← Beranda
Profil Simson Rarameha Ngadang alias Temon: Lulusan Psikologi UI yang Memilih Jadi Komedian
Abdul RahmanSenin, 13 Juli 2026 | 15.10 WIB
Komedian Temon meninggal dunia akibat mengalami serangan jantung. (Instagram: temontemplar27)

 

JawaPos.com - Kepergian komedian Simson Rarameha Ngadang atau yang lebih dikenal dengan nama panggung Temon meninggalkan duka mendalam bagi dunia hiburan Tanah Air.

Sosok yang dikenal publik luas lewat duet komedinya bersama Abdel Achrian tersebut telah menghibur masyarakat selama lebih dari tiga dekade melalui siaran radio, acara televisi, film, hingga panggung hiburan.

Di balik gaya humornya yang khas, Temon memiliki latar belakang pendidikan yang gemilang yang mungkin tidak banyak disorot publik. Selain itu, perjalanan kariernya yang panjang menunjukkan bahwa Temon punya komitmen dan dedikasi pada profesi yang telah menjadi pilihan hidupnya.

Untuk mengetahui lebih jauh tentang sosok komedian Temon, berikut profil singkatnya.

Baca Juga: Beri Nafkah Kecil ke Fangfang, Vicky Prasetyo: Dari Awal Kamu Tahu Saya Punya Anak Banyak

Profil Komedian Temon

Simson Rarameha Ngadang atau Temon lahir di Jakarta pada 28 Desember 1966. Sejak kecil, dia dikenal sebagai pribadi yang cerdas dan memiliki kemampuan komunikasi yang baik.

Setelah menyelesaikan pendidikan di SMA Negeri 3 Jakarta, Temon kemudian melanjutkan studi ke Fakultas Psikologi Universitas Indonesia (UI) melalui jalur Penelusuran Minat dan Kemampuan (PMDK). Ia pun berhasil menyelesaikan pendidikan tinggi dengan gelar Sarjana Psikologi.

Latar belakang akademiknya sempat membawa Temon bekerja di bidang sumber daya manusia (HRD) dan sempat menjalani praktik di rumah sakit jiwa. Namun, kecintaannya terhadap dunia hiburan membuat Temon memutuskan untuk beralih profesi dan mengejar karier di industri kreatif.

Mengawali Karier sebagai Penyiar Radio

Perjalanan Temon di dunia hiburan dimulai pada 1992 silam ketika ia bergabung sebagai penyiar di Radio SK (Suara Kejayaan). Di radio inilah kemampuannya berbicara, melakukan improvisasi, dan melontarkan humor terus terasah.

Lingkungan radio juga mempertemukannya dengan Abdel Achrian, yang kemudian menjadi sahabat sekaligus partner komedi paling dikenal sepanjang kariernya. Chemistry Temon-Abdel berkembang dari balik studio radio hingga akhirnya merambah ke dunia televisi.

Melejit Lewat Duet Abdel dan Temon

Nama Temon semakin dikenal luas ketika membintangi sitkom Abdel dan Temon Bukan Superstar. Sitkom tersebut menjadi salah satu tayangan komedi favorit masyarakat Indonesia pada masanya berkat humor ringan, dialog spontan, dan karakter unik yang diperankan keduanya.

Kesuksesan sitkom itu menjadikan nama Temon identik dengan Abdel. Duet mereka juga kerap tampil di berbagai acara televisi, panggung komedi, hingga program spesial yang membuat nama Temon jadi semakin dikenal publik lintas generasi.

Aktif Bermain Film dan Sinetron

Selain sukses sebagai komedian, Temon juga meniti karier sebagai aktor. Ia pernah membintangi berbagai film layar lebar antara lain; Operation Wedding, Epen Cupen The Movie, Comic 8: Casino Kings, Warkop DKI Reborn: Jangkrik Boss!, dan lain-lain.

Tak hanya itu, Temon juga sempat merilis lagu bertajuk Raja Disko, menunjukkan kemampuannya di luar dunia komedi. Kiprahnya yang beragam membuatnya dikenal sebagai entertainer multitalenta.

Sosok Hangat di Tengah Keluarga

Di balik kesibukannya sebagai publik figur, Temon juga dikenal sebagai sosok yang dekat dengan keluarganya. Dari sejumlah kesaksian keluarganya, ia merupakan ayah sekaligus suami yang selalu berusaha hadir dalam setiap momen penting keluarganya, terutama anak-anaknya.

Salah satu momen terakhir yang banyak dikenang publik adalah ketika Temon mendampingi putrinya saat wisuda. Sang putri mengungkapkan bahwa almarhum merupakan figur yang selalu mengajarkan nilai-nilai kebaikan dan menjadi teladan di dalam keluarga.

Temon sempat menikah sebanyak 6 kali namun yang tersisa di akhir hayatnya cuma satu orang istri. Dari sejumlah pernikahan tersebut, Temon dianugerahi 9 orang anak.

Warisan di Dunia Hiburan Indonesia

Selama lebih dari 30 tahun berkarya, Temon berhasil membangun reputasi sebagai komedian yang mengedepankan humor cerdas, sederhana, dan dekat dengan kehidupan sehari-hari. Berawal dari penyiar radio, lulusan Psikologi Universitas Indonesia itu menjelma menjadi salah satu wajah komedi yang melekat dalam ingatan masyarakat di Tanah Air.

Baca Juga: Desta Alami Cedera Pada Bagian Mata Saat Pertandingan Padel, Tegaskan Bukan Kesalahan Temannya

Kepergian Simson Rarameha Ngadang atau Temon pada Minggu (12/7) kemarin setelah mengalami serangan jantung bukan hanya menjadi kehilangan bagi keluarga dan sahabat, tapi juga bagi industri hiburan nasional yang telah lama menikmati karya-karya dan dedikasinya dalam menghadirkan tawa bagi jutaan penonton.

EDITOR: Abdul Rahman