JawaPos.com - Kabar Kangen Band dinyatakan bubar terasa sangat mengejutkan bagi Andika Mahesa.
Vokalis grup musik Kangen Band tersebut mengaku baru mengetahui kabar hal ini melalui media sosial dan belum mendapat penjelasan secara langsung mengenai persoalan internal yang membuat Dodhy akhirnya memutuskan mengumumkan pembubaran.
Andika mengaku masih belum memahami alasan di balik keputusan Dodhy tersebut. Terlebih, Dodhy menyebut adanya kezaliman sebagai salah satu persoalan serius yang melatarbelakangi pembubaran Kangen Band.
Menurut Andika, istilah tersebut justru membuatnya bertanya-tanya. Ia mengaku tidak mengetahui persoalan seperti apa yang dimaksud oleh Dodhy.
Baca Juga: Dodhy Kangen Band Bentuk Band Baru Setengah 12, Sebut sebagai 'Skoci' agar Tetap Bisa Berkarya
Kebingungan Andika semakin besar karena ia merasa tidak melihat adanya masalah serius ketika terakhir kali bertemu dengan Dodhy dan personel Kangen Band lainnya.
Andika mengatakan, dirinya baru bertemu dengan Dodhy dan anggota Kangen Band lainnya beberapa hari lalu sebelum kabar pembubaran muncul. Pertemuan tersebut berlangsung saat mereka tampil bersama di Hong Kong.
Karena itu, Andika memilih tidak buru-buru mengambil kesimpulan. Ia ingin mendengar secara langsung penjelasan dari seluruh personel sebelum menentukan sikap mengenai masa depan band yang telah membesarkan namanya tersebut.
“Gua belum tahu maksudnya. Tunggu saja nanti dari pihak manajemen dan pihak-pihak terkait. Harus ketemu sama personel yang lain dulu,” ujar Andika saat dikonfirmasi, Sabtu (12/9).
Baca Juga: Profil Anthony Xie, Suami Audi Marissa yang Digugat Cerai: Beberapa Tahun Berkarier di Taiwan-China
Andika Mahesa Terbang ke Jakarta
Andika memastikan persoalan tersebut akan dibicarakannya bersama personel Kangen Band lainnya. Ia bahkan berencana terbang ke Jakarta untuk bertemu secara langsung dengan teman-temannya di Kanden Band.
Menurut Andika, pertemuan tersebut sangat penting agar persoalan internal tidak hanya dilihat dari satu sudut pandang. Ia ingin seluruh pihak duduk bersama dan membicarakan apa yang sebenarnya terjadi.
“Besok kita ketemuan sama anak-anak Kangen Band, gua terbang ke Jakarta. Memang harus duduk bareng,” katanya.
Bagi Andika, pembubaran sebuah grup yang telah lama berjalan tentu tidak bisa disikapi secara sepihak. Apalagi, ia mengaku baru saja menjalani aktivitas bersama personel Kangen Band tanpa melihat adanya persoalan besar.
“Gua menyikapinya, sabar saja dulu sampai mendengar semua dari para personel seperti apa. Gua harus menanyakan, nggak bisa secara sepihak,” kata Andika.
Dengan demikian, kabar bubarnya Kangen Band masih menyisakan sejumlah pertanyaan. Salah satunya mengenai persoalan yang disebut Dodhy sebagai kezaliman dan bagaimana pandangan personel lain terhadap masalah tersebut.
Baca Juga: Kenapa Kangen Band Bubar? Dodhy Ungkap Kezaliman yang Dipendam Selama Ini
Pertemuan para personel Kangen Band di Jakarta menjadi momen penting untuk mengetahui apakah keputusan pembubaran tersebut benar-benar final atau masih akan dibicarakan kembali.