JawaPos.com - Tantri Syalindri mengalami kejadian tidak menyenangkan saat tampil bersama Kotak di Kota Tua. Konser yang semula berlangsung lancar terpaksa dihentikan setelah Tantri terpapar gas menyengat yang dilemparkan oleh oknum penonton.
Kejadian tersebut berlangsung ketika Kotak membawakan lagu ke-9, "Hijaukan Bumi". Menurut Tantri, suasana konser yang digelar terbuka dan gratis untuk masyarakat awalnya berjalan dengan baik.
Namun, kondisi berubah ketika muncul gas tanpa asap dengan bau yang cukup menyengat dari area penonton. Hal tersebut membuat sejumlah penonton langsung berusaha menghindar.
Karena posisi panggung dan barikade cukup berdekatan, Tantri turut terkena paparan. Ia mengatakan gas tersebut membuat saluran pernapasannya terasa sakit hingga mengganggu penampilannya.
Baca Juga: Profil Kanaya Whu: Vokalis MK9 Bentukan Dedi Mulyadi, Meninggal di Usia 35 Tahun
"Karena jarak panggung dan barikade cukup dekat, saya sempat menghirup gas tersebut. Napas terasa sakit dan saya kesulitan bernyanyi," kata Tantri dalam unggahannya di Instagram.
Tantri kemudian menuju area belakang panggung untuk mendapatkan bantuan menggunakan oksigen portable. Setelah kondisinya dirasa memungkinkan, ia kembali ke atas panggung melanjutkan penampilan.
Ia juga sempat mengingatkan penonton agar tidak mengulangi tindakan tersebut demi menjaga keamanan selama konser berlangsung.
Akan tetapi, gangguan kembali terjadi ketika Kotak memasuki lagu berikutnya, "Pelan-Pelan Saja". Kali ini, gas yang dikeluarkan lebih menyengat dan arahnya menuju panggung.
Kondisi Tantri pun semakin memburuk. Ia mengalami sejumlah gejala hingga akhirnya mengambil keputusan untuk menghentikan pertunjukan.
"Saya batuk, muntah, pandangan sempat kabur dan pusing. Akhirnya saya memutuskan menghentikan konser demi keselamatan saya, personel, kru, dan terutama penonton, karena banyak juga anak-anak yang hadir," ujarnya.
Keputusan tersebut diambil Tantri bukan semata-mata karena kondisi dirinya. Ia mempertimbangkan keselamatan seluruh pihak yang berada di area pertunjukan, termasuk penonton yang datang bersama anak-anak.
Insiden ini menjadi perhatian karena konser musik yang seharusnya menjadi ruang hiburan justru terganggu oleh tindakan seseorang yang hingga kini belum diketahui identitasnya.
Baca Juga: Profil Anthony Xie, Suami Audi Marissa yang Digugat Cerai: Beberapa Tahun Berkarier di Taiwan-China
Tantri mengaku belum mengetahui siapa pelaku maupun alasan di balik tindakan tersebut. Ia juga berharap para penonton yang ikut terkena paparan, termasuk mereka yang dikabarkan sempat pingsan, telah mendapatkan pertolongan medis.
Kejadian ini sekaligus menjadi pengingat bahwa keamanan penonton dan pengisi acara merupakan bagian penting dalam penyelenggaraan konser terbuka.