JawaPos.com - Permasalahan antara Ruben Onsu dengan Sarwendah pascaperceraian menjadi sorotan serius dari publik sejak beberapa waktu belakangan. Denny Sumargo mengaku terkejut setelah mengetahui adanya petisi boikot Sarwendah yang ramai beredar di media sosial.
Denny Sumargo awalnya mengira kabar boikot tersebut hanya sebatas rumor belaka. Namun setelah melakukan pengecekan sendiri dan sempat bertanya melalui media sosial, ia sangat terkejut ternyata petisi itu benar-benar ada dan menarik perhatian banyak warganet.
"Iya gua kaget itu. Gua tanya di Threads. Gua beneran kaget ternyata ada boikot itu. Gua pikir cuman rumor," kata Denny Sumargo saat ditemui di bilangan Kembangan, Jakarta Barat, Rabu (15/7).
Menurut Denny Sumargo, rasa penasaran membuat dirinya sampai bertanya di media sosial terkait petisi untuk memastikannya. Ia tidak menyangka polemik yang melibatkan Ruben Onsu dan Sarwendah membesar hingga memunculkan gerakan boikot.
Baca Juga: Jelekkan Dirinya, Vicky Prasetyo Tuding Fangfang Mau Terjun ke Dunia Hiburan
Saat diminta pendapat tentang konflik yang tengah dihadapi Ruben Onsu dengan Sarwendah, Denny Sumargo sangat berhati-hati. Ia mengaku berada dalam posisi yang tidak mudah karena memiliki hubungan baik dengan keduanya.
Menurut mantan pebasket tersebut, persoalan rumah tangga yang kini bergulir sampai ke ranah hukum merupakan isu yang sangat sensitif. Karena itu, ia khawatir komentar yang disampaikannya justru dianggap berpihak kepada salah satu pihak.
"Gua lagi ngejelasin tentang pesugihan saja, nyangkutnya ke sono. Ada yang bilang gua bela yang ini, bela yang itu. Sebenarnya dua-dua teman dan gua dua-duanya kenal," kata Densu.
Tak mau disalahkan karena isunya sangat sensitif, Denny Sumargo mengaku tidak kepikiran untuk menghadirkan Ruben Onsu ataupun Sarwendah sebagai narasumber di podcast miliknya. Densu menegaskan tidak memiliki rencana untuk mengundang keduanya karena tidak ingin situasi jadi semakin memanas dan malah semakin melebar.
Sebagai sahabat, Denny Sumargo mendoakan persoalan antara Ruben Onsu dan Sarwendah dapat segera menemukan jalan keluar terbaik. Menurutnya, penyelesaian yang baik menjadi hal terpenting, terutama demi masa depan anak-anak mereka
Baca Juga: Anak-anak Ungkap Keinginan Terbesar Temon Sebelum Meninggal
"Kalau gua pribadi sebenarnya berharap dua-dua itu bisa selesai urusannya, karena tidak ada orang tua yang sempurna. Dua-dua ada kurang, dua-dua ada kelebihannya. Tapi ini kan ada anak, jadi bisa selesai," katanya.