JawaPos.com - Perseteruan antara Sarwendah dengan Ruben Onsu kembali memanas setelah kuasa hukum Ruben Onsu, Minola Sebayang, membongkar video yang memperlihatkan pertengkaran hebat untuk tujuan membantah pernyataan Sarwendah soal tidak pernah bertengkar di depan anak-anak.
Sarwendah kini memberikan penjelasan terkait konteks di balik video rekaman CCTV tersebut. Menurut dia, video yang kini beredar luas di media sosial bukan berangkat dari persoalan sepele, melainkan dipicu oleh perbedaan pendapat terkait rencana kepindahan rumah setelah masa sewa hunian mereka di kawasan Pondok Indah akan berakhir.
Sarwendah juga menegaskan kemarahannya dalam video yang beredar merupakan akumulasi dari berbagai persoalan yang telah lama dipendam selama masa pernikahan.
Dalam penjelasannya melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, Sarwendah mengatakan dirinya mengusulkan agar keluarganya kembali menempati rumah lama karena kondisi keuangan pada saat itu sedang tidak baik. Namun, usulan tersebut ditolak karena Ruben Onsu disebut telah menyewa apartetemen atau hotel selama satu bulan dengan biaya sekitar Rp 120 juta.
Baca Juga: Rumah Tangganya dengan Malik Bawazier Diisukan Retak, Begini Kata Cut Keke
"4 Maret 2024. Video ini berawal saat masa sewa rumah di Pondok Indah akan berakhir. Karena kondisi keuangan saat itu, saya mengusulkan agar kami kembali ke rumah lama. Namun, saat itu saya diberitahu bahwa sudah disewa apart-hotel selama satu bulan dengan biaya sekitar Rp120 juta," tulis Sarwendah.
Menurut Sarwendah, dana sebesar itu seharusnya dapat diprioritaskan untuk kebutuhan anak-anak atau rumah. Ia juga mengaku sempat meminta agar jadwal kepindahan diundur dari 8 Maret menjadi 12 Maret karena anak-anak masih menjalani masa liburan.
Sarwendah kemudian meminta nomor kontak pihak marketing agar bisa membantu mengurus perubahan jadwal kepindahan. Namun, permintaan itu tidak dikabulkan oleh Ruben sehingga perbedaan pendapat semakin memanas.
Sarwendah mengatakan, perbedaan tentang jadwal kepindahan dan permintaan untuk menghubungi pihak marketing akhirnya memicu perdebatan. Situasi jadi semakin memanas ketika, menurut pengakuannya, Ruben Onsu membanting pintu hingga percakapan suami-istri ini berubah menjadi pertengkaran.
"Perbedaan soal jadwal pindah dari tanggal 8 ke 12 dan permintaan saya untuk menghubungi pihak marketing akhirnya memicu perdebatan. Di tengah pembicaraan tersebut, suasana memanas. Beliau membanting pintu dan percakapan berubah menjadi pertengkaran," ucapnya.
Ia menegaskan kemarahan yang terlihat dalam video bukan semata-mata karena persoalan pindah rumah. Emosinya memuncak karena merupakan luapan berbagai persoalan yang selama bertahun-tahun dipendam. Salah satunya terkait dugaan perselingkuhan berulang dilakukan Ruben Onsu sejak 2017.
"Di situlah emosi saya akhirnya meledak. Kemarahan yang terlihat di video bukan muncul karena persoalan tanggal pindah semata, melainkan akumulasi dari banyak hal yang selama 11 tahun tidak pernah benar-benar bisa saya sampaikan," akunya.
Sejak pertengkaran hebat itu, Ruben Onsu meninggalkan rumah dan tidak pernah kembali. Sampai akhirnya, pasangan ini memilih bercerai.
"Sejak kejadian itu, beliau meninggalkan rumah dan tidak pernah kembali. Itu adalah konteks masalah di video tersebut. Video yang saya bagikan hari ini bukan untuk membuka luka lama, tetapi untuk memberikan konteks atas satu-satunya momen ketika, setelah 11 tahun memendam semuanya sendirian, saya akhirnya tidak sanggup lagi," katanya.
Dalam pernyataan yang sama, Sarwendah memohon agar konflik yang terjadi antara dirinya dengan Ruben Onsu tidak menyeret anak-anak. Ia meminta publik tidak melibatkan ketiga buah hatinya dalam polemik yang kini menjadi perhatian publik luas.
"Satu permohonan saya, apa pun yang terjadi di antara kami, jangan libatkan anak-anak. Ini semua kesalahan saya. Saya pernah mencintai, saya pernah percaya, saya pernah memperjuangkan keluarga ini dengan segenap hati dan ternyata saya salah," pintanya.
Baca Juga: Pelapor Diintimidasi Pihak Malik Bawazier Usai Laporkan Kasus Perzinaan
Sebelumnya, kuasa hukum Ruben Onsu, Minola Sebayang, memperlihatkan video pertengkaran sebagai bantahan atas pernyataan Sarwendah yang menyebut dirinya selalu berusaha menghindari pertengkaran di depan anak-anak dalam podcast di kanal YouTube Denny Sumargo.
Menurut pihak Ruben, insiden pertengkaran dalam video diketahui dan didengar oleh anak-anak serta semua orang yang berada di dalam rumah pada saat kejadian berlangsung.