JawaPos.com - Juicy Luicy menyampaikan permintaan maaf kepada para penonton setelah batal manggung dalam festival musik XYZ Liveground di Batam, Kepulauan Riau.
Polemik batal manggung pada tanggal 5 September 2026 tersebut sebelumnya memicu kekecewaan para penonton sekaligus menuai perdebatan di media sosial. Pihak penyelenggara dan Juicy Luicy kemudian memberikan penjelasan dari sudut pandangnya masing-masing.
Dalam klarifikasinya, Juicy Luicy menegaskan bahwa mereka memahami posisi para penggemar yang telah membeli tiket dan datang dengan harapan dapat menyaksikan dapat penampilan mereka secara langsung.
"Kami mengerti kekecewaan para penggemar yang telah membeli tiket untuk menonton kami. Untuk mereka, maaf yang sedalam-dalamnya dari lubuk hati kami," tulis Juicy Luicy di Instagram.
Baca Juga: Cerai! Anthony Xie-Audi Marissa Sepakat Berikan Seluruh Aset ke Anak
Permintaan maaf tersebut disampaikan meski band asal Bandung itu tetap mempertahankan keputusan untuk tidak berangkat ke Batam setelah terjadi persoalan terkait pemenuhan sejumlah kebutuhan perjalanan dan biaya bagasi.
Juicy Luicy juga menyampaikan permintaan maaf secara lebih luas atas sikap maupun ucapan yang mungkin dianggap kurang pantas selama polemik tersebut berlangsung.
"Kami jauh sekali dari sempurna sebagai manusia, sehingga seringkali terucap kata-kata dan terdapat perilaku kami yang kurang pantas. Untuk itu, dengan segala kerendarahan hati, kami juga meminta maaf," ujar mereka.
Namun, Juicy Luicy mempertanyakan apakah seluruh konsekuensi yang muncul setelah pembatalan penampilan harus menjadi tanggung jawab mereka.
Polemik ini memang berkembang cukup besar di media sosial. Penonton sebelumnya mempertanyakan ketidakhadiran Juicy Luicy, sementara pihak penyelenggara menjelaskan bahwa persoalan muncul ketika rombongan menghadapi kebutuhan biaya tambahan untuk kelebihan bagasi di bandara.
Juicy Luicy dalam klarifikasinya membenarkan masalah kelebihan bagasi sebagai masalah serius, di samping sejumlah persoalan lain yang muncul. Juicy Luicy memilih tidak berangkat karena khawatir biaya kelebihan bagasi tidak dibayarkan. Apalagi angkanya mencapai Rp 64 juta.
"Bagaimana mungkin kami percaya bahwa penyelenggara akan membayarkan angka yang sangat besar tersebut setelah kami dibohongi berkali-kali Karena itu kami memutuskan untuk tidak pergi ke Batam di hari Sabtu itu," paparnya.
Di tengah situasi tersebut, Juicy Luicy mengungkap bahwa mereka juga menghadapi dampak lain setelah kasus tersebut ramai.
"Kami yang berniat baik hati untuk tidak memperpanjang masalah ini malah mendapatkan ujaran kebencian, peretasan, dan teror yang entah siapa melakukannya," kata Juicy Luicy.
Band tersebut kemudian memilih mengambil langkah yang cukup berbeda terkait sisa pembayaran dari penyelenggara.
Juicy Luicy menyatakan tidak ingin menikmati sisa pembayaran tersebut. Mereka berencana mengalihkan seluruh dana itu untuk membantu masyarakat yang membutuhkan di Batam.
"Kami pun tidak berniat untuk menikmati sisa pembayaran penyelenggara, maka dari itu, kami akan menyumbangkan 100 persen dana tersebut kepada orang-orang yang membutuhkan di Batam, buktinya akan kami sertakan apabila telah selesai dilakukan," ungkap mereka.
Langkah tersebut menjadi salah satu bagian penting dari klarifikasi Juicy Luicy setelah polemik pembatalan manggung. Band itu sekaligus menyatakan ingin menutup persoalan dengan mengambil pelajaran dari kejadian yang mereka alami.
"Kami tidak akan berhenti berkarya," tegas Juicy Luicy.
Menariknya, di tengah kontroversi tersebut, Juicy Luicy tetap menjalankan aktivitas musik mereka dengan merilis single berjudul "Baik Hati".
Mereka menyebut, perilisan lagu tersebut tetap dilakukan meski kondisi yang dihadapi tidak ideal.
"Kami tidak akan berhenti berkarya, single kami Baik Hati telah dirilis hari ini walaupun dengan kondisi yang tidak ideal seperti seharusnya," tulis mereka.
Baca Juga: Dituduh Netizen Mau Lepas Tanggung Jawab Terhadap Anak, Ini Jawaban Audi Marissa
Bagi Juicy Luicy, polemik di Batam menjadi pengalaman yang mereka anggap sebagai pelajaran penting dalam perjalanan karier.
"Biarkan ini menjadi pelajaran mahal buat kami, doakan agar kami bisa menjadi lebih baik lagi," tandasnya.