← Beranda
G-Dragon Ditunjuk sebagai Duta Besar Kehormatan Komite Warisan Dunia UNESCO
Leni Setya WatiMinggu, 5 Juli 2026 | 04.02 WIB
Ilustrasi photo dari x @kpop_herald

JawaPos.com - Ikon K-pop sekaligus leader BIGBANG, G-Dragon resmi dipercaya menjadi Duta Besar Kehormatan (Honorary Ambassador) untuk Sidang ke-48 Komite Warisan Dunia UNESCO yang akan berlangsung di Busan, Korea Selatan.

Penunjukan tersebut diumumkan oleh Korea Heritage Service pada 3 Juli. Kehadiran G-Dragon sebagai wajah dari ajang internasional ini dinilai mencerminkan besarnya pengaruhnya dalam memperkenalkan budaya Korea ke dunia sekaligus menginspirasi masyarakat melalui seni dan aksi sosial.

Sidang ke-48 Komite Warisan Dunia UNESCO dijadwalkan berlangsung pada 19–29 Juli 2026 di Busan. 

Acara ini menjadi tonggak bersejarah karena untuk pertama kalinya Korea Selatan dipercaya menjadi tuan rumah pertemuan tahunan yang dihadiri delegasi dari hampir 200 negara.

Dalam sidang tersebut, para peserta akan membahas penetapan situs Warisan Dunia baru serta strategi pelestarian berbagai warisan budaya dan alam yang memiliki nilai universal.

Sebagai Duta Besar Kehormatan, G-Dragon akan berpartisipasi dalam berbagai kegiatan promosi, mulai dari kampanye publik hingga menghadiri rangkaian acara resmi selama sidang berlangsung.

Ia juga akan menyampaikan pesan bertema "Peace Through Culture and Participation" atau "Perdamaian Melalui Budaya dan Partisipasi", yang mengajak masyarakat dunia menjaga warisan budaya sebagai jembatan untuk menciptakan perdamaian.

Melalui pernyataan resminya, G-Dragon mengaku merasa bangga dapat menjadi bagian dari penyelenggaraan Sidang Komite Warisan Dunia UNESCO pertama yang digelar di Korea Selatan.

Ia menegaskan bahwa warisan budaya merupakan aset berharga milik seluruh umat manusia yang harus dijaga bersama.

Menurutnya, budaya memiliki kekuatan untuk menyatukan berbagai bangsa, sehingga ia berharap pesan perdamaian yang disampaikannya dapat menggerakkan lebih banyak orang agar ikut berkontribusi dalam melestarikan warisan dunia.

Pemilihan G-Dragon bukan tanpa alasan. Korea Heritage Service menilai musisi bernama asli Kwon Ji Yong itu telah menunjukkan pengaruh yang jauh melampaui industri hiburan.

Selain dikenal sebagai musisi, penulis lagu, dan ikon mode dunia, ia juga aktif menjalankan berbagai kegiatan filantropi melalui JUSPEACE Foundation, organisasi nirlaba yang didirikannya untuk menghadirkan perubahan positif melalui seni dan budaya.

Semangat yang diusung JUSPEACE Foundation dinilai sejalan dengan visi UNESCO, yakni membangun perdamaian melalui kolaborasi, partisipasi masyarakat, serta pelestarian nilai-nilai budaya yang diwariskan dari generasi ke generasi.

Sebagai bagian dari kolaborasi tersebut, UNESCO bersama JUSPEACE Foundation akan meluncurkan kampanye global bertajuk "Heritage in Peace" pada 10 Juli.

Kampanye ini bertujuan meningkatkan kesadaran publik mengenai pentingnya menjaga situs-situs Warisan Dunia sekaligus menggalang donasi untuk UNESCO World Heritage Fund.

Dana yang terkumpul nantinya akan digunakan untuk mendukung perlindungan berbagai situs Warisan Dunia yang terancam akibat konflik bersenjata, perubahan iklim, maupun bencana alam.

Penunjukan ini semakin menegaskan posisi G-Dragon sebagai figur global yang tak hanya berpengaruh lewat musik dan fashion, tetapi juga aktif memanfaatkan popularitasnya untuk mengampanyekan pelestarian budaya, perdamaian, dan kepedulian terhadap warisan dunia bagi generasi mendatang.

EDITOR: Hanny Suwindari