← Beranda
Kata Minola, Ruben Onsu Juga Diminta Bayar Kartu Kredit Sarwendah Tanpa Ada Rincian Jelas
Abdul RahmanSelasa, 28 Juli 2026 | 19.01 WIB
Pengacara Minola Sebayang. (Istimewa)

 

JawaPos.com - Ruben Onsu melalui kuasa hukumnya, Minola Sebayang, mengungkapkan adanya persoalan terkait transparansi penggunaan kartu kredit Sarwendah yang selama ini diklaim digunakan untuk memenuhi kebutuhan ketiga anaknya.

Menurut pihak Ruben, ia rutin diminta untuk menanggung separuh dari total tagihan setiap bulan oleh Sarwendah tanpa pernah menerima rincian lengkap atas transaksi tersebut.

Minola menjelaskan, selama ini permintaan pembayaran dari Sarwendah dengan alasan seluruh pengeluaran itu berkaitan dengan kebutuhan anak-anak. Ruben disebut tidak pernah menolak untuk memenuhi kewajibannya sebagai seorang ayah, bahkan secara konsisten membayar bagian yang diminta setiap bulannya.

"Tiap bulan Ruben dimintakan setengah dari seluruh pemakaian kartu kredit di bulan itu oleh S. Alasannya untuk anak-anak," kata kuasa hukum Ruben Onsu, Minola Sebayang.

Baca Juga: Profil Santyka Fauziah, Kekasih Sule yang Didoakan Nathalie Holscher Segera Menikah

Namun, persoalan muncul ketika Ruben meminta penjelasan terkait rincian penggunaan dana tersebut. Menurut Minola, Ruben Onsu hanya menerima informasi berupa total nominal yang harus dibayarkan, tanpa memperoleh rincian tagihan maupun daftar transaksi yang telah dilakukan Sarwendah untuk kebutuhan anak-anak.

Pihak Ruben Onsu menilai, permintaan untuk mengetahui detail pengeluaran merupakan hal yang wajar. Terlebih, nilai tagihan yang harus dibayarkan setiap bulannya mencapai puluhan juta rupiah. Bagi pihak Ruben, transparansi sangat penting agar seluruh penggunaan dana dapat dipertanggungjawabkan.

"Misalnya tagihannya Rp 100 juta, bayar Rp 50 juta setengahnya. Tapi Ruben tidak pernah lihat tagihan yang sesungguhnya berapa, penggunaannya untuk apa," jelas Minola Sebayang.

Minola menegaskan, keberatan Ruben Onsu bukan terletak pada kewajiban membayar kebutuhan anak-anak. Yang dipersoalkannya adalah tidak adanya keterbukaan terkait rincian pengeluaran meski permintaan tersebut sudah beberapa kali disampaikan.

Menurutnya, setiap kali Ruben Onsu meminta penjelasan terkait item-item pengeluaran dalam tagihan kartu kredit, permintaan itu tidak pernah dipenuhi. Akibatnya, kliennya hanya diminta melakukan pembayaran tanpa mengetahui secara pasti alokasi dana yang telah dikeluarkan.

"Dia hanya ditagih dan Ruben bayar. Tapi ketika ditanya rinciannya seperti apa yang Rp 50 juta itu, nggak mau dikasih," kata Minola Sebayang.

Baca Juga: Tak Hadir ke Pernikahan Nathalie Holscher-Aripat, Sule Ternyata Tidak Terima Undangan

Bukan hanya tagihan kartu kredit yang tidak transparan, sejak Sarwendah dan Ruben Onsu bercerai pada tahun 2024, Ruben juga rutin memberikan dana lebih dari Rp 200 juta setiap bulannya tanpa mengetahui rinciannya.

"Dari 2024 ke 2026, ada uang sekitar Rp 200 juta lebih setiap bulannya, kartu kredit juga ada. Tapi ketika diminta rinciannya untuk apa saja tidak mau disampaikan," keluh Minola Sebayang.

EDITOR: Abdul Rahman