← Beranda
Ruang Otopsi Jadi Wahana Bermain Baru Untuk Masayu Anastasia
Shafa NadiaKamis, 16 Juli 2026 | 19.51 WIB
Masayu Anastasia berperan sebagai dokter forensik dalam film bergenre thriller psikologis. (Film Autopsy: Dead Body Can Talk)

 

JawaPos.com - Masayu Anastasia kembali mendapatkan kepercayaan memerankan karakter baru sepanjang karirnya. Di film Autopsy: Dead Body Can Talk karya sutradara Ozan Ruz, dia berperan sebagai dokter forensik bernama Hastry.

Ada banyak tuntutan yang menjadi tantangan bagi Masayu untuk menjiwai peran tersebut. Dia harus mempelajari ilmu kedokteran seperti anatomi tubuh dan menghafal bahasa atau kode yang sering digunakan tenaga medis.

“Bahasa kepolisian juga harus tahu, terus gimana cara otopsi yang benar karena aku nggak mau sembarangan di proyek ini,” kata Masayu saat konferensi pers di Metropole XXI, Jakarta Pusat.

Baca Juga: Film Cek Khodam Angkat Realita Kehidupan Manusia yang Menjadikan Hantu Sebagai Ladang Cuan

Di depan kamera, beban yang diemban Masayu bertambah. Selain menghafal dialog, dia juga harus mengelola emosi yang dialami dokter Hastry. Apalagi, setiap adegan yang dilakoninya tidak sesuai dengan urutan cerita alias jumping.

“Setiap adegan tuh terasa berat sekali buat aku. Jadi, aku harus masukin emosi yang sebelumnya untuk ke scene yang akan aku jalani, gitu,” tutur Masayu.

Melakoni adegan bedah tubuh mayat menjadi wahana baru yang menggugah adrenalin Masayu. Alih-alih merasa takut atau grogi, aktris berusia 42 tahun itu mengaku sangat menikmatinya.

Baca Juga: Akankah Denny Sumargo Undang Sarwendah dan Ruben Onsu ke Podcast Agar Permasalahan Cepat Berakhir?

Jiwa sebagai dokter forensik langsung menyatu dalam darah ketika masuk area ruang otopsi. Walau mayat yang digunakan merupakan fake body.

“Setiap set ruang otopsi, aku selalu bilang ini playground. Terkadang aku asyik sendiri lihat-lihat atau megang fake body, gitu,” papar Masayu.

Padahal, dia sudah memprediksi bakal merasakan sesuatu yang tidak enak atau kurang nyaman ketika berada di ruang otopsi. Namun, dugaannya meleset dan kondisi yang sebenarnya malah berbanding terbalik.

Selama di sana, Masayu bisa mengeksplorasi banyak ilmu sekaligus pengalaman baru yang belum pernah dia temui atau ketahui. “Aku pikir bakal nangis atau apa, ternyata malah kayak banyak pelajaran. Di set juga ada buku patologi dan segala macamnya, itu jadi benar-benar aku baca satu-satu, gitu,” ujar Masayu.

Film Autopsy: Dead Body Can Talk diangkat dari kisah nyata dokter forensik ternama, Sumy Hastry Purwanti. Dibalut dalam genre psychological thriller investigasi, film ini bakal mengungkap kebenaran di balik kematian.

Teuku Rifnu Wikana, Ge Pamungkas, Riyuka Bunga, Samuel Rizal, Indra Frimawan, Abdurrahman Arif, dan lainnya turut membintangi film yang dijadwalkan tayang di bioskop pada 3 September.

Baca Juga: Jarwo Kwat Kenang Komedian Temon: Jago Main Gitar, Penghibur Para Pelawak

EDITOR: Latu Ratri Mubyarsah