JawaPos.com - Penyanyi solo pop-punk asal Warwickshire, Inggris, Josh Holmes, resmi merilis single terbaru berjudul “Say Yes" wedding version. Lagu tersebut menjadi pembuka sekaligus single perdana dari proyek akustiknya, The Bali Sessions (Acoustic EP), yang berisi empat lagu.
Berbeda dari versi original yang lebih enerjik, “Say Yes" versi wedding version hadir dengan aransemen akustik yang lebih lembut, hangat, dan intim. Josh Holmes mengemas lagu ini untuk menghadirkan nuansa romantis yang cocok menemani berbagai momen spesial mulai dari pernikahan, lamaran, hingga perayaan hubungan yang semakin matang.
Pemilihan format wedding version bukan sekadar perubahan aransemen. Bagi Josh Holmes, lagu tersebut menjadi bagian dari perjalanan kreatif yang sangat personal. Ia ingin menghadirkan lagu “Say Yes” dalam bentuk yang lebih sederhana agar pesan tentang cinta dan komitmen terasa semakin dekat dengan pendengar.
Nama Josh Holmes sebelumnya dikenal lewat musik pop-punk yang mendapat pengaruh dari sejumlah band seperti Simple Plan, Blink-182, dan Busted. Menariknya, ia membangun karier secara independen tanpa sokongan label maupun promotor besar.
Baca Juga: Film Horor Urang Bunian Angkat Legenda Mistis dari Sumatera, Tayang 17 September 2026
Meski demikian, perjalanan musiknya terus berkembang. Karya-karya Josh Holmes telah meraih ratusan ribu streams dan mendapat perhatian dari BBC Introducing. Popularitasnya juga semakin terasa di Indonesia setelah ia berhasil menjual habis tiket konser headline di Jakarta pada Mei 2026 hanya dalam waktu lima hari.
Hubungan Josh Holmes dengan Indonesia, khususnya Bali, kemudian menjadi bagian penting di balik lahirnya The Bali Sessions. Sejumlah materi dalam proyek tersebut, termasuk proses kreatif lagu “Last First Kiss”, mulai dikerjakan ketika ia berada di Pulau Dewata.
Suasana Bali memberikan ruang bagi Josh Holmes untuk mengeksplorasi sisi musik yang lebih personal. Ketenangan lingkungan, atmosfer malam, serta pengalaman berada jauh dari rutinitas menjadi inspirasi untuk mengolah kembali sejumlah lagu dengan pendekatan yang lebih raw dan jujur.
“Saya mulai menulis dan mengerjakan ulang Say Yes saat berada di Bali. Ada sesuatu dari suasana di sana. Ketenangan, cahaya bulan, dan perasaan hadir sepenuhnya yang membuat saya ingin menyederhanakan lagu ini dan membuatnya lebih intimate,” ujar Josh Holmes.
Menurut Josh, versi wedding dari lagu tersebut menggambarkan cinta yang tenang sekaligus penuh kepastian. Ia pun berharap lagu Say Yes versi wedding version dapat menjadi soundtrack bagi siapa saja yang tengah merayakan komitmen bersama orang terkasih.
“Versi wedding lagu ini berbicara tentang cinta yang tenang dan pasti. Cinta yang membuatmu menatap seseorang dan langsung tahu. Saya berharap orang-orang bisa menggunakannya untuk momen spesial mereka, baik itu pernikahan, lamaran, atau sekadar mengucapkan ‘ya’ kepada orang yang terasa seperti rumah,” tuturnya.
Josh Holmes juga menyebut The Bali Sessions sebagai salah satu proyek paling personal dalam perjalanan bermusiknya. Empat lagu yang dikemas dalam format akustik tersebut menjadi cara baginya untuk membagikan pengalaman dan fase kehidupan yang ia jalani kepada pendengar.
"EP The Bali Sessions adalah cara saya membagikan babak hidup itu kepada semua orang. Lagu-lagu akustik ini adalah karya paling personal yang pernah saya rilis sejauh ini,” kata Josh.
Baca Juga: Harusnya Horror, Debut Reza Arap yang Ending-nya Bikin Nangis
Setelah lagu Say Yes versi wedding version, Josh Holmes dijadwalkan juga akan merilis Perfect, cover lagu milik Simple Plan, pada 4 September 2026. Berikutnya, versi akustik Last First Kiss akan menyusul bakal dirilis pada 25 September 2026.
Seluruh rangkaian tersebut akan ditutup dengan perilisan mini album The Bali Sessions (Acoustic EP) yang berisi empat lagu di dalamnya. EP tersebut bakal dirilis pada 18 Oktober 2026.