← Beranda
JTBC Rilis Deretan Drama Bertabur Bintang untuk 2026-2027, Andalkan Jun Ji Hyun dan Kim Hee Ae
Leni Setya WatiMinggu, 2 Agustus 2026 | 16.59 WIB
deretan aktor jtbc (x @kdramakopi)

 

 

JawaPos.com – JTBC merilis deretan drama dan program varietas yang akan mengisi paruh kedua 2026 hingga 2027. Menurut laporan Dispatch, stasiun televisi tersebut berharap sederet konten bertabur bintang mampu mempertahankan daya saing di tengah proses restrukturisasi perusahaan yang tengah berlangsung.

Drama "Final Table", serial bertema kuliner yang mengisahkan persaingan para chef untuk memperebutkan gelar koki terbaik Korea.

Aktor Ahn Hyo Seop didapuk sebagai pemeran utama dan diharapkan menjadi daya tarik utama drama tersebut. Setelahnya, JTBC akan menghadirkan "God's Bead", drama fantasi sageuk yang dibintangi Ahn Bo Hyun dan disutradarai Jung Dae Yoon, sosok di balik kesuksesan drama "Reborn Rich".

Sebelum resmi tayang, "God's Bead" telah lebih dulu mencuri perhatian setelah diundang ke Festival Cannes International Series ke-9.

Dispatch melaporkan bahwa Ahn Bo Hyun bersama tim produksi hadir di Cannes sebagai perwakilan drama tersebut, menandai tingginya ekspektasi terhadap proyek fantasi ini.

JTBC juga telah menyiapkan dua drama besar lainnya. Kim Hee Ae akan membintangi "Gold Digger", yang mengangkat kisah seorang perempuan sukses paruh baya yang menjalin hubungan dengan pria lebih muda di tengah saling curiga akan motif masing-masing.

Sementara itu, Jun Ji Hyun akan kembali ke layar kaca lewat "Human X Gumiho", drama yang dijadwalkan tayang pada paruh pertama 2027. Serial tersebut juga diperkuat oleh Ji Chang Wook, Cha Joo Young, dan Hwang In Youp.

TBC turut menghadirkan pembaruan dengan kembalinya sejumlah program populer, seperti "Love War", "Han Moon Chul's Black Box Review", "Talk Reporter 25 Hours", "Divorce Cool-off Camp", dan "The Swindlers". Selain itu, acara akhir pekan "Knowing Bros" tetap mengudara setiap Sabtu, sedangkan "Please Take Care of My Refrigerator" mempertahankan slot Minggu.

Pengumuman lineup ini datang di tengah kondisi finansial JTBC yang menjadi sorotan. Menurut Dispatch, bulan lalu perusahaan menyatakan gagal membayar pinjaman sekuritisasi senilai 20,6 miliar won, sehingga mengajukan proses rehabilitasi perusahaan.

JTBC juga mengajukan Autonomous Restructuring Support Program sebelum proses rehabilitasi dimulai. Program tersebut semula berakhir pada 30 Juli, namun pengadilan memutuskan memperpanjang masa berlakunya selama satu bulan.

Meski menghadapi tantangan keuangan, JTBC menunjukkan komitmennya untuk terus menghadirkan drama dan program hiburan berkualitas sebagai strategi mempertahankan kepercayaan penonton.

 

***

EDITOR: Novia Tri Astuti