JawaPos.com - Aktris Hayden Panettiere meninggal dunia di usia 36 tahun setelah ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri di sebuah kediaman di Greenville, South Carolina, Amerika Serikat, Minggu (16/8) waktu setempat.
Petugas kepolisian dan tim layanan medis darurat tiba di lokasi setelah menerima laporan tentang adanya seorang perempuan yang tidak sadarkan diri sekitar pukul 13.51 waktu setempat. Perempuan tersebut kemudian diketahui merupakan Hayden Panettiere.
Informasi mengenai kondisi terakhir bintang Heroes, Nashville, dan Scream itu terungkap setelah rekaman komunikasi petugas saat menangani kejadian tersebut diperoleh media.
Dalam rekaman tersebut, petugas terdengar membicarakan kemungkinan overdosis serta serangan jantung. Namun, hingga kini belum ada keterangan resmi yang memastikan bahwa overdosis menjadi penyebab kematian Panettiere.
Baca Juga: Profil Putri Juficha, Miss Earth Indonesia 2025 yang Meninggal di Usia Muda
Departemen Kepolisian Greenville bersama Kantor Koroner Kabupaten Greenville masih melakukan penyelidikan. Polisi juga menegaskan bahwa penyelidikan awal tidak menemukan indikasi tindak kejahatan maupun kondisi mencurigakan di lokasi kejadian.
Seorang kenalan Panettiere diketahui menjadi pihak yang menghubungi layanan darurat melalui panggilan 911.
Kantor Koroner Kabupaten Greenville kemudian memberikan informasi lebih lanjut mengenai kondisi Panettiere ketika petugas tiba. Ia disebut mengalami henti jantung dan langsung mendapatkan tindakan resusitasi jantung tingkat lanjut dari tim medis.
Namun, upaya tersebut tidak berhasil. Panettiere kemudian dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 14.32 waktu setempat.
Koroner juga mengungkapkan bahwa Panettiere ditemukan tidak sadarkan diri di tempat tinggal sementaranya. Otopsi terhadap jenazahnya telah dilakukan pada Senin (17/8).
Hasil awal otopsi tidak menemukan tanda-tanda trauma yang dapat menyebabkan kematian. Meski demikian, penyebab dan cara kematian Panettiere masih menunggu hasil pemeriksaan serta studi tambahan.
“Penyebab dan cara kematian masih menunggu penyelidikan lebih lanjut dan penyelesaian studi tambahan,” demikian keterangan Kantor Koroner Kabupaten Greenville,.dilansir dari People.
Di tengah penyelidikan tersebut, sumber mengatakan bahwa Narcan ditemukan di lokasi kejadian. Narcan atau nalokson merupakan obat yang digunakan untuk membalikkan efek overdosis opioid dalam kondisi darurat.
Temuan tersebut menjadi salah satu bagian yang tengah menjadi perhatian dalam penyelidikan. Meski demikian, keberadaan Narcan di lokasi tidak dengan sendirinya membuktikan bahwa Panettiere mengalami overdosis opioid.
Kematian Panettiere menjadi kabar duka bagi dunia hiburan. Ia dikenal luas sejak masih muda dan telah membangun karier panjang di industri televisi dan film Amerika Serikat.
Panettiere mengawali karier aktingnya dengan tampil dalam opera sabun One Life to Live pada 1994. Namanya kemudian semakin dikenal setelah memerankan karakter Claire Bennet dalam serial populer Heroes.
Selain Heroes, Panettiere juga membintangi serial Nashville serta terlibat dalam franchise film Scream. Perjalanan kariernya membuat ia menjadi salah satu aktris yang cukup dikenal oleh penonton televisi dan film Hollywood.
Baca Juga: Mengenang Putri Juficha, Aktif Suarakan Isu Lingkungan, Sedih Sekali Saat Banjir Terjadi di Sumatera
Panettiere meninggalkan seorang putri bernama Kaya, yang kini berusia 11 tahun. Kaya merupakan anak dari hubungan Panettiere dengan mantan tunangannya, petinju asal Ukraina Wladimir Klitschko.
Hingga saat ini, penyelidikan terkait kematian Hayden Panettiere masih berlangsung. Pihak berwenang belum mengungkap penyebab pasti kematiannya.