JawaPos.com - Jessica Kumala Wongso kembali menegaskan bahwa dirinya bukanlah pembunuh Mirna Salihin dalam kasus kopi sianida yang terjadi pada 2016 silam. Meski demikian, Jessica mengaku memahami perasaan ayah Mirna, Edi Darmawan Salihin, yang selama ini masih meyakini dirinya sebagai pelaku pembunuhan putrinya.
Dalam wawancara di kanal YouTube Mereka Berbicara, Jessica Wongso mengatakan tidak memiliki niatan untuk memperpanjang konflik dengan keluarga Mirna. Sebaliknya, ia justru berharap suatu hari nanti Edi Darmawan dapat melihat persoalan tersebut dari sudut pandang yang berbeda dan tidak lagi menyimpan kebencian terhadap dirinya.
Jessica mengatakan, apabila suatu saat bertemu dengan ayah Mirna, hal pertama yang akan ia sampaikan adalah mengucapkan belasungkawa atas kepergian putrinya yang juga sahabatnya. Menurut Jessica, kehilangan anak kandung merupakan duka yang sangat berat bagi setiap orang tua.
"Pertama-tama saya mengucapkan berduka cita atas meninggalnya Mirna karena kehilangan seorang anggota keluarga. Kehilangan anak kandung itu sangat menyakitkan ya. Saya mengerti itu," ujar Jessica Wongso.
Baca Juga: Profil Santyka Fauziah, Kekasih Sule yang Didoakan Nathalie Holscher Segera Menikah
Meski memiliki keinginan agar persepsi Edi Darmawan dapat berubah, Jessica Wongso mengaku hingga kini belum pernah memikirkan untuk mengatur pertemuan secara khusus. Saat ini, ia lebih memilih menikmati kebebasannya setelah sekitar 8 tahun berada di dalam penjara.
"Nggak pernah berpikir untuk ngobrol (dengan ayah Mirna). Tapi saya doakan supaya suatu hari nanti sadar lah, suatu hari nanti bisa berpendapat tidak seperti yang om selama ini yakini. Ditelaah lagi, dicari tahu lagi kebenarannya," katanya.
Jessica bahkan menyarankan agar Edi Darmawan mengenalinya secara langsung sebelum terus meyakini tuduhan yang selama ini diarahkan kepada dirinya. Ia percaya interaksi secara langsung akan membuat ayah mendiang Mirna memiliki pandangan yang berbeda.
"Main sama saya seminggu saja. Lihatlah saya bagaimana. Saya mau Om berpikir jangan cuma percaya aja dengan apa yang dikatakan orang gitu. Kenalilah saya juga gitu kan," ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Jessica kembali menegaskan bahwa dirinya bukan pembunuh Mirna Salihin. Ia berharap Edi Darmawan suatu saat dapat mengubah persepsinya dan tidak lagi menyimpan perasaan dendam.
"Semoga ke depannya Om nggak menaruh dendam sama saya. Om bisa berubah persepsinya terhadap saya," katanya.
Jessica Wongso menduga, keyakinan Edi Darmawan terhadap dirinya dipengaruhi oleh informasi yang diterimanya selama ini. Menurut Jessica, ayah Mirna belum mengetahui apa yang sebenarnya terjadi dalam kasus tersebut.
"Mungkin karena dia juga tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi. Mungkin dia juga diberitahu, diyakinkan oleh orang-orang di sekitarnya," katanya.
Baca Juga: Profil Aripat, Suami Nathalie Holscher: Dari Sales hingga Menjadi Pengusaha
Meski menyadari dirinya sangat dibenci oleh ayah mendiang Mirna, Jessica Wongso mengaku tidak menyimpan kebencian. Ia justru memilih memaafkan Edi Darmawan karena memahami betapa beratnya kehilangan seorang anak.
"Saya memaafkan (ayah Mirna). Karena apa ya? Saya juga merasakan kesedihan dia kehilangan anak," ujar Jessica.