JawaPos.com - Konflik antara Ruben Onsu dan Sarwendah kembali menjadi sorotan publik setelah keduanya sama-sama mengungkap rekaman kamera CCTV yang memperlihatkan pertengkaran di dalam rumah.
Langkah saling membongkar rekaman tersebut menuai perhatian, termasuk dari manajer artis Nanda Persada yang menilai tindakan itu berpotensi memberikan dampak buruk bagi anak-anak mereka.
Perselisihan yang sebelumnya berfokus pada persoalan hak asuh dan nafkah anak kini semakin melebar ke ruang publik. Rekaman CCTV yang diunggah masing-masing pihak memperlihatkan versi berbeda terkait peristiwa yang terjadi saat keduanya masih tinggal serumah.
Awalnya, pihak Ruben Onsu melalui kuasa hukumnya memperlihatkan potongan rekaman CCTV untuk membantah pernyataan Sarwendah yang sebelumnya menyebut dirinya tidak pernah berbicara negatif tentang Ruben di depan anak-anak dan selalu berusaha membahas persoalan rumah tangga jauh dari pendengaran dan penglihatan mereka.
Baca Juga: Artis Sinetron Sali Irsalina Laporkan Dugaan Penganiayaan oleh Sang Kekasih
Melalui rekaman tersebut, Ruben ingin menunjukkan bahwa pertengkaran yang terjadi saat itu berlangsung cukup keras hingga terdengar oleh semua penghuni rumah, termasuk anak-anak. Rekaman itu kemudian dijadikan bagian dari upaya Ruben untuk membantah narasi yang sempat disampaikan mantan istrinya di podcast Denny Sumargo.
Tak lama berselang, Sarwendah memberikan respons dengan mengunggah rekaman CCTV berdurasi lebih panjang. Dalam video tersebut, percakapan yang terjadi terdengar lebih lengkap sehingga menurut Sarwendah dapat memberikan konteks utuh tentang penyebab pertengkaran.
Dalam rekaman CCTV versi Sarwendah, perselisihan dipicu oleh pembahasan mengenai rencana pindah rumah. Tak hanya itu, juga terdengar Sarwendah menyinggung dugaan perselingkuhan yang dikaitkan dengan Ruben Onsu, sehingga konflik keduanya semakin menjadi perhatian publik.
Melihat perkembangan tersebut, manajer artis Nanda Persada menyayangkan keputusan kedua belah pihak memilih saling bongkar rekaman CCTV ke ruang publik. Menurutnya, langkah tersebut justru berisiko memperpanjang polemik dan memperburuk situasi.
"Untuk apa sih ditayangkan kayak gitu? Akhirnya jadi balas-balasan kayak begini kan. Saling berbalas dan efeknya pasti buruk buat anak-anak. Itu sudah pasti," kata Nanda Persada.
Nanda juga mempertanyakan tujuan dari saling membuka rekaman tersebut. Menurutnya, jika yang ingin dipertahankan adalah reputasi atau nama baik, maka cara tersebut bukanlah langkah yang tepat, terlebih proses perceraian Ruben dan Sarwendah sudah selesai.
"Kalau mau menang-menangan reputasi, nama baik, menurut aku ini bukan tempat yang tepat karena sudah lewat perceraiannya. Apa yang mau dibuktikan?," ujarnya.
Ia menilai setiap pasangan suami istri pasti pernah memiliki kekurangan dan kesalahan selama menjalani rumah tangga. Maka dari itu, membuka kembali konflik lama ke publik dinilai tidak akan memberikan manfaat bagi siapa pun.
"Setiap orang pasti punya kekurangan, punya kelebihan. Aku yakin nggak ada pasangan yang nggak punya salah. Pasti masing-masing punya kekurangan, punya salah, dan sudah lewat juga, kan sudah cerai," katanya.
Baca Juga: Masalah Ruben Onsu-Sarwendah Melebar ke Isu Perselingkuhan, Nanda Persada Menyayangkan
Nanda berharap perhatian kedua belah pihak kini lebih difokuskan pada kepentingan anak-anak. Karena sengketa yang saat ini sedang berjalan berkaitan dengan masalah hak asuh anak, dia menyarankan sebaiknya fokus ke jalur hukum saja tanpa harus mengungkap persoalan pribadi ke hadapan publik.
"Kita pikirin dampak yang paling terbaik untuk anak-anak seperti apa. Kalau memang substansinya tentang perebutan hak asuh anak ya konsentrasi di situ saja, di jalur hukum saja. Mungkin ada hal-hal yang tidak perlu diungkapkan ke publik, sebaiknya menahan diri gitu untuk kebaikan bersama," sarannya.