkan agenda penampilan yang telah dipersiapkan dan berkonsentrasi pada kesehatan hingga kondisinya memungkinkan untuk kembali beraktivitas.
***