JawaPos.com – Pencapaian finansial terbesar HYBE dalam sejarah perusahaan pada kuartal kedua 2026. Dikutip dari Dispatch, agensi tersebut mengumumkan berhasil membukukan pendapatan sebesar 1,45 triliun won dengan laba operasional mencapai 170,9 miliar won, menjadikannya kuartal paling sukses sejak perusahaan berdiri.
Rekor tersebut sekaligus menandai tonggak baru bagi HYBE. Untuk pertama kalinya, pendapatan kuartalan perusahaan melampaui angka 1 triliun won, sementara laba operasional juga menembus 100 miliar won, mencerminkan pertumbuhan bisnis yang semakin kuat di berbagai sektor hiburan.
Kontribusi terbesar berasal dari konser yang menghasilkan 647,7 miliar won, disusul penjualan album dan musik sebesar 326,8 miliar won.
Sementara itu, divisi merchandise dan lisensi turut menyumbang 310,6 miliar won, menunjukkan tingginya permintaan penggemar terhadap produk resmi para artis HYBE.
Di balik pencapaian tersebut, BTS menjadi penggerak utama. Album penuh kelima mereka, "ARIRANG", yang dirilis pada 20 Maret lalu berhasil menduduki peringkat pertama penjualan album CD dan vinil di Amerika Serikat.
Kesuksesan itu berlanjut lewat tur dunia "ARIRANG" yang mencakup 88 konser di 23 negara dan wilayah, sekaligus melahirkan fenomena ekonomi penggemar yang dikenal dengan istilah "BTSnomics" melalui proyek The City.
Tak hanya BTS, sederet artis HYBE juga menyumbang performa impresif sepanjang kuartal ini. TXT, ENHYPEN, &TEAM, BOYNEXTDOOR, TWS, dan KORTIS sama-sama mencetak status million seller.
Di sisi lain, KATSEYE sukses membawa pulang tiga penghargaan di 2026 American Music Awards, sementara lagu "Animal" menembus peringkat keempat Spotify Daily Top Songs US.
LE SSERAFIM, ILLIT, dan KATSEYE juga memperpanjang popularitas lewat single kolaborasi "Iconic by Mistake" yang bertahan selama lima pekan di tangga lagu Billboard Hot 100.
Aktivitas konser HYBE pun terus meningkat. Selama paruh pertama 2026, sebanyak 12 artis HYBE telah menggelar total 119 pertunjukan, dan perusahaan memperkirakan jumlah tersebut akan melonjak dengan lebih dari 200 konser yang dijadwalkan berlangsung pada paruh kedua tahun ini.
Pencapaian tersebut memperkuat posisi HYBE sebagai salah satu perusahaan hiburan terbesar di industri musik global.
***