JawaPos.com - DJ senior Indonesia, Bobby Suryadi, kembali menunjukkan eksistensinya di industri musik elektronik Tanah Air. Setelah tiga dekade berkarya, Bobby resmi merilis album terbaru bertajuk Echoes of the Heart yang menghadirkan 9 lagu dengan sentuhan produksi modern.
Album ini menjadi kelanjutan perjalanan musikal Bobby setelah sebelumnya merilis Infinite Rhythm of Life pada 2025. Kali ini, dia menawarkan karya yang lebih eksploratif namun tetap mempertahankan karakter musik yang selama ini melekat pada dirinya.
Bagi Bobby, musik bukan sekadar rangkaian nada, melainkan perjalanan yang terus bergerak mengikuti perubahan zaman. Oleh karena itu, dia memilih tidak terjebak pada nostalgia meski pengalaman panjang selama 30 tahun menjadi bagian penting dalam proses kreatifnya.
"Musik bagi saya adalah perjalanan tanpa henti. Setiap era punya energi sendiri, dan tugas saya adalah menjaga energi itu tetap hidup," ujar Bobby Suryadi dalam keterangan resminya.
Baca Juga: Truk Tambang Parung Panjang Berulah Lagi, Anak ABG Jadi Korban
Semangat tersebut terasa dalam album Echoes of the Heart. Bobby memadukan elemen-elemen musik yang membentuk perjalanan kariernya dengan pendekatan produksi yang lebih kekinian. Hasilnya, album tersebut tetap memiliki nuansa yang akrab bagi pendengar lama, namun menawarkan warna baru bagi generasi yang lebih muda.
"Saya tidak ingin sekadar bernostalgia. Album ini adalah cara saya menyampaikan bahwa musik lama bisa hidup berdampingan dengan semangat baru," kata Bobby.
Tak hanya mengandalkan kekuatan musikalnya sendiri, Bobby juga menggandeng sejumlah kolaborator dalam album tersebut. Nama Michelle, Rachel B, Ricard, Iriana, dan Alicia turut terlibat untuk memberikan warna berbeda pada sejumlah karya di dalamnya.
Secara keseluruhan, Echoes of the Heart berisi sembilan trek. Album tersebut dibuka dengan "Can You Feel It", kemudian dilanjutkan "Toxic Love", "Tired of Loving You", "Broken Love", "Longing in the Dark", "Letting You Go", "Alone", dan "Shining Bright". Perjalanan album lantas ditutup melalui lagu "Forever Free".
Kehadiran album ini juga mempertegas posisi Bobby sebagai salah satu DJ senior yang tetap produktif di tengah perubahan lanskap musik elektronik. Ia dikenal telah aktif sejak era 1990-an, tampil di berbagai panggung, serta ikut mendorong perkembangan komunitas DJ di Indonesia.
Pengalaman panjang tersebut membuat Bobby memiliki kemampuan untuk membaca energi audiens sekaligus menyesuaikan musikalitasnya dengan perkembangan zaman. Dari panggung klub hingga festival, konsistensinya menjadi salah satu bagian dari perjalanan musik elektronik Indonesia.
Bobby melihat pengalaman masa lalu bukan sebagai alasan untuk berhenti berkarya. Sebaliknya, perjalanan panjang tersebut menjadi modal untuk terus menciptakan sesuatu yang baru.
Baca Juga: Penertiban Truk Tambang Parung Panjang Hanya Bertahan 1 Hari, Netizen Sentil Keras Rudy Susmanto
"Album Echoes of the Heart adalah undangan untuk merasakan perjalanan saya, dari awal hingga sekarang. Musik adalah bahasa hati, dan saya ingin gema itu terus terdengar," tutur Bobby.
Sembilan lagu dalam album Echoes of the Heart kini sudah tersedia di berbagai platform digital. Album tersebut terasa spesial karena menjadi penanda perjalanan Bobby Suryadi selama 30 tahun berkarya.