← Beranda
Album Bintang Muda Lokananta, Cara PPA dan Danareksa Dorong Regenerasi Industri Kreatif Nasional
AntaraSelasa, 30 Juni 2026 | 21.40 WIB
Release album kompilasi BML Vol. 2. (Istimewa)

 

JawaPos.com – PT Perusahaan Pengelola Aset/PPA (Persero) bersama PT Danareksa (Persero) dan Lokananta Records berkolaborasi dalam Program Bintang Muda Lokananta Vol 2. Saat ini, program telah memasuki puncak ditandai dengan release album kompilasi Bintang Muda Lokananta (BML) Vol. 2.

Wendi Putranto, CEO Lokananta menjelaskan, Bintang Muda Lokananta Vol. 2 adalah cara Lokananta Records, berkolaborasi dengan PPA dan Danareksa merawat masa depan musik Indonesia dengan memberi ruang yang layak bagi talenta-talenta baru berbagai daerah. Lewat album mini kompilasi, pihaknya ingin memperkenalkan energi segar dari Tuan Sendiri, Gardenia, BeverlyLine, Drewgon, dan Barmy Blokes.

”Rilisan digital dan kaset ini bukan sekadar dokumentasi program, namun penanda bahwa Lokananta Records terus bergerak sebagai rumah arsip, ruang temu, sekaligus panggung tumbuh bagi generasi baru musik Indonesia,” jelas Wendi Putranto yang juga inisiator Bintang Muda Lokananta dilansir dari Antara.

Baca Juga: Alasan Betrand Peto di Balik Keberaniannya Angkat Bicara di Tengah Konflik Ruben Onsu-Sarwendah

Sementara itu, Corporate Secretary & CSR PT Danareksa (Persero) Agus Widjaja mengatakan, peluncuran album kompilasi ini menjadi puncak dari perjalanan panjang para finalis. Pihaknya percaya dengan memberdayakan talenta lokal, dapat lebih menggerakan dampak ekonomi dan sosial yang berkelanjutan, baik bagi Lokananta maupun negara.

”Transformasi Studio Lokananta bukan hanya tentang merawat warisan. Namun, bagaimana kita dapat meneruskan, bahkan membuka ruang baru untuk pertumbuhan, kreativitas, dan kolaborasi. Dengan demikian, kita turut membuka peluang bagi generasi hari ini dan yang akan datang untuk memperkuat potensi serta identitasnya di industri kreatif,” papar Agus Widjaja.

Program Bintang Muda Lokananta dirancang lebih dari sekadar ajang pencarian bakat. Program ini merupakan ekosistem pembinaan komprehensif yang menghubungkan proses seleksi, edukasi industri, produksi karya, hingga strategi distribusi komersial.

Baca Juga: Pemeran A Shop for Killers 2, Lee Dong Wook dan Kim Hye Joon Jalani Pemotretan serta Wawancara dengan Majalah ELLE

Direktur Utama PPA M. Teguh Wirahadikusumah menyatakan, revitalisasi Lokananta tidak boleh berhenti pada perbaikan fisik bangunan. Melainkan bagaimana aset ini kembali produktif dan menciptakan nilai tambah (value creation) bagi industri kreatif nasional.

Program Bintang Muda Lokananta, lanjut dia, adalah manifestasi dari filosofi bisnis PPA. Pihaknya melakukan restrukturisasi dan transformasi perusahaan untuk mencapai pertumbuhan berkelanjutan. BML berfungsi sebagai inkubator bisnis bagi para musisi.

”Kami tidak sekadar memfasilitasi rekaman, tetapi membangun fundamental, mulai dari mentoring hingga distribusi pemasaran, agar para talenta muda ini memiliki daya saing yang tangguh dan karir yang berkelanjutan di industri musik. Di sisi lain program ini juga memperkuat pencapaian Lokananta yang mampu menggerakan ekonomi kreatif secara sirkuler sebesar Rp 35 miliar semenjak diluncurkan pada 2023,” terang Teguh Wirahadikusumah.

Album Kompilasi BML Vol. 2 menjadi bukti nyata dari optimalisasi fasilitas Lokananta. Lima finalis terbaik yang tergabung dalam Album Kompilasi Bintang Muda Lokananta Vol. 2 menghadirkan keberagaman identitas musikal dari berbagai wilayah di Indonesia. Yakni Drewgon (Maluku Tenggara – Panggajo Majo), BeverlyLine (Semarang – Kuharap Tetap Begini), Tuan Sendiri (Bandung – Kelak), Gardenia (Banjarnegara – Requiem For The White Wolf), dan Barmy Blokes (Surakarta – Pop Karir)

Salah satu finalis asal Maluku Tenggara Drewgon menuturkan pengalaman berharga selama mengikuti program ini. Sebagai musisi independen dari Indonesia Timur, kesempatan untuk belajar dan berkarya di Lokananta menjadi pengalaman yang sangat berharga.

”Proses mentoring membantu saya memahami pentingnya konsistensi, kualitas, dan identitas dalam berkarya. Pengalaman ini memperkuat karakter musikal saya dan memberi keyakinan bahwa cerita serta perspektif yang saya bawa melalui musik memiliki tempat di industri yang lebih luas,” papar Drewgon.

Baca Juga: Jadi Juri D'Academy 8, Nassar Siap Bagi-bagi Hadiah

Menurut dia, Bintang Muda Lokananta memberikan ruang bagi saya untuk mengembangkan cerita tersebut dengan standar produksi yang lebih baik tanpa kehilangan kejujuran dalam berkarya.

Release Party BML Vol. 2 turut dimeriahkan penampilan bintang tamu Rebellion Rose dan The Melting Minds. Ajang itu juga menjadi titik tolak ekspansi pasar bagi para finalis. Showcase ini menandai dimulainya rangkaian tur promosi ke beberapa kota, Langkah strategis untuk memperluas penetrasi audiens dan menguji daya terima pasar secara langsung.

EDITOR: Latu Ratri Mubyarsah