← Beranda
Sarwendah Merasa Lucu Ruben Onsu Minta Audit Nafkah Anak
Abdul RahmanKamis, 20 Agustus 2026 | 18.14 WIB
Artis Sarwendah. (Instagram: sarwendah29)

 

JawaPos.com - Upaya mediasi antara Sarwendah dan Ruben Onsu terkait gugatan hak asuh anak yang bergulir di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan berakhir tanpa kesepakatan alias mediasi dinyatakan gagal. 

Kedua belah pihak masih bertahan pada prinsip dan pandangan mereka masing-masing, termasuk mengenai nafkah, biaya pemeliharaan anak, dan pembagian waktu bertemu anak.

Mediasi semakin tidak menemukan titik temu setelah pihak Sarwendah mengajukan sejumlah syarat jika Ruben Onsu mau bertemu anaknya, termasuk mengajukan syarat surat keterangan yang menunjukkan kondisi kesehatan Ruben Onsu.

Adapun Ruben Onsu meminta dilakukan audit terhadap penggunaan nafkah sebesar Rp 200 juta lebih setiap bulan yang selama ini diberikan untuk kebutuhan anak. Permintaan tersebut kembali disampaikan saat proses mediasi dilaksanakan.

Baca Juga: Hayden Panettiere Meninggal Mendadak, Perjalanan Hidupnya Penuh Perjuangan

Terkait permintaan audit oleh pihak Ruben Onsu, Sarwendah melalui kuasa hukumnya, Chris Sam Siwu, menegaskan tidak keberatan. Meski begitu, ia menganggap permintaan tersebut tidak wajar untuk sebuah keluarga.

“Lucu ya. Audit itu kan biasanya untuk perusahaan, untuk karyawan. Kalau yang mereka lakukan ini untuk kehidupan anak. Misalnya anak makan bakso di pinggir jalan lalu diminta bon bakso, ini menurut saya agak nggak lazim,” ujar Chris Sam Siwu.

Meski menganggap permintaan tersebut tidak lumrah, pihak Sarwendah memastikan tidak keberatan jika harus memberikan pertanggungjawaban terkait penggunaan uang nafkah anak. Chris menyebut, kliennya memiliki bukti tentang biaya yang telah dikeluarkan Sarwendah untuk kebutuhan anak-anak.

“Tapi kami siap untuk menyampaikan pertanggungjawaban dengan memberikan laporan terkait biaya yang pernah diberikan,” tegas Chris.

Menurut Chris, Sarwendah tidak masalah apabila penggunaan nafkah anak yang diberikan Ruben Onsu ingin diperiksa. Ia memastikan seluruh bukti pengeluaran masih tersedia, meski cara tersebut dianggap kurang lazim dalam konteks pemenuhan kebutuhan anak.

“Klien kami tidak keberatan. Klien kami nggak ada masalah karena semua buktinya ada meskipun agak kurang lazim,” tuturnya.

Baca Juga: Mediasi Ruben Onsu- Sarwendah Gagal, Minola Sebayang: Pihak Sana Tidak Mau Merealisasikan Akta 39

Chris kemudian melontarkan pernyataan bernada tantangan.  Jika pihak Ruben meminta audit dilakukan terhadap nafkah, biaya pemeliharaan maupun pendidikan anak, pihak Sarwendah justru menantang dilakukan pemeriksaan terhadap kondisi kesehatan Ruben Onsu.

“Yang lazim sebenarnya adalah audit kesehatan buat kami ya. Kalau dia minta audit nafkah atau biaya pemeliharaan dan pendidikan itu, kita juga minta audit kesehatan kepada klien Bang Minola,” ujar Chris.

EDITOR: Abdul Rahman