JawaPos.com - Keputusan Audi Marissa tidak mengambil hak asuh anak dalam proses perceraiannya dengan Anthony Xie memunculkan beragam asumsi di kalangan netizen. Salah satunya, Audi dituding ingin lepas dari tanggung jawab sebagai ibu.
Tudingan tersebut langsung dibantah oleh kuasa hukum Audi Marissa, Ryan Iswara. Menurut Ryan, keputusan mengenai hak asuh tidak bisa dijadikan ukuran untuk menilai seberapa besar tanggung jawab Audi terhadap anaknya.
Ryan menegaskan, Audi tetap menjalankan perannya sebagai ibu meski hak asuh anak berada di tangan Anthony Xie.
"Nggak seperti itu (lepas tanggung jawab). Dia itu ibu yang baik," tegas Ryan Iswara saat ditemui di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (10/9).
Baca Juga: Kronologi LP Aris terhadap Endah Fitrianingsih dan Malik Bawazier atas Dugaan Perzinaan
Ia menjelaskan, Audi tetap terlibat secara langsung dalam berbagai kebutuhan anak. Mulai dari mengantar anak ke sekolah hingga memastikan kebutuhan sehari-hari terpenuhi dengan baik.
"Audi tetap ngantar anaknya ke sekolah, tetap ngasih makan anaknya. Dia tetap bertanggung jawab sama anaknya," lanjut Ryan.
Bantah Audi Marissa Ingin Hidup Bebas Tanpa Anak
Selain dituding ingin melepaskan tanggung jawab, Audi Marissa juga disebut netizen sengaja menyerahkan hak asuh kepada Anthony Xie karena ingin memiliki kebebasan lebih besar dalam menjalani kehidupan setelah perceraian.
Ryan secara tegas membantah anggapan tersebut. "Nggak begitu. Saya yakin dia nggak kayak gitu," kata Ryan.
Menurutnya, keputusan mengenai hak asuh anak merupakan bagian dari kesepakatan dua orang tua dan tidak otomatis salah satu pihak jadi kehilangan peran dalam hal pengasuhan anak.
Baik Audi Marissa maupun Anthony sama-sama memiliki tanggung jawab yang sama sebagai orang tua meski nantinya status mereka tidak lagi sebagai pasangan suami istri.
Ryan memastikan Audi Marissa dan Anthony Xie akan tetap menerapkan pola pengasuhan bersama atau co-parenting pascaperceraian.
Dalam pola tersebut, kedua orang tua tetap terlibat dalam kehidupan anak meski tinggal terpisah. Fokusnya bukan lagi hubungan sebagai pasangan, melainkan bagaimana kebutuhan dan kepentingan anak tetap menjadi prioritas.
Baca Juga: Aris Ancam Putar Video Dugaan Perzinaan Endah Fitrianingsih dan Malik Bawazier
Dengan demikian, keputusan mengenai hak asuh tidak serta-merta membuat Audi kehilangan peran sebagai seorang ibu. Ia tetap dapat terlibat dalam pendidikan, kebutuhan sehari-hari, hingga berbagai aktivitas anak.