JawaPos.com - Sinden cilik Savia Aulia Rahmawati menjadi salah satu penampil yang berhasil mencuri perhatian dalam perayaan HUT ke-81 Republik Indonesia di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (17/8). Dengan mengenakan kebaya putih dan bermodalkan suara merdunya, Savia tampil penuh percaya diri di hadapan Presiden Prabowo Subianto, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, dan para tamu undangan.
Savia Aulia tampil bersama sejumlah anak berbakat dari berbagai daerah dalam sebuah pagelaran seni. Salah satu penampilan yang paling mengundang perhatian terjadi ketika Savia dan anak-anak lainnya menyanyikan lagu Tanah Airku bersama penyanyi Shanna Shannon.
Momen tersebut berlangsung penuh haru. Lagu nasional yang dibawakan dengan penuh penghayatan membuat suasana di Istana Merdeka menjadi emosional. Sejumlah tamu undangan bahkan sampai terlihat meneteskan air mata ketika menyaksikan penampilan Savia dkk.
Di antara para penampil, sosok Savia menjadi sorotan tersendiri. Ia terlahir tanpa kaki kiri dan tangan kiri. Namun, keterbatasan fisik tersebut tidak menghalanginya untuk mengasah potensi dan bakat serta menunjukkan kemampuan bernyanyi dan menyinden di atas panggung bergengsi.
Baca Juga: Profil Putri Juficha, Miss Earth Indonesia 2025 yang Meninggal di Usia Muda
Penampilan Savia di Istana Merdeka sekaligus menjadi gambaran bagaimana bakat dan kepercayaan diri dapat melampaui keterbatasan. Dengan penuh semangat, ia membawakan lagu-lagu daerah dan nasional bersama anak-anak Indonesia lainnya.
Perjalanan Savia Aulia Menjadi Sinden Cilik
Savia Aulia Rahmawati lahir di Tangerang pada 5 Desember 2011. Sejak kecil, dia sudah memiliki ketertarikan terhadap dunia tarik suara. Bernyanyi di hadapan keluarga maupun teman-temannya menjadi salah satu aktivitas yang sangat disukainya sejak usia dini.
Minat tersebut tumbuh dengan sangat baik mengingat ia berada di lingkungan keluarga yang dekat dengan budaya. Ibundanya berasal dari Yogyakarta, sedangkan sang ayah berasal dari Padang. Di rumah, Savia cukup akrab dengan lagu-lagu Jawa yang kemudian ikut membentuk ketertarikannya terhadap seni tradisional.
Kemampuan menyinden Savia bahkan banyak dipelajarinya secara otodidak. Ia mengasah kemampuannya dengan menonton berbagai tayangan di YouTube. Dari sana, Savia mempelajari sejumlah langgam dan tembang Jawa yang tidak mudah dibawakan oleh penyanyi seusianya.
Beberapa tembang yang dikuasainya antara lain Jenang Gulo, Ngidam Sari, hingga Macapat Asmarandana. Bakat alaminya kemudian semakin berkembang setelah mendapat bimbingan dari Ibu Natalia, guru vokal di sekolahnya yang juga berprofesi sebagai sinden.
Latihan yang dilakukan secara konsisten membuat kemampuan Savia Aulia semakin matang. Ia kemudian mulai mendapat kepercayaan tampil dalam berbagai acara. Salah satunya tampil di pementasan wayang kulit yang menghadirkan dalang Ki Warseno Slank di Solo.
Dari panggung-panggung tersebut, perjalanan Savia Aulia perlahan terus berkembang. Dia tidak hanya tampil di acara berskala kecil, tetapi juga dipercaya menjadi bagian dari pagelaran seni dalam peringatan HUT ke-81 RI di Istana Merdeka, Jakarta.
Prestasi Savia Aulia
Selain dikenal karena kemampuan menyinden, Savia Aulia juga telah mengoleksi sejumlah prestasi. Berdasarkan informasi yang tercantum di akun Instagram pribadinya, @savia_sinden_cilik, dia pernah meraih sejumlah penghargaan.
Beberapa di antaranya adalah Juara 1 Talenta Gadis 2026, Juara 1 Sahabat Istimewa In Action 2025, dan Juara 1 Inklusi Land.
Baca Juga: Aksi Protes Warga Parung Panjang Bisa Lebih Besar Jika Truk Tambang Tak Ditangani Serius
Prestasi tersebut menjadi bagian dari perjalanan Savia Aulia dalam mengembangkan bakatnya sebagai penyanyi sekaligus sinden cilik. Penampilannya di Istana Merdeka pada peringatan HUT ke-81 RI pun menjadi salah satu panggung penting dalam perjalanan kariernya ke depan.
Sosok Savia Aulia menunjukkan bahwa panggung seni dapat menjadi ruang bagi siapa saja untuk berkarya. Dengan suara emas, semangat, dan kepercayaan diri, sinden cilik asal Tangerang itu berhasil meninggalkan kesan mendalam bagi banyak orang dalam perayaan kemerdekaan Indonesia.