← Beranda
DJ Katty Butterfly Tetap Dipaksa Tampil di Kelab Malam Bandung Padahal Kondisinya Drop
Abdul RahmanSabtu, 5 September 2026 | 02.06 WIB
Jumpa pers DJ Katty Butterfly soal pengalaman tak mengenakkan dialaminya dari salah satu kelab malam di Bandung. (Abdul Rahman/JawaPos.com)

 

JawaPos.com - DJ Katty Butterfly mengalami kondisi kesehatan menurun saat hendak tampil di salah satu kelab malam di Bandung, Jawa Barat, pada 9 April 2026. Meski sudah tiba di Bandung untuk memenuhi tanggung jawab pekerjaan, kondisi sang DJ justru semakin drop sehingga tidak memungkinkan untuk tampil.

Kejadian tersebut menjadi perhatian setelah adanya sejumlah komentar di media sosial DJ Katty dan mulai ramai diperbincangkan netizen. 

Pihak manajemen dan DJ Katty kemudian memberikan klarifikasi mengenai apa yang sebenarnya terjadi pada malam tersebut.

Ika, perwakilan dari manajemen DJ Katty Butterfly, mengatakan bahwa Katty sebenarnya sudah berangkat ke Bandung meski kala itu dalam kondisi kurang sehat. Mereka tetap memutuskan berangkat karena ingin menjalankan pekerjaan secara profesional.

Baca Juga: Audi Marissa Gugat Cerai Anthony Xie Karena Orang Ketiga? Begini Kata Pengacaranya

"Kami ada event di Bandung di salah satu club pada 9 April 2026. Katty dan kami berangkat memang sudah dalam kondisi kurang enak badan," kata Ika dalam jumpa pers di bilangan Lebak Bulus Jakarta Selatan, Jumat (4/9).

Setibanya di Bandung, manajemen memberikan kesempatan kepada Katty  untuk beristirahat sejenak sembari mempersiapkan diri sebelum tampil. Akan tetapi, kondisi kesehatan DJ Katty justru semakin memburuk pada  malam itu.

Menurut Ika, berbagai upaya sudah dilakukan agar Katty bisa tetap menjalankan pekerjaannya. Namun, kondisi fisik sang DJ tidak memungkinkan untuk melanjutkan aktivitas.

"Kami sudah paksakan sebisa mungkin, cuma tidak bisa. Saya paham event harus tetap berjalan, tapi balik lagi ini masalah kesehatan talent kami," ujarnya.

Dalam situasi tersebut, Ika mengaku memilih memprioritaskan kesehatan Katty. Manajemen memberikan penjelasan ke pihak klub bahwa Katty tidak dapat tampil dan meminta bantuan untuk membawa sang DJ ke rumah sakit.

Namun, menurut keterangan manajemen, permintaan tersebut tidak berjalan mulus. Pihak klub disebut masih meminta Katty untuk tetap tampil meski kondisinya sedang tidak sehat.

Bahkan, muncul opsi agar road manager Katty yang mengambil alih penampilan, sementara Katty tetap berada di sampingnya supaya para tamu dapat melihat kehadirannya.

Bagi manajemen, opsi tersebut sangat berisiko karena kondisi Katty sedang tidak memungkinkan untuk mengikuti kegiatan apa pun yang berkaitan dengan penampilan mengingat kondisinya tengah drop.

"Saya bilang nggak mungkinlah. Kalau nanti kenapa-kenapa malah bahaya," kata Ika.

Manajemen kembali meminta ke pihak club agar Katty dibawa ke instalasi gawat darurat (IGD) rumah sakit terdekat. Permintaan tersebut akhirnya disanggupi dan mereka dijemput menuju rumah sakit.

Akan tetapi, menurut Ika, perjalanan menuju rumah sakit kembali berubah arah. Katty dibawa menuju club dengan alasan petinggi club ingin memastikan secara langsung kondisi sang DJ.

"Kami OTW ke rumah sakit. Tapi dalam perjalanan kami dipaksa untuk ke club dengan alasan manajemen mereka harus lihat benar nggak sakit," ungkap Ika.

Sesampainya di club, kondisi Katty sangat lemah akibat adanya permasalahan pada lambung dan sangat tidak memungkinkan untuk tampil. Namun, permintaan agar DJ Katty naik ke atas panggung tetap muncul.

Baca Juga: Sejumlah Momen Romantis Audi Marissa dan Anthony Xie Selama Masa Pernikahan

Situasi tersebut bahkan membuat Katty sangat sedih dan terpukul. Ia mengaku sangat sedih sampai mau menangis atas perlakuan kurang manusiawi yang dialaminya.

"Aku tetap diminta perform, mau didatangkan dokter biar bisa perform," ungkap DJ Katty.

EDITOR: Abdul Rahman