JawaPos.com - Kisah cinta Anita Wing Lee dan Tim Muttoo menjadi perhatian banyak orang setelah momen pernikahan mereka viral di media sosial. Pernikahan mereka mendapat sorotan setelah terdapat perbedaan fisik cukup kontras dan cara mereka dalam memaknai cinta.
Anita memiliki tinggi sekitar 5 kaki 4 inci atau sekitar 163 cm, sedangkan Tim hanya 4 kaki atau sekitar 122 cm. Perbedaan fisik tersebut nyatanya tidak menghalangi keduanya untuk membangun mahligai rumah tangga.
Dilansir dari People.com, Anita dan Tim Muttoo resmi menikah pada 21 Juni di Gereja St. Andrew, Kanada. Sejumlah unggahan pernikahan mereka di Instagram yang memperlihatkan perbedaan tinggi badan tersebut bahkan telah ditonton lebih dari 100 juta kali.
Namun, perhatian publik terhadap pasangan ini bukan semata-mata karena perbedaan tinggi badan. Kisah Anita dan Tim Muttoo.justru menarik karena Anita pernah mengaku tidak pernah memasukkan kriteria tinggi badan ketika berdoa untuk mendapatkan pasangan hidup.
Baca Juga: Eks Karyawan Ungkap Tugas Tak Biasa dari Richard Lee: Carikan Rumah untuk Cewek hingga Transfer Uang
Anita Tak Pernah Berdoa Menikah dengan Pria Tinggi
Anita mengaku selama ini memiliki gambaran tentang pasangan yang diinginkannya. Ia bahkan sempat membayangkan sosok pria yang lebih tinggi darinya.
Idealnya, Anita ingin memiliki pasangan yang sekitar 5 inci lebih tinggi sehingga dirinya tetap bisa mengenakan sepatu hak tanpa membuat pasangannya terlihat lebih pendek.
Meski demikian, tinggi badan ternyata tidak pernah benar-benar masuk dalam daftar kriteria penting yang ia cari.
Menurut Anita, ada hal lain yang jauh lebih menentukan dalam memilih pasangan, seperti karakter, kepribadian, iman, kebaikan, serta cara orang itu memperlakukan dirinya dan orang lain.
Ketika semakin mengenal Tim Muttoo, Anita justru menemukan banyak kualitas yang selama ini ia cari. Hanya saja, ada satu hal yang tidak sesuai dengan bayangannya.
"Dia tidak tinggi," ujar Anita dalam unggahan media sosialnya.
Anita kemudian menyadari bahwa selama ini ia memang tidak pernah secara khusus meminta kepada Tuhan untuk mendapatkan pasangan yang tinggi.
Awal Pertemuan Anita dan Tim Muttoo
Kisah Anita dan Tim ternyata bermula jauh sebelum keduanya menjadi pasangan. Mereka sama-sama pernah bekerja di Afrika Timur pada 2012 silam.
Namun, keduanya baru bertemu secara langsung sembilan tahun kemudian, tepatnya pada 2021, ketika menghadiri pesta ulang tahun seorang teman di Toronto.
Saat pertemuan tersebut, Anita sempat menyadari bahwa kaki Tim Muttoo terlihat menjuntai dari kursinya. Meski demikian, dia tidak menjadikan perbedaan tinggi badan sebagai sesuatu yang perlu dipikirkan.
Anita bahkan hanya beranggapan Tim Muttoo kemungkinan merupakan orang baik karena dia berteman dengan orang-orang yang juga dikenalnya.
Hubungan mereka kemudian semakin dekat ketika kembali bertemu di Ontario. Kesamaan ketertarikan terhadap perjalanan pekerjaan dan kemanusiaan membuat keduanya semakin sering berkomunikasi. Dari sana , perasaan mulai tumbuh.
Tim Muttoo Lebih Dulu Menaruh Hati
Tim ternyata lebih dulu memiliki perasaan terhadap Anita. Ia berharap kedekatan mereka tidak berhenti hanya sebatas persahabatan.
Di tengah perasaannya yang semakin kuat, Tim bahkan kerap berdoa meminta petunjuk tentang apa yang harus dilakukan terkait perasaannya kepada Anita.
Sementara itu, Anita masih memiliki keraguan. Ia mengaku selama ini membayangkan dirinya memiliki pasangan yang lebih tinggi. Karena itu, hubungan romantis dengan pria yang secara fisik lebih pendek darinya bukanlah sesuatu yang pernah dia bayangkan.
Namun, semakin mengenal Tim Muttoo, Anita mulai melihat bahwa kualitas seseorang tidak dapat diukur hanya dari penampilan fisik. Pandangan tersebut perlahan mengubah cara Anita melihat hubungan mereka.
Cinta Bukan Sekadar Penampilan
Dalam perjalanan mengenal Tim, Anita akhirnya menyadari bahwa hal-hal yang jauh lebih penting dalam suatu hubungan justru bukan berada di sisi penampilan fisik.
Ia melihat hati, karakter, jiwa, kebaikan, iman, serta cara Tim memperlakukan orang lain sebagai kualitas yang membuatnya jatuh hati.
"Yang benar-benar penting adalah bagian dalamnya. Hati, jiwa, kebaikan, cara mereka memperlakukan Anda dan orang lain," tulis Anita.
Kisah mereka kemudian berkembang dari persahabatan menjadi hubungan romantis hingga akhirnya berujung pada pernikahan.
Bagi Anita dan Tim, perbedaan tinggi badan bukan sesuatu yang perlu disembunyikan. Sebaliknya, mereka menjadikannya bagian dari perjalanan cinta yang ingin dibagikan kepada orang lain.
Baca Juga: Luna Maya Hemat Rp 1,6 Juta Saat Belanja, Ternyata Ini Rahasianya
Keduanya berharap kisah tersebut dapat mengingatkan bahwa sosok pasangan hidup terkadang hadir dalam bentuk yang sama sekali tidak sesuai dengan bayangan seseorang.
Dan bagi Anita, justru di situlah kejutan terbaik dari perjalanan cintanya.