← Beranda
Sinopsis My Chef in Crime, Serial Thriller Kriminal Kuliner Pertama di Indonesia
Abdul RahmanKamis, 6 Agustus 2026 | 17.53 WIB
Jumpa pers My Chef in Crime, series thriller kriminal kuliner pertama di Indonesia. (Abdul Rahman/JawaPos.com)

 

JawaPos.com - VISION+ kembali memperkuat deretan konten orisinalnya dengan menghadirkan My Chef in Crime, serial yang diklaim sebagai thriller kriminal kuliner pertama di Indonesia. Mengusung konsep yang belum banyak dieksplorasi di industri hiburan Tanah Air, serial ini menggabungkan misteri pembunuhan, dunia kuliner, dan drama emosional dalam satu alur cerita yang penuh kejutan.

Berbeda dari serial kriminal pada umumnya, My Chef in Crime menjadikan dapur bukan sekadar latar cerita. Teknik memasak, pemilihan bahan makanan, hingga penyajian hidangan justru menjadi elemen penting dalam proses penyelidikan. Setiap detail kuliner berpotensi menjadi petunjuk yang mengarahkan penyidik untuk mengungkap pelaku di balik sebuah pembunuhan.

Disutradarai Sondang Pratama, serial ini terdiri dari 8 episode dengan durasi sekitar 35 menit untuk setiap episodenya. Ceritanya memadukan genre thriller, investigasi kriminal, drama keluarga, serta sentuhan romansa yang berkembang perlahan atau slow-burn romance.

Cerita serial My Chef in Crime berpusat pada Rama, seorang chef berbakat yang hidupnya berubah drastis setelah dituduh menjadi pelaku utama dalam kasus kematian rival lamanya. Demi membersihkan namanya, Rama memanfaatkan keahlian memasaknya untuk menelusuri fakta-fakta yang tersembunyi di balik setiap hidangan.

Baca Juga: Mary Rivera, Pemeran Nenek Ned di Film Spider-Man: No Way Home Meninggal Dunia

Metode investigasi Rama yang tidak biasa menarik perhatian Detektif Vita, mantan kekasihnya yang kini menangani kasus tersebut. Pertemuan kembali keduanya membuka jalan bagi kerja sama yang dipenuhi ketegangan sekaligus emosi, saat mereka mengurai satu per satu petunjuk yang tersimpan di balik dunia kuliner.

Penyelidikan tersebut kemudian membawa Rama dan Vita pada jaringan kejahatan yang jauh lebih besar. Mulai dari dugaan penyelundupan rempah ilegal, perdagangan manusia, hingga rahasia kelam keluarga yang selama bertahun-tahun tersimpan rapat menjadi bagian dari teka-teki yang harus mereka pecahkan.

Seiring berjalannya cerita, My Chef in Crime tidak hanya menyajikan misteri pembunuhan. Setiap episode menghadirkan konflik keluarga, dinamika hubungan antartokoh, serta berbagai plot twist yang membuat alur cerita semakin sulit ditebak. Ketegangan investigasi juga dipadukan dengan humor dan momen emosional sehingga memberikan pengalaman menonton yang lebih berwarna.

Serial ini dibintangi Roy Sungkono sebagai Rama dan Sintya Marisca sebagai Detektif Vita. Deretan pemain lainnya seperti Sarah Felicia, Jeremie Tobing, Ajeng Fauziah, hingga Sarah Sechan turut memperkuat cerita dengan karakter yang memiliki peran penting dalam mengungkap misteri di balik setiap kasus.

CEO V+Short sekaligus Executive Producer My Chef in Crime, Clarissa Tanoesoedibjo, mengatakan serial My Chef in Crime sebenarnya diadaptasi dari franchise asal Thailand. Kendati demikian tim produksi Thailand memulainya lebih awal, series versi Indonesia ditayangkan lebih awal.

"Produksi Thailand itu belum jalan sampai hari ini. Mereka sudah produksi, tapi belum airing. Jadi, kami menjadi tim yang pertama dan negara yang pertama yang rilis," ujar Clarissa Tanoesoedibjo dalam jumpa pers di bilangan Semanggi, Jakarta, Rabu (5/8).

Baca Juga: Masalah Ruben Onsu-Sarwendah Melebar ke Isu Perselingkuhan, Nanda Persada Menyayangkan

Menghadirkan perpaduan investigasi kriminal dengan dunia kuliner, My Chef in Crime menawarkan pengalaman baru bagi pencinta serial misteri. Setiap bumbu, resep, hingga teknik memasak bukan hanya memperkaya visual cerita, tetapi juga menjadi bagian dari teka-teki yang mengajak penonton ikut menebak siapa dalang di balik rangkaian pembunuhan.

Serial My Chef in Crime dijadwalkan mulai tayang secara eksklusif di VISION+ mulai 14 Agustus 2026.

EDITOR: Abdul Rahman