JawaPos.com – EDAM Entertainment kembali menunjukkan sikap tegas terhadap penyebaran komentar jahat dan informasi palsu yang menargetkan IU.
Dikutip dari The Chosun pada 20 Juli, agensi mengonfirmasi telah mengajukan permohonan pengungkapan bukti ke pengadilan Amerika Serikat guna memperoleh identitas seorang pengguna media sosial yang diduga menyebarkan berbagai fitnah tentang IU melalui platform META.
Pihak EDAM menjelaskan bahwa langkah tersebut bertujuan untuk memperoleh informasi identitas pelaku, termasuk nama, alamat, nomor telepon, alamat email, hingga data alamat IP yang tersimpan di META.
Tindakan ini merupakan bagian dari upaya hukum berkelanjutan yang dilakukan agensi untuk melindungi artisnya dari pencemaran nama baik dan penyebaran informasi palsu.
Akun yang menjadi target permohonan tersebut diduga menyebarkan berbagai tuduhan tidak berdasar mengenai IU.
Di antaranya adalah klaim palsu mengenai kewarganegaraan sang artis, tuduhan bahwa ia memiliki hubungan dengan pihak tertentu, hingga kembali mengangkat isu plagiarisme yang sebelumnya telah diputus oleh pengadilan.
Berbagai unggahan tersebut disebut dipublikasikan secara berulang dalam kurun waktu beberapa bulan.
EDAM juga menyoroti adanya unggahan yang mengaitkan IU dengan mendiang Sulli, Jonghyun, dan Goo Hara melalui tuduhan yang dinilai mencemarkan nama baik mereka.
Pelaku juga disebut menyebarkan narasi palsu mengenai pencapaian internasional IU, manipulasi opini publik, hingga penafsiran keliru terhadap lirik lagu yang ditulisnya.
Langkah hukum terhadap komentar jahat bukanlah hal baru bagi EDAM Entertainment. Dalam beberapa tahun terakhir, agensi telah berhasil memperoleh sejumlah putusan pengadilan terhadap pelaku pencemaran nama baik.
Beberapa kasus berujung pada denda, program edukasi, hukuman percobaan, hingga ganti rugi, menegaskan komitmen agensi untuk menindak tegas penyebaran fitnah.
Kasus ini menjadi sorotan di tengah maraknya penyebaran informasi palsu di media sosial. Dengan menempuh jalur hukum lintas negara untuk mengungkap identitas pelaku, EDAM Entertainment menegaskan bahwa mereka akan terus mengambil tindakan tanpa kompromi demi melindungi reputasi IU serta mencegah penyebaran hoaks dan ujaran kebencian di ruang digital.