← Beranda
Dibintangi Fedi Nuril, Film Bapakmu Kiper Angkat Kisah Hubungan Ayah-Anak yang Merenggang
Abdul RahmanJumat, 31 Juli 2026 | 07.15 WIB
Film Bapakmu Kiper. (istimewa)

 

 JawaPos.com - Bapakmu Kiper merupakan film drama keluarga yang memadukan renggang hingga hangatnya hubungan ayah dan anak dengan semarak sepak bola antarkampung (tarkam).

Trailer filmnya yang baru saja dirilis memperlihatkan perjalanan emosional antara Warto dan putranya, Dino, yang telah lama terpisah oleh luka masa lalu. Hubungan keduanya yang sempat merenggang secara perlahan mulai menemukan titik temu ketika mereka dipertemukan kembali dalam atmosfer pertandingan tarkam yang penuh semangat, kekonyolan, dan kebersamaan.

Alih-alih menyajikan drama keluarga yang berat, film Bapakmu Kiper memilih pendekatan yang ringan dan dekat dengan kehidupan masyarakat Indonesia. Film ini mengangkat berbagai sisi khas sepak bola kampung. Mulai dari tingkah pemain, ulah suporter, hingga berbagai kejadian unik di lapangan yang dibalut humor segar. Di balik kelucuannya, tersimpan pesan tentang pentingnya memaafkan dan memberi kesempatan kedua.

Film ini menjadi proyek produksi mandiri pertama Entelekey Sinema Indonesia, rumah produksi yang berada di bawah naungan Entelekey Media Indonesia (EMI). Penyutradaraan dipercayakan kepada Ody Harahap, yang sebelumnya dikenal lewat film-film komedi seperti Kapan Kawin?, Sweet 20, dan Orang Kaya Baru. Sementara naskah skenarionya ditulis oleh Titien Wattimena, Aaron Hart, bersama tim Katatinut.

Baca Juga: Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan

Selain menghadirkan konflik emosional antara ayah dan anak, film ini juga menampilkan visual pertandingan tarkam yang riuh dan penuh warna sebagai latar utama cerita.

Deretan pemain ikut memperkuat film ini. Mereka adalah Fedi Nuril, Ali Fikry, Tanta Ginting, Augie Fantinus, Vidi Bule, Neysa Chandria, Ochi Manan, Arnold Kobogau, Lucky Moniaga, Djaitov Tigor, Chrismanto Eka Prastio, Rian Reza, Dwi Yabes, Didi Murs, Mahmud Jabrik, hingga Joko Nugroho.

Fedi Nuril, pemeran karakter Warto, mengaku cerita film ini terasa sangat dekat dengan kehidupan banyak keluarga Indonesia. Menurutnya, hubungan antara ayah dan anak laki-laki sering kali dipenuhi rasa sayang yang sulit diungkapkan dengan cara yang tepat.

"Apa yang dialami karakter Warto dan Dino di film ini mungkin banyak dialami anak laki-laki dan ayahnya. Apalagi saya sendiri punya tiga anak laki-laki, jadi memahami posisi Warto. Di balik ketidakakurannya itu sebenarnya hanyalah ketidakmampuan seorang ayah untuk menunjukkan rasa cinta dan kasih sayang yang besar dengan benar saja," kata Fedi Nuril.

"Cerita tentang kedekatan emosional yang dipadukan dengan dunia sepak bola antarkampung saya rasa akan menyentuh hati banyak keluarga Indonesia. Film ini lucu, hangat, dan sangat membumi," imbuh Fedi Nuril.

Sementara itu, Ali Fikry selaku pemeran Dino mengatakan, karakter yang dibawakannya bukan sekadar anak yang marah kepada ayahnya. Menurutnya, Dino menggambarkan seseorang yang menunggu perubahan dari sosok ayah sebelum akhirnya berani membuka hati dan kembali percaya.

"Buat aku, Dino bukan cuma soal anak yang marah sama bapaknya. Ini soal gimana rasanya nunggu seseorang berubah, dan akhirnya belajar buat percaya lagi. Seru banget bisa bawa emosi itu di tengah keseruan tarkam yang kocak," kata Ali Fikry.

Baca Juga: Profil Sadie Sink, Aktris yang Bersinar Terang Usai Terlibat dalam Film Spider-Man: Brand New Day

Direktur Utama Entelekey Sinema Indonesia sekaligus produser eksekutif, Garnet Geraldine, menjelaskan bahwa film Bapakmu Kiper dibuat untuk menghadirkan hiburan yang bukan hanya mengundang tawa, tapi juga meninggalkan kesan emosional bagi penonton.

"Bapakmu Kiper lahir dari keinginan kami membuat film yang bikin penonton ketawa, tapi juga pulang dengan hati yang hangat dan lapang. Kami percaya banyak keluarga Indonesia punya cerita serupa. Sepak bola tarkam bisa jadi cara paling sederhana buat menceritakannya," ujar Garnet.

EDITOR: Abdul Rahman