JawaPos.com - Insiden yang terjadi dalam konser Kotak di Kota Tua pada Minggu (13/9) membuat Tantri merasa perlu memberikan penjelasan kepada para penggemar. Ia menegaskan bahwa tindakan yang mengganggu jalannya pertunjukan tersebut bukan dilakukan oleh Kerabat Kotak.
Kerabat Kotak merupakan sebutan bagi penggemar Kotak yang selama ini menjadi bagian dari perjalanan band tersebut. Karena itu, Tantri tidak ingin insiden yang terjadi di atas panggung berkembang menjadi kesalahpahaman yang memengaruhi hubungan antara Kotak dengan barisan penggemarnya.
Tantri menyampaikan penegasan tersebut setelah konser yang seharusnya menjadi ajang hiburan bersama malah berakhir lebih cepat akibat adanya gas menyengat dilempar dari arah penonton.
"Sampai saat ini saya belum tahu siapa pelaku dan apa tujuannya. Saya berharap penonton yang ikut terkena paparan, termasuk yang dikabarkan sempat pingsan, sudah mendapatkan pertolongan dan tidak mengalami dampak serius," ujar Tantri.
Baca Juga: Profil Kanaya Whu: Vokalis MK9 Bentukan Dedi Mulyadi, Meninggal di Usia 35 Tahun
Ia juga menyayangkan kejadian tersebut karena berlangsung di tengah acara yang terbuka bagi masyarakat. Menurutnya, ruang pertunjukan semestinya menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi siapa pun untuk menikmati musik.
Bagi Tantri, persoalan tersebut tidak seharusnya membuat hubungan Kotak dengan para penggemarnya menjadi renggang. Ia secara khusus meminta Kerabat Kotak di Indonesia tidak merasa tersudutkan akibat ulah oknum yang belum diketahui identitasnya.
"Dan untuk Kerabat Kotak Indonesia, saya tegaskan: bukan Kerabat Kotak yang melakukan hal tersebut," tegas Tantri.
Tantri kemudian mengingatkan pentingnya menjaga suasana konser agar tetap aman dan nyaman. Ia berharap kejadian serupa tidak kembali terjadi dalam pertunjukan Kotak maupun konser musisi lainnya.
"Jangan sampai tindakan oknum merusak hubungan baik yang selama ini terjalin antara Kotak, Kerabat, dan penonton," katanya.
Konser musik, khususnya yang digelar secara terbuka dan melibatkan banyak penonton, membutuhkan kesadaran bersama untuk menjaga keamanan. Penonton diharapkan dapat menikmati pertunjukan tanpa melakukan tindakan yang berpotensi membahayakan orang lain.
Baca Juga: Profil Anthony Xie, Suami Audi Marissa yang Digugat Cerai: Beberapa Tahun Berkarier di Taiwan-China
Tantri menutup pernyataannya dengan harapan agar ruang pertunjukan tetap menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi semua.
"Semoga kejadian seperti ini tidak terulang di panggung mana pun. Mari jaga ruang pertunjukan agar tetap aman dan nyaman untuk semua," tuturnya.